Tahukah anda, fitur-fitur Windows *ista seringkali menjengkelkan?

Pertengahan bulan ini, genap sudah 3 bulan aku menggunakan Windows *ista. Eiitsss...aku menggunakan produk ASLI lho, karena kantorku kan ce-esnya Mikocok Microsoft sehingga setiap sopwer original Mikocok Microsoft selalu kami dapatkan dengan cuma-cuma bin gratis.

Seminggu pertama menggunakan Windows *ista ini, merupakan saat-saat yg menyiksa. Bagaimana tidak? Banyak fitur-fitur yg selama ini di Windows XP ditemukan dg mudah, kali ini begitu sulit ditemukan di si *ista ini. Ambil contoh untuk setting jaringan, atau bahasa kerennya network. Jika di XP, kita bisa set si network ini dg mudah, maka si *ista mempersulit kerja kita dengan mesti berulangkali klak-klik untuk bisa setting.

Yg lebih menyebalkan lagi adalah, RAKUS MEMORI!! Di XP, laptop dengan memori 2Gb sudah merupakan 'surga' karena si XP begitu mudah digunakan. Klak klik dan multitasking (itu bahasa keren dari mbuka banyak aplikasi) tidaklah perlu menunggu terlalu lama. Belum lagi jika menggunakan VM Ware, alias virtual machine. Kenceng puooolll dehhh....!!

Akan tetapi, si *ista rupanya ga cukup dg memori 2 Gb. Seringkali jika aku buka Word dan Excel, katakanlah, 4-5 file bersamaan, mulai deh...megap-megap. Dan kadang2 untuk pindah dari 1 file ke file lain, terutama jika sedang copy isi tulisan, wah...aku bisa habiskan waktuku dengan mengupilxixixi.... *yaikkkss...*

Meski begitu, bukan berarti si *ista ini tidak ada kelebihan. Jelas ada dong kelebihannya:
1. Tampilan lebih asik
2. Lebih lambat
3. Lebih menyebalkan
4. Lebih boros space harddisk

Eittss...jangan ada yg protes!! Pokoknya aku kan bahas kelebihan si *ista. Terserah aku dong, mbahas kelebihannya dari sisi mana, wakakak...ngakak

Mungkin ada yg bertanya-tanya mengapa aku menulis *ista? Well...aplikasi 'sebenarnya' kan bernama Windows Vista, tapi karena seringkali menyebalkan, ada yg menjulukinya Windows Nista, wakakak...ngakak