Tahukah anda bahwa D'Cost merupakan tempat makan yg layak dicoba?

Well, artikel ini mestinya dimuat setelah Ramadhan selesai ya? Soalnya berkaitan dengan makanan, bisa2 yg baca blog ini (emangnya ada ya? paling yg nyasar atau sedang khilaf, hihihi..) pada ngiler dan membuat mereka jadi berbuka puasa. Dosanya langsung 'dihibahkan' ke aku deh.sedih

Tapi, masa DIA 'sekejam' itu sih? Hehhe...sudahlah, tidak perlu diperpanjang lagi, bikin pusing kepala dan repot saja.

Semua ini dimulai usai aku berenang tempo hari. Bagi yg sudah 'berpengalaman' berenang akan tahu dan menyadari bahwa olahraga yg satu itu, meski tidak mengeluarkan keringat, tapi akan menguras banyak energi. Dan jelas, selesai berenang sejauh 1 km lebih, badanku butuh kompensasi pasokan gizi.

Dan kebetulan, Wify memberitahukanku mengenai keberadaan tempat makan ini. Well, meski dengan informasi yg pas2an, karena kami berdua belum pernah ke sana, dengan si Red Banzai, yg sudah menemaniku selama 2 tahun ini, kami berdua pergi ke sana.

Untungnya, aku lumayan tahu daerah Kemang, jadi tidak perlu acara nyasar segala. Karena kalo pakai acara nyasar segala, itu berarti energi yg keluar akan lebih banyak dan itu akan mengakibatkan aku akan bertambah lapar. *halah, penjelasan ga penting*

Akhirnya kami sampai juga di D'Cost ini. Hmmm... sebuah lokasi yg cukup strategis dan nyaman (kukira begitu). Tempat parkir cukup luas, tapi yaa...sekali lagi, untuk para motoris, siap2lah menghadapi kenyataan pahit, bahwa area untuk motor2 kesayangan anda sangatlah terbatas. Bahkan aku sendiri terpaksa menyimpan si Red Banzai di bawah sebuah pohon. Ya sudahlah, gpp...yg penting tetap aman sentausa, kerta raharja.

Masuk ke lokasi makan, wuiihhh...aku melihat banyak orang menunggu (baca: ngantri). Hmmm...aku toleh kiri kanan, untuk memastikan bahwa aku dan Wify masuk ke rumah makan, bukan ke dokter, apalagi dokter jiwa, hihihi...xixixi...

Ok, benar...ini D'Cost. Tapi ini itu pada ngapain sih ngantri? Emangnya D'Cost menyediakan bioskop juga ya? Hmmm...biar ga dianggap katro, aku pura2 sibuk ini itu...padahal sebenarnya sedang mencari informasi. Aku dekatilah si mbak yg berdiri di belakang meja itu.

Intip2 sedikit, hmmm...rupanya ada daftar tunggu di situ. Well, ok...dengan pd-nya aku langsung mendatangi si mbak dan mendaftar sebagai salah satu orang yg akan antri untuk makan. Dapat nomor 23. Ok, sekarang tinggal menunggu dipanggil.

Oya, kami tiba di D'Cost jam 11.00 WIB pas! Dan ternyata di hari Sabtu, mereka memang baru buka jam 11.00 WIB. Jadinya, yaaa...PAS BANGET!!!nyengir

Tidak terlalu lama, sekitar 10 menit, namaku dipanggil. Kamipun di bawa ke tempat makan (ya iya laaah....masa tempat tidur?). Duduklah kami berdua, dan seperti biasa, naluri foto memoto muncul. Ya sudah, aku mulai deh memoto menu, lokasi duduk, dan akhirnya jalan2 ke belakang sono, motret2 suasana dan lokasi makan yg ada.

Berikut ini adalah hasil foto2nya.


Hal yg bisa didapat dari foto2 itu, D'Cost ternyata lumayan besar lokasinya, barangkali bisa menampung hingga 100-200 orang sekaligus. Dan bagian dalam ternyata lebih asyik, ada kolam, lebih teduh, dst dst.

Untuk dapur, sudah disiapkan dengan segala fasilitas yg ada. Masalah higienitas tidak sempat aku telaah dan bahas di sini, karena aku tidak berkesempatan untuk masuk dan melakukan inspeksi terhadap bagian dalam dapur. Selain aku tidak bekerja sebagai inspektur bagian kesehatan dan kebersihan dapur, ngapain juga nyelonong2 ke sana? Aku lebih kasihan pada cacing2 di perut, yg sudah mulai berontak.

Tempat cuci tangannya juga bagus. Sayangnya aku juga tidak masuk ke WC, karena tidaklah ada kepentinganku di situ.

Pesananku dan Wify tidaklah banyak sebenarnya, errrr....setidaknya itu menurut kami. Tapi memang, gambar di samping ini belumlah memperlihatkan pesanan kami seluruhnya, karena sebenarnya kami masihlah memesan beberapa menu lagi, tapi tidak sempat difoto hasil pesanannya, hehehe..

Tidaklah terlalu lama kami menunggu pesanan, terutama minuman. Jus alpukat pesananku datang, usai pesanan jus sirsak tidak hadir karena si sirsak sedang absen, alias tidak available. Segera kuseruput jus alpukat itu, tapi....yaiikkksss...kok jusnya terasa ASEM?!!grrrr...!!

Lidahku memberi informasi kepada otak, bahwa jus alpukat yg aku minum, NAMPAKNYA jus alpukat bekas. Yg jelas, aku pernah merasakan asamnya jus alpukat seperti ini ketika aku lupa minum jus alpukat dan meninggalkannya semalaman terbuka di atas kulkas. Gak pake lama, aku langsung panggil staf D'Cost.

"Mas...saya pesan jus alpukat, tapi kok asem ya?"
"Asem? Asem gimana Pak?"

"Yaaa asem, seperti jus alpukat yg basi!!"
"......" *tanpa banyak cingcong, mengambil jus alpukatku*

Tidak sampai 5 menit, si staf datang lagi seraya membawa jus alpukat baru. Tanpa pikir panjang, aku langsung seruput (sesi 2). Hmmm...nah, ini baru jus alpukat!!

Ternyata, untuk keperluan komplain makanan, D'Cost layak diacungi jempol! Cepat menanggapi dan langsung diganti dg yg baru. Pokoke top dah!!

Berikutnya satu demi satu pesanan kami berdua datang. Dan tidak perlu waktu lama, kami langsung menyikat habis pesanan Wify, karena baru pesanan Wify yg datang. Colek sana colek sini, badan si ikan mulai tidak utuh. Wify nampaknya sangat enjoy makan, terlihat dari kegembulannya menyikat sayuran dan ikan.

Selanjutnya, si gurame bakar datang. Tanpa ba bi bu lagi, aku sikat juga si gurame ini. Nyam nyam...tidak sampai 15 menit, hilanglah 1 porsi nasi ke dalam perut. Dan aku langsung request nambah nasi lagi, ahahha...ngakak LAPAR TAUK!!! Gila apa, habis renang kan energi terkuras habis tuh!! Wajar kan kalo butuh pasokan makanan? Heheh...

Semula kami hendak menambah beberapa menu lagi, tapi mengingat kondisiku yg baru berenang dan makan lumayan banyak, yg berefek aku bakal jadi ngantuk, akhirnya batal dah nambah menu. Usai membayar sekian belas juta rupiah untuk hidangan yg kami santap, kamipun pulang, dan bersiap untuk istirahat, karena besok sudah akan datang si bulan Ramadhan.

So, bagi para pecinta sea food, silakan datang ke D'Cost. Lumayan murah dan enak lho masakannya. Sayangnya beberapa menu tidak ada, stoknya kayanya kosong.