Tahukah anda bahwa ketemu mantan pacar di hotel itu asyik dan sekaligus deg-degan?!

Sekitar 2 minggu lalu, aku janjian dengan mantan pacar untuk ketemu di hotel di Bandung. So, setelah jam kantor usai, aku segera pesan travel untuk pulang ke Bandung. Semula hendak menggunakan kereta api, tapi apa daya kalo di akhir pekan, kereta api sedemikian penuhnya, seperti sebuah kotak ikan sarden, yg akan menampung manusia2 yg sudah dijejali dan disesak2in.

Perjalanan pulang ke Bandung pun dimulai lah.

Sepanjang perjalanan, aku dan mantan pacar terus2an kontak, memastikan bahwa semua akan baik2 saja. Lokasi penjemputan, ketemuan, dan bahkan untuk menghabiskan waktu semalam suntuk sudah ada dalam daftar kami.

Seru kan?!

Akhirnya, setelah terhambat di sana sini, si travel berhasil juga tiba di Bandung dengan selamat. Akupun mengontak mantan pacar, memberitahukan bahwa aku sudah sampai. Well, si mantan pacar menyambut dengan senang kehadiranku dan langsung mengirim pesan singkat tempat kami akan bertemu.

Naik angkot di Bandung, dengan duduk di pintu, merupakan suatu kenikmatan tersendiri. Terlebih lagi menghirup udara kota Bandung yg baru diguyur hujan. Hooosshhh...paru2ku penuh dengan udara yg menyegarkan ini.

Tidak lama, akhirnya tiba juga aku di tempat pertemuan.

Usai menitipkan tas, aku dan mantan pacar pergi berjalan-jalan ke jalan Dago, mengenang masa2 indah kami berdua dahulu. Sebelumnya, jalan2 dulu ke BIP, Gramedia, BEC. Barulah diteruskan ke jalan Dago, naik angkot.

Aduuuhhh...romantisme seperti ini belum tentu bisa diulang lagi. So, kami berdua menikmati masa2 ini.

Turun di Simpang Dago, kami berdua bergandengan tangan. Beneran, serasa lebih mudah 200 tahun, eh, 20 tahun, eh, pokoknya mah berasa lebih muda deh, hihihi..

Jalan2 di sekitar Simpang Dago, kami sebenarnya berniat bernostalgia dengan makan di tiap warung yg pernah kami singgahi duluuuuwww banget. Sayangnya, karena waktu sudah lebih dari jam 10.30 malam, banyak warung yg sudah tutup, termasuk warung batagor H Darto.

Puas berjalan-jalan di sekitar Simpang Dago, kami kembali ke hotel tempat mantan pacarku menginap. Mengambil kunci kamar mantan pacar, kami berdua masuk ke kamar. Berbincang-bincang cukup lama, hingga akhirnya waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam lebih.

Aku minta ke mantan pacarku untuk nginap bareng dia. Alhamdulillah, mantan pacarku setuju.deg2an...

So, malam itu kami tidur sekasur.

Anda pikir aku dan mantan pacarku takut digrebek? Ah, kami tidak takut!! Karena kami membawa surat nikah....dan mantan pacar yg aku maksud adalah WIFY...!!ngakak guling2

*ngakak ngeliat yg pada ketipu ama postingan ini, hahahkakakekkek....*