Tahukah anda?

Pengalaman kami tentang kucing garong dan tikus ternyata masih belum berakhir. Jika di waktu lalu, kami berhasil menghalau para kucing garong dan (membunuh) tikus selokan yg mengganggu ketenangan hidup kami, kali ini keduanya rupanya sepakat untuk mengganggu lagi kehidupan kami.

Semuanya dimulai dari ulah para kucing garong, yg secara sengaja dan nekad, mulai lagi mengeluarkan tokai2nya, yg baunya benar2 merusak selera makan!! Kurang ajarnya, jadwal buang tokai mereka, kali ini tidak berhasil kami deteksi.

Satu saat, aku berangkat sholat Subuh. Halaman masih bersih jali. Eh, selesai sholat Subuh, saat membuka pagar, aku langsung mencium aroma memuakkan!!! Ketika aku perhatikan, tokai segar sudah 'menclok' di dekat pintu pagar!!halah..

Aku toleh ke sebelah kanan, nampak kucing garong yg menjadi tersangka. Tanpa babibu, aku langsung kejar si kucing, bermaksud menendang. Eh, instingnya sudah memberitahukan adanya bahaya, walhasil dia berhasil kabur.halah..

Beberapa kali kami pergoki kucing tersangka sedang hilir mudik. Untuk mencegah dia buang tokai, jelas kami langsung ber-syuh syuh-ria. Eh, bukannya pergi, dia malah nengok ke kami, seakan mengejek. Bahkan ketika kami ambil sapu dan berjalan menghampirinya, dia masih santai bin kalem saja. Kalo sudah gitu, jika aku sedang kesel, langsung ngambil batu dan melempar ke kucing itu, baru dia lari.

Walhasil, sudah 1-2minggu ini, halaman kami belepotan tokai lagi. Abu gosok kembali menjadi andalan untuk mengurangi tingkat bau dan mengusir lalat yg bersliweran. Saat ini belum ketemu cara yg cukup ampuh untuk mengusir para kucing garong itu.

Berikutnya, tikus.

Tikus ini mulai mengganggu awal minggu ini, yaa sekitar tgl 10an kali ya? Semula kami pikir ada curut yg bersliweran di rumah. Tapi ternyata beberapa kejadian terakhir menunjukkan bahwa musuh kami ini adalah tikus.

Musuh kami kali ini berbeda dengan 3 tikus malang sebelumnya. Bentuknya yg lebih kecil, sehingga aku berpikir bahwa tikus ini adalah tikus rumah, bukan tikus got/selokan yg biasanya besar dan bau. Otomatis, dia lebih lincah. Yg paling gawat, tikus ini PINTAR!!

Anda boleh percaya boleh tidak, tikus ini bisa memutar sebuah toples dg mengikuti alurnya! Wify yg menemukan sebuah toples terbuka dan sebagian isinya kececeran. Semula dia menyangka aku yg makan diam2, tapi melihat bercecerannya makanan, tuduhan ini jelas gugur. Hanya saja, memang aneh, tutup toples benar2 rapi dibukanya!!halah..

Serangan tikus ini kami rasakan kurang ajar banget, terutama usai Wify menemukan kotoran2 tikus ada di DALAM LEMARI PAKAIAN!! Waaahh...INI ARTINYA PERANG!!!grrrr...!!

Perburuan pun dimulai. Kami sempat mencari2 dari arah mana dia masuk. Namun ternyata agak sulit, karena tikus ini benar2 pintar!! Dia hanya muncul jika kami memang tidak ada di rumah! Bahkan, sebutir onde2 Banyumas yg kami beli, sempat digasak juga!!grrrr...!!

Oya, selain pintar, dia juga berani!! Belakangan kami temukan fakta, bahwa tikus ini sempat menyelinap ke kamar tidur kami, ketika kami sedang tidur!! Sayangnya, karena kami tidur lelap, keberadaan tikus ini tidak kami deteksi!

Satu hal yg terasa aneh, aku sempat temukan puntung rokok di bawah kasur kami, usai kami ketahui bahwa si tikus sering masuk ke kamar. Nah, aku curiga bahwa tikus ini tikus jadi2an. Soalnya ga ada yg merokok di antara kami berdua.

Lalu selain kasus tutup toples, kami pernah alami makanan di atas kulkas, dg ketinggian lebih kurang 1,5 meter, diembat juga oleh si tikus ini. Bukti yg menguatkan, kami temukan kotoran tikus di sekitar bagian atas kulkas itu!! Rasa2nya tidak mungkin seekor tikus bisa loncat ke atas kulkas, terutama dg ketinggian 1,5 meter. Terutama tidak ada barang2 yg bisa dijadikan pijakan si tikus.

Dan hingga artikel ini dimuat, kami masih puyeng dengan urusan tikus dan kucing yg nampaknya sepakat untuk bersatu mengganggu kami!! sedih

Ada ide?