Tahukah anda bahwa ditraktir makan, di tempat yg mewah,menu yg enak, tetep saja bisa bikin apes.

Alkisah, ini jelas hanya cerita dari yg beredar, bukan pengalaman pribadi, jadi haraplah untuk dimaklumi oleh anda2 semua, jika cerita ini tidaklah sepenuhnya utuh dan terkesan mengada-ada. Namun, kekuatan dari alam gaib yg memintaku untuk menuliskan hal ini menjadi sebuah artikel untuk berbagi pengalaman, agar bisa dicamkan dan semangat tetap berkobar.

Langit Jakarta terang benderang ketika sejumlah orang bergerombol masuk ke sebuah tempat makan. Gerombolan, errr...mungkin lebih kasar, aku ganti dengan istilah yg lebih sopan, komplotan ini masuk dengan tujuan menghadiri sebuah acara makan2. Komplotan ini begitu bersemangat untuk hadir, selain karena mereka bisa makan gratis dengan menu yg tidak dijatah, mereka jarang2 bisa masuk ke tempat makan yg berkelas, jika dibandingkan dengan makanan sehari-harinya yg biasa di pinggir jalan, bercampur dengan debu.

Dan acara makanpun dimulai.

Satu persatu anggota komplotan itu bersiap menempati kursi untuk menikmati hidangan. Tapi errrr....wait a minute. Ada yg aneh di sini...!!

KURSINYA KOK KURANG?!

Walhasil, acara makan2nya menjadi tidak berkesan, karena untuk para anggota komplotan, mereka mesti BERGANTIAN DUDUK (baca: pake kursi), sebelum bisa menikmati hidangan.

Sebenarnya ketidaknyamanan ini bisa 'ditebus' dengan metode olahraga nambah. Maksudnya, usai makan, kan mesti berdiri tuh karena harus gantian. Nah, manfaatkan kesempatan itu untuk olahraga sampe lapar, lalu kembali nambah makanan. Yaaa...karena tidak itulah, cari kesempatan dalam ketidaknyamanan. *ngakak*ngakak

Beruntunglah diriku yg tidak berperan serta menjadi anggota komplotan, sehingga tidak perlu merasakan ke-apes-an ini, hoaoakakakakka...ngakak guling2