Berawal dari obrolan dengan bung Tion, yg entah darimana asal usulnya tidak perlu kita bahas, yg menawarkan undangan menghadiri acara launching prosesor baru Intel, via YM. Akhirnya aku konfirmasi bahwa aku akan menghadiri acara itu, meski aku sendiri tidak yakin apakah bisa hadir atau tidak mengingat kesibukanku yg luar biasa, mesti hadir di client-client yg tersebar di 8 mata angin.

Dan benar saja, hari Rabu ini aku mesti stay tune selama seharian di salah satu client yg cukup penting, mengingat clientku ini merupakan mercusuar dari segala mercusuar yg ada di Jakarta. Yaaa pokoknya mah sibuk di tempat yg paling ribet lah.melet

Hingga menjelang jam 6 sore, aku masih berkutat mencari kutu2 aplikasi yg menyebabkan aku kian gelisah dan merana karena bolak balik melihat jam untuk memastikan aku masih bisa hadir. Bukan apa2, aku belum ambil undangannya, dan katanya jika datang tanpa undangan, maka tamu itu akan ditelanjangi dan diinterogasi habis2an oleh Intel!!! *ouh, tentu saja ini bohong banget, mana mungkin Intel selaku produsen prosesor ngelakuin kaya gini? heheh...*

Sementara itu, developer sudah pulang...dan itu berarti KIAMAT KECIL BAGIKU!! Keluhan demi keluhan mesti aku dengarkan dengan khusuk, tanpa boleh membantah. Lha wong namanya client, client itu adalah raja!!! Jika client adalah raja, maka vendor adalah MAHARAJA, hahaha...!!ngakak

Akhirnya, jam 6.06 pas...aku bisa menyelamatkan diri dari clientku. Usai sholat magrib sekhusyuk mungkin, aku segera menuju ke tempat pengambilan undangan, dalam hal ini adalah kantorku. Menerobos kemacetan Jakarta yg cukup parah, bahkan menjelang jam 7 malam, aku dan Red Banzai meliuk2, bermanuver, mengerem, meng-gas, sign kiri kanan, dan akhirnya sampai setelah menempuh perjalanan 3,5 jam!!! *ouh, ini juga bohong banget kok, jadi ga usah dipercaya mentah2 3,5 jam ini*

Mengambil undangan yg keren seperti gambar di kiri ini, menelanjanginya, dan menikmati isinya, bertanya kepada teman kantor mengenai lokasi pertemuan. Usai berhasil mengorek keterangan dari para tawanan, aku segera meng-gas Red Banzai menuju Plaza Senayan.

Phew, Jakarta memang biang macet!!! Bayangkan, masa untuk menempuh Tendean - Plaza Senayan, sampe butuh 4 jam? Tentunya waktu 4 jam itu jika kita muter2 ke bundaran HI selama 2 jam terlebih dahulu, lalu makan nasi goreng, jalan di Grand Indonesia, parkir di Monas dan pergi ke Plaza Senayan dengan busway. Tapi karena ada Red Banzai, si gesit irit, tidak heran aku hanya butuh waktu 20 menit saja!! Yesss...
Red Banzai memang keren!!

Parkirlah
Red Banzai di Ratu Plaza, soalnya daripada muter2 untuk parkir di Plaza Senayan. *pssttt...alasan sebenarnya, aku ndak tahu caranya agar bisa parkir di Plaza Senayan, gihihihi...xixixi...* Segera aku menuju Plaza Senayan.

Ok...Ok...aku memang PERNAH ke Plaza Senayan. Tapi aku tidak tahu persis gedung X2 ini. Walhasil aku nanya ke petugas setempat yg, dalam pengamatanku, sedang tidak banyak kerjaan.

"Halo pak.."
"Halo juga mas..." *duh, dipanggil Mas...berarti aku masih nampak muda ya?*

"Mau tanya pak...kalo gedung X2 (aku nyebutnya: EKS DUA) ini ada di mana ya?"
"EKS DUA? Wah, saya ga tahu ya mas.." *gimana sih pak? situ kan satuan pengamanan di sini, masa ga tau?*

*keluarkan undangan*
"Errr...maksud saya, gedung EKS DUA seperti yg ada di undangan ini."
"Oooo...gedung EKS TWO. Gampang ini mas. Silakan jalan lurus di situ, lalu nanti belok kanan, ada pintu palm, di situ ada lift. Naik saja di lantai 4."

"Ooo...lurus ya pak? Nanti naik lift ya?"
"Betul mas..."

"Terima kasih pak..."
"Sama-sama..."

Dan sepanjang perjalanan, aku masih berpikir mengapa gedung itu disebut EKS TWO? BEDANYA APA
EKS TWO DENGAN EKS DUA? Siapa yg bisa memberikan jawaban yg paling masuk akal, bagi akalku, akan kuberi 1 buah cd musik deh!! Eh, ini serius!

Akhirnya aku temukan juga gedung X2, yg ternyata sebuah diskotek!!

Ya ya ya, aku jarang sekali dapat undangan2 seperti ini, jadi yaaa...harap dimaklum jika terlihat norak!!

Usai masuk, untungnya tidak disuruh membuka alas kaki, aku segera menuju ke sekumpulan mbak-mbak yg sudah menunggu kehadiranku *halah*. Seseorang, yg kemudian aku ketahui adalah bung Tion, mendatangi dan menyalamiku. Kami-pun langsung haha hehe, penuh keakraban. Bung Tion memintaku untuk menyimpan sebuah kartu nama. Ok, ok...kebetulan baru dapat jatah segepok kartu nama yg baru, setelah sekarung kartu nama sebelumnya sudah aku sebar-sebar. Ngubek2 tas, rogoh sana rogoh sini, errr...akhirnya ketemu juga!!

Syukurlah aku temukan kartu nama, karena kalo tidak, pihak Intel akan meminta KTP-ku untuk pemeriksaan lebih lanjut!! *ya ya ya...anda mulai tahu rupanya bahwa bagian ini bohong banget...*

Saat menuliskan namaku di kelompok blogger, aku dapati beberapa nama blogger yg sudah tidak asing bagiku. Hmmm...hmmm...

Usai menerima tas cantik dan kecup kiri kanan, aku segera masuk ke ruangan. Wah, ruangannya benar2 yahud...membuat para pengunjung tidak sabar untuk segera melantai. Untungnya aku sadar bahwa ini adalah acara launching prosesor, jadi ga mungkin ada acara2 seperti itu.

Saat hendak duduk untuk menyimpan tas2 yg merepotkan ini, mendadak aku mendengar namaku dipanggil. "Wuihh...nampaknya aku beken juga nih di sini..." Tapi saat aku menoleh ke arah sumber suara, yeee...ternyata mas Budi Putera yg manggil, batal dah jadi orang beken, hehehe..melet Aku diperkenalkan ke pak Eko(?), lalu sedikit bincang2 sebelum akhirnya aku pamit.

Aku lihat ada Priyadi, Boy Avianto, lalu ada Orido (link cari sendiri, Flash lagi bego, ga mau diajak kerjasama untuk googling). Usai basa basi yg emang basi, aku segera cari makan. Ngambil nasi yg tidak basi, 4 iris daging asap, 2 iris ikan, sayur (cap cay), 3 potong daging ayam. Semuanya berkumpul membentuk satu kesatuan makanan yg begitu yummy, well, setidaknya buatku. Maklum, perjalanan dan kerja keras sepanjang sore membuatku berubah menjadi monster kelaparan yg menakutkan bagi orang2 yg berniat menraktirku.

Anda tahu bahwa aku tidak akan jelaskan betapa enaknya aku makan, karena dengan porsi yg aku ambil seperti di atas dan aku habiskan tanpa sisa, itu jelas tidak akan menceritakan betapa enaknya makanan itu. Jadi, jangan pernah bertanya tentang betapa enaknya makan saat itu.

Saat makan, lho...aku melihat sosok Rendy, bung Amril dan bung Yulyanto. Kucek2 mata, buka kacamata, menajamkan pandangan mataku dengan sinar X, akhirnya aku yakin bahwa mereka memang orang2 yg nyata, bukan khayalanku. Bahkan, berkat sinar X yg keluar dari mataku, aku melihat lokasi duduk mereka dan tahu bahwa ada kang Pepih di situ serta seorang makhluk berjenis kelamin perempuan juga hadir di sana.

Hmm...nampaknya gawat, seorang perempuan di tengah kerumunan lelaki, itu berarti dia butuh pertolongan. Akhirnya dengan gerakan ninjutsu, aku mendekati mereka...berniat untuk...tapi, aaarrrgghh...

"Halo Koh...." sapa Rendy.

Sial...misiku gagal!! Jika musuh sudah mengenali keberadaanku, bahkan menyapaku, itu artinya penyamaranku terbongkar. Ya sudah, dalam sekejap aku menyembunyikan kembali identitas rahasiaku dan berlaku seperti biasa.

"Eh, apa kabar Rendy, bung Yulyanto, kang Pepih...dan siapa ini?"sahutku sambil menyalami satu persatu.
"Yessi"

Oalaahh...ini toh yg namanya Yessi Pratiwi Suryabudhi, seorang kontributor ABN yg mengisi Pernik Ilmu, sebuah channel ABN yg isinya benar2 membuatku takjub dan asyik untuk diikuti dan ditelaah serta dicerna sebelum akhirnya kita telan. Lho, memangnya daging asap tadi? Hheheh...maaf...maaf...daging asapnya enak soalnya, heheh...

Dan kembali aku bagi2 kartu nama. Ya ya ya....mumpung belum beken, aku beri saja kartu nama. Dan nampaknya mereka sangat terharu menerima kartu namaku. Ya ya ya...sudahlah friend, itu hanya kartu nama kok. Ga usah sampe terharu biru seperti itu.

Seraya ngobrol sana sini, aku sempatkan untuk jepret sana sini juga. Sayangnya henponku sudah agak ngos2an mengingat status batrenya menunjukkan 1 bar lagi menjelang kematian menjemputnya. Jadi, aku juga memakai sehemat mungkin.

Tapi toh, aku sempatkan juga untuk mencoba beberapa laptop yg dipajang di situ. Laptop2 itu sudah menggunakan teknologi terbaru dari Intel, yakni Centrino 2, jadi yaaa...dijamin teknologinya lebih keren dan yahud karena dengan menggunakan teknologi terbaru itu artinya performance si laptop juga akan meningkat drastis. Berikut ini adalah foto2 laptop2 tersebut.


Bukan itu saja, peningkatan drastis juga akan dialami oleh si pembeli ketika dia hendak membayar, karena teknologi ini relatif baru, jadi yaaa...cukup mahaal laaahh...masa mahal dong? Dan peningkatan drastis juga terjadi ketika mbak-mbak yg menjaga diskotek berulangkali mondar mandir. *Duh Gusti, maafkan hamba-Mu ini, batinku seraya mengusap mukaku dengan kedua belah tangan.*

Eh, ternyata Rendy adalah pemenang door prize laptop! Huh..!! Dan undiannya dilakukan tadi pagi(door prize sesi pagi2). Huh lagi...!! Ya sudah, bukan rejeki...lagian duit dari adsense, sebanyak 49 juta dollar masih nganggur, tinggal cairin aja...pake buat beli laptop segudang!

Lalu ada game. Nah ini menarik banget. Bukan apa2, mc-nya heboh banget. Banyak orang yg menjadi korban keisengan si mc, tidak terkecuali Priyadi dan Boy, yg duduknya dempetan terus, sampe disangka homo oleh si mc, karena si mc yg cewe(?) sulit untuk duduk di antara mereka berdua. Sumpah deh, aku ngakak banget di bagian ini...!!ngakak guling2

Boy pun sempat kena ledekan karena namanya. Ya ya ya...meski mungkin dongkol, toh Boy mendapatkan hadiah juga, sebuah PAYUNG!! Hoahahaha...ngakak guling2

Usai berkeliling mencari korban dan membuatnya tidak berdaya karena diledek habis2an terus, akhirnya ada pembagian door prize.

YESSS...AKU DAPAT DOOR PRIZE...tapi kok cuma steker, yg meski universal, kok cuma steker? Kirain dapat notebook? Eh, dapat sih notebook, dapat 2 malah. Notebook dg cover Wall-e, hehekkek. Ah, sudahlah, disyukuri saja. Lagian, Boy sudah ngedoain, semoga dg memiliki steker universal ini, ini adalah langkah ke depan untuk bisa kerja dan tinggal di luar negeri. Aamiin...

Berikut barang rampokan kenang2an alias supenir, yg aku dapatkan usai menghadiri launching prosesor terbaru Intel.


Dua foto terakhir adalah sebuah kartu nama. Itu menurut anda...tapi sebenarnya itu adalah FLASH DISK!! Keren kan!? Emang mantaaappppp!!!

Kalo nginget2 lagi laptop2 yg sudah menggunakan Centrino 2, hmmm....jadi ngiler. Kayanya, eh, pasti asik banget tuh makenya. Syuttt...zuuutt....wuusss...cepet banget deh makenya. Ya sudah, ntar cairin duit 49 juta dollar itu deh!!ngakak