Ok, setelah 2 minggu berselang, aku kembali ke RSCM. Lumayan pagi datangnya, jam 9 kurang sudah tiba. Syukurlah, belum banyak pasien, sehingga aku harap aku bisa dapat giliran lebih awal, biar lebih cepat selesai.

Baru 3 menit memasukkan map ke dalam ruang perawatan, aku sudah dipanggil.

"Pak Fahmi?" *aduh, dipanggil pak, malu deh...*malu2(in)
"Ya bu...?" *sambil siapkan mode dirawat*

"Maaf pak, berhubung AIR di RSCM sedang MATI, Bapak tunggu sebentar ya?"
"Eerrrr.." *mendadak lemas*

Ya ALLOH...masa rumah sakit sekelas RSCM sampai air saja kehabisan? Lha ini baru di klinik gigi, lalu bagaimana kondisi di klinik lain? Jika semua klinik tidak kebagian air, yaaa...'mabok' dong semua, tidak ada yg bisa berbuat apa2. Maksudnya, mau operasi, atau perawatan lain, seperti memandikan pasien, otomatis terhenti donk? Lha, piye tho iki?auk aaahh...!

Ya sudah, akhirnya aku beli koran Tempo (KoTe) dan mulai membaca-baca berita di dalamnya. Dan kembali, aku kecewa berat dengan KoTe. Kesalahan2 sepele (tapi penting) masih sering terjadi. Contoh yg paling mudah, di edisi Senin ini, di artikel "Moskow Kota Termahal" terdapat kesalahan penulisan kurs asing, yg mestinya EURO malah ditulis DOLLAR. Aku yakin ini kesalahan penulisan, karena aku lihat nilai rupiahnya yg ~ kurs EURO/nominal.

Ah, kian malas langgana KoTe deeehhh...melet

Sempat online beberapa saat, kontak2 dengan beberapa orang, terutama urusan pekerjaan. Namun, karena batre laptop sudah drop, yaaa akhirnya disudahi deh. Eh, tumben Flash bekerja dg normal di sekitar RSCM, biasanya sih empot2an, heheh..melet

Tunggu punya tunggu, hingga 2jam, kok tidak ada panggilan. Aku coba cek ke dalam ruang perawatan, barangkali bu dokternya ga ada. Eh, dokternya ada, tapi kok malah ngurus pasien lain ya? Padahal aku datang paling pagi lho...seingatku.

Ya sudah, sabar...akhirnya panggilan datang, jam 11.30an!! Duh...buset deh..!!

Kembali dilakukan perawatan, mirip dg perawatan yg pertama. Dan nampaknya benar seperti komentarnya Lilia, bahwa pin2 yg ditusukkan ke dalam mulutku itu berguna untuk menjaga kestabilan gigiku (mengisi lubang2). Dan untuk perawatan kali ini, aku hitung sekitar 5 pin yg mendekam di dalam mulutku (karena aku tidak lihat pin2 itu saat tangan bu dokter keluar dari mulutku).aarrgghhh...stresss...!

Usai ditambal untuk melapisi pin2 itu, aku disodori kuitansi. Usai membayar, aku diajak kencan ketemuan lg dg bu dokter. Yg diajukan tgl 15 Agustus 2008. Wehk, Jum'at. Aku minta jaminan bahwa aku akan diprioritaskan. Ketika si suster bilang bahwa perawatan tergantung dari jam kedatangan, aku langsung protes, bahwa aku sudah datang duluan jam 9, tapi kok baru dirawat jam 11 lebih? Giliran susternya yg kebingungan.

Yaa..akhirnya sih dijadwalkan tgl 15 Agustus 2008. Nampaknya akan dibuat jaket gigi baru. Hmmmm....*siap2 rogoh kocek lebih dalam, ihihihi...*