Saat pulang ke Bandung, aku dikejutkan dengan adanya informasi bahwa keberadaan X Trans dikecam dan ditolak oleh warga setempat. Sebenarnya berita ini sudah aku dapatkan dari Wify, tapi toh saat melihat langsung aksi penolakan ini, aku masih tetap merasa surprise.

Aku menuju ke jl Sastra, di depan Masjid Raya Cipaganti, dan aku dapati memang jalan masuk ke jl Sastra diblok. Ada pemasangan 'pagar' sederhana, sekedar untuk mencegah armada X Trans masuk ke markasnya di jl Sastra.

Sementara itu, tidak jauh dari situ, ada spanduk sederhana juga, dengan isi yg bisa anda baca. Sebenarnya ada spanduk lain, tapi berhubung aku sedang malas jalan ke spanduk tersebut, jadinya aku skip saja, heheh..

Aku termenung, (sedikit) berpikir, dan mengambil kesimpulan, bahwa apa yg dilakukan oleh masyarakat terutama oleh para orang tua murid, TIDAK SALAH. Jika diperhatikan, hampir tiap jam ada armada X Trans yg hilir mudik. Dan tentu saja, ini membahayakan para murid sekolah. Meski aku yakin sopir X Trans berhati2 dalam mengemudi, tapi toh tetap saja kecepatan mobil yg lewat cukup membahayakan keselamatan murid. Terlebih lagi tidak ada anggota polisi atau keamanan yg berjaga.geleng2...

Informasi lain yg aku dapatkan, banyak armada X Trans yg dilarang mengangkut penumpang, karena mobil2nya BER-PLAT HITAM. Banyak armada X Trans yg ditilang, akibatnya pihak X Trans tidak bisa lagi mengangkut para penumpang seperti sedia kala.

Bahkan di Bandung, untuk pool Sastra kini dialihkan ke Cihampelas. Sementara untuk pool Pancoran, yg selama ini aku jadi langganan, dipindah ke satu tempat, sorry aku lupa.

Setahuku, untuk mobil penumpang umum memang mesti ber-plat kuning. Razia terhadap mobil2 penumpang ini ternyata dilakukan tidak saja terhadap armada X Trans, namun juga terhadap usaha2 travel lainnya.

Sedikit mengherankan karena X Trans dan armada2 lain sebenarnya sudah beroperasi sejak lama, bahkan ada yg sudah beroperasi sejak tahun 1980an.

Jadi, apa yg sebenarnya terjadi? Polisi cari penghasilan tambahan? Atau memang benar2 berusaha menerapkan aturan?auk aaahh...!