Coba perhatikan foto di samping ini. Di banyak media, foto ini (secara garis besar) 'diceritakan' sebagai "Panglima FPI mencekik anggota AKKBB". Padahal, kenyataannya, usai dilakukan analisa yg mendalam (tentunya bukan dilakukan olehku, lha wong aku sedang sibuk kerja, hehehe..), hal yg 'sebenarnya' adalah justru Panglima FPI tersebut 'mencekik' leher anggotanya, agar menghentikan tindakan anarkis terhadap anggota AKKBB.

Sayangnya, media yg menerbitkan foto (dengan berita yg salah) tersebut adalah media2 yg porsi beritanya selalu dianggap handal dan dipercaya. Dan ketika bantahan muncul dari pihak FPI, mereka TIDAK MAU MEMINTA MAAF!!d'oh

Bandingkan jika berita yg salah muncul di media 'lawan'. Serta merta mereka akan kebakaran jenggot dan melakukan gugatan dan somasi yg membabi buta.

Kesimpulan: (errr...meski tidak semuanya) media2 mainstream di Indonesia itu MENJIJIKKAN!!!