Seperti yg anda bisa baca di sini, belakangan ini salah satu berita yg cukup menarik di dunia telekomunikasi Indonesia adalah adanya kartel operator. Jalinan kartel operator ini melibatkan operator2 telekomunikasi yg (ter)besar, yakni Telkomsel, XL, Indosat, dan beberapa operator (tambahan) lain.

Keenam operator ini, menurut penyelidikan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah 'mencuri' (itu masih level halus...karena jika bicara terus terang, para operator itu telah 'merampok') uang dari konsumen selama mereka beroperasi sebesar lebih kurang Rp 2.8 triliun. Buset...jumlah yg tidak bisa dikatakan kecil!!mata duitan

Oke, asumsikan layanan SMS itu mulai dikenal dan digunakan sejak tahun 1996 (asumsi berdasarkan munculnya operator gsm, yakni Telkomsel, Indosat, dan XL). Berarti uang yg 'dicuri' selama 12 tahun ini adalah Rp 2.8 triliun/12 = Rp 233,333,333,333.333/tahun atau Rp 19,444,444,444.444/bulan atau Rp 648,148,148.148/hari!!

Gila ya?! Pantas saja operator2 itu begitu 'demen' mengeluarkan produk2 baru (terutama terkait sms), lha wong keuntungannya juga gila2an!!
*lari dari kejaran orang2 yg kerja di operator...*