Handphone maknyus di sini bukan berarti handphonenya bisa dimakan dan/atau mempunyai rasa yg menggiurkan. Tapi maknyus di sini hanya sebagai 'efek' saja, bahwa handphone Huawei ini murah meriah namun dengan fitur yg cukup lumayan.

Well, artikel ttg Huawei ini dimulai saat ulang tahunku kemarin. Jam 4 pagi, Wify membangunkanku, mengucapkan selamat ulang tahun seraya menyerahkan sebuah kado. Waooow...kado berwarna biru dengan kemasan yg sangat menarik. Hmmm...apa ya isinya?

Tidak menunggu waktu lama, aku segera buka kado biru itu...dan voilaaaa...kotak handphone paket Esia muncul di hadapanku. Hmmm...kemasannya cukup bagus juga. Well, setidaknya walau paket Esia ini harganya bisa dijangkau, namun pihak Esia tidak melupakan kemasan yg bisa menarik perhatian (dan kocek) masyarakat untuk membeli produk ini.

Oke, aku buka bagian dalamnya. Sebuah handphone mungil, yg sudah siap digunakan, tergolek di dalam dusnya. Aku bongkar lagi bagian dalamnya, dan inilah jeroannya paket Esia. Kartu perdana, dengan harga nominal Rp 15 ribu (namun diklaim customer akan mendapat keuntungan senilai Rp 25 ribu), kemudian buku petunjuk handphone dan informasi tentang Esia tidak luput dari perhatianku.

Saat dinyalakan, hehehhe...ternyata Huawei tidak kalah fiturnya dibandingkan dengan handphone2 bermerk lainnya. Enaknya paket Esia, sudah tersedia fitur untuk pendaftaran, sehingga tidak perlu repot2 lagi.

Well, hampir seminggu menggunakan Esia, nilainya 7 (skala 10). Hanya saja ada beberapa hal yg mengganjal dalam pemakaian Esia ini:
1) Suaranya masih menggaung.
Aku gunakan beberapa kali untuk menelpon adikku di Bandung (sesama pemakai Esia). Suara adikku ternyata suaranya menggaung. Masih cukup jelas, tapi yaaa...tetap saja menyebalkan!!dzigh

2. Banyaknya spam yg masuk.
Well...mestinya paket Esia bukan berarti pihak Esia boleh menyepam para penggunanya, dengan semena-mena pula! Bayangkan, tiap kali aku menggunakan fasilitas sms, tiap 1 sms yg aku kirim, aku dapatkan minimal 2 sms sepam dari Esia!!d'oh

Terlepas dari 2 poin di atas, paket Huawei-Esia ini memang tidak mengecewakan. Fitur2 standar yg cukup membantu, sudah disediakan. Hanya saja, penilaian untuk handphone, aku ada usul beberapa hal:
1) Fitur long sms.
Nampaknya fitur long sms sangat dibutuhkan, karena repot juga menulis sms dibatasi. Oke, terobosan harga SMS per-karakter memang patut diacungi jempol, tapi mbok yaaaa handphone Huaweinya juga dilengkapi dg fitur long sms gitu.kedip2

2) Handsfree.
Di Huawei sudah disediakan phone speaker, tapi barangkali fitur handsfree layak dipertimbangkan.

Yang jelas, dengan Esia, aku makin tidak ragu untuk menelpon...ke sesama Esia juga, hihihih. Masalahnya beberapa relasiku menggunakan Esia. Sementara jika menggunakan operator favoritku, XL, untuk nelpon, errrr...sayang banget ya? *ogi banget...hahaha..*