Anda pecinta gorengan? Anda mesti hati2 mulai sekarang!! Sudah 1-2 bulan terakhir ini, aku mendapat informasi mengenai adanya penjual gorengan yg mencampur plastik dalam wajan gorengan mereka. Semula aku berpikir ini adalah hoax hingga aku melihat acara di Trans TV.

Dalam tayangan itu, kru tv, dengan kamera tersembunyi, memergoki para penjual gorengan yg 'nakal' mencampur minyak goreng di dalam wajan mereka dengan berbagai macam plastik, seperti plastik biasa, styrofoarm, dan jenis2 plastik lainnya. Whaaooowww...!! Gila benerrr...!! Benar2 terjadi ternyata...BUKAN HOAX!!

Terungkap pula alasannya mengapa mereka begitu 'tega' bertindak demikian...FAKTOR BISNIS&EKONOMIS menjadi biang keladinya. Konon, menurut kru tv, sesuai dengan pengakuan si pelaku, mencampurkan plastik dalam wajan mereka akan mendapatkan keuntungan dalam jumlah yg lumayanmata duitan. Hal ini dikarenakan bentuk gorengan yg tampak masih fresh dan cukup renyah, sehingga banyak pembeli akan membeli dagangan mereka.

Saat di Bandung, aku sempat melihat penjual langgananku memasukkan kantung plastik ke dalam wajan. Tapi dia melakukan untuk 'merobek' plastik berisi minyak goreng. Dengan kata lain, begitu minyak goreng sudah masuk wajan, dia buang plastiknya.

Hmmm...aku sendiri untungnya sudah bukan pecandu gorengan, minimal tidak di Jakarta. Entah kenapa, sejak di Jakarta aku tidak begitu menyukai gorengan. Paling sering seminggu sekali, itupun hanya di lokasi2 tertentu saja aku mau beli dan makan gorengan.

Kebetulan, Wify sendiri bisa membuat gorengan yg tidak kalah oke rasanya. Selain itu, bentuk dan jenisnya lebih uenak deh...!! Tidak lupa, harga dan kebersihannya lebih terjamin..!! Jadi, aku tidak terlalu bermasalah dg isu di atas.

So, bagaimana? Masih mau makan gorengan sembarangan?kedip-kedip

*ini file tentang gorengan plastik*