KPK, (yg saat ini) sebagai harapan terakhir bagi masyarakat Indonesia, masih terus bergerak melanjutkan kerjanya, membersihkan tikus2 dari lembaga2 pemerintahan (dan tempat2 lain) yg diduga menjadi sarang koruptor. Hingga saat ini, berita2 gebrakan KPK ini sudah sering kita baca.

Salah satu prestasinya adalah menangkap anggota DPR komisi IV, Al Amin, suami Kristina Dangdut, dengan barang bukti uang sekitar Rp 70 juta.

Dan kini, KPK melanjutkan aksinya. Kali ini kantor bea dan cukai yg menjadi target!

Yak..yak..yak...aku sudah sering dengar bahwa salah satu sarang koruptor adalah kantor bea dan cukai. Banyak barang2 bisa diselundupkan karena adanya uang pelicin bagi para pejabat/staf bea dan cukai. Hal ini, sudah menjadi rahasia umum dan sifatnya seperti kentut, dibilang ada tapi tidak terlihat namun bisa dirasakan kehadirannya.

Beberapa hari lalu, KPK berhasil menemukan sekian banyak amplop berisi uang yg ditujukan oleh perusahaan2 kepada staf2 bea dan cukai. Meski demikian, aku kok tidak yakin pejabat2 bea dan cukai akan bertindak tegas, karena aku sendiri yakin mereka juga terlibat dalam kasus amplop2an, meski yaaa..level dan metodenya berbeda.

Bagaimanapun...apapun yg terjadi, KPK tidak boleh mundur!! Let's go go go...KPK!! Jangan KPOK (baca: kapok)!xixi..