Tahukah (dan sadarkah) anda semua, belakangan ini banyak sekali (lebih tepatnya kian bertambah) artis2 Indonesia yg berwajah Indo. Maksudnya Indo itu, bukan Indonesia, tapi blasteran Indonesia dg negara2 barat. Kemunculan mereka benar2 membuat diriku mual2, bukan saja karena frekuensi kehadiran mereka yg begitu sering, tapi juga seringkali akting mereka yg (kadang) juga ndak mumpuni.

Larisnya artis2 indo itu tidaklah mengherankan jika melihat mindset kebanyakan masyarakat Indonesia yg masih 'mendewakan' orang2 bule. Perasaan inferior, terutama karena pernah dijajah sekian ratus tahun, membuat masyarakat Indonesia sendiri sampai tidak bisa menghargai wajah saudaranya.

Ok...ok...barangkali faktor wajah memang menjadi daya tarik, tapi duh...straight face*speechless*

Wajah indo memang bikin kocek gampang menggembung. Tawaran iklan, sinetron, model, dan lain2 merupakan pemicunya. Paling gampang contohnya, yaaa...si Cinta Laura itu. Berbekal sisipan bahasa Inggris 'ndak jelas' dalam tiap pembicaraannya, wajah indo, sementara akting yg begitu menyedihkan, membuat dirinya begitu mencintai Indonesia, karena banyaknya tawaran job.

Demikian juga Rianti Cartwright. Wajah blasteran Inggrisnya toh membuat Ayat-ayat Cinta laku keras.

Yg menyedihkannya, artis2 dan seleb2 dg wajah Indonesia menjadi tersingkirkan. Akibatnya, makin sering wajah2 indo ini muncul, mindset dan inferior yg tertanam yaaa...jelas makin 'nyungsep'.

Sekalinya ada seleb berwajah pribumi...eh...ternyata hasil import dari Malay. Dengan kata lain, para seleb Malay juga ikut meramaikan 'rebutan lahan', ngejer2 duit.

Padahal yg namanya seleb2 Indo itu, tidak semuanya pinter dan ok. Paling gampangnya yaaa...Nadine C, yg saat ikut kontes dunia, menjawab Indonesia is a beautiful city. Julukan Miss Understanding mungkin paling cocok buat dia.ngakak

Kesimpulannya apa?

Kesimpulannya mudah: KURANGI WAJAH2 INDO ITU DARI LAYAR TELEVISI!! *sambil nendangi artis2 indo yg menyebalkan*