Beberapa waktu lalu, saat aku dan Wify pulang kampung ke Bandung, kami berdua berkesempatan mencoba jajanan yg belum pernah kami coba. Dari judul artikel ini, sudah bisa ditarik kesimpulan bahwa baso adalah jajanan yg akan kami coba.

Namanya sedikit aneh, baso tomat. Tapi memang seperti itu sajian yg dijual dan berlokasi di samping lapangan Gasibu ini. Tidak sulit menemukannya. Anda tinggal menyusuri jalan di sebelah lapangan Gasibu, dengan arah menuju ke jalan Diponegoro, maka anda akan melihat warung baso tomat seperti gambar di samping ini.

Saat kita tiba, kita akan langsung bertemu dengan menu2 dan tempat penjualan/layanan baso. Dinding warung makanan digambari menu baso yg siap dipesan, sementara tempat layanan baso, hmmm...cukup bersih. Nilai 7.5 untuk kebersihan. Jadi tidak perlu ragu untuk segera masuk ke dalam warung dan memesan.

Sayangnya aku tidak sempat mengambil gambar bagian dalam warung, namun suasananya cukup lumayan meski hawa panas tidak bisa diusir dengan ac (air conditioner) yg terpasang. Jadi, yaa...lebih baik anda duduk di dekat pintu, biar ga terlalu panas.

Menu2 yg tersedia (dan bisa dipesan) bisa dilihat di gambar sebelah kiri ini. Click saja untuk mendapatkan hasil yg lebih jelas, jika perlu diperbesar lagi. Harganya? Jelas jauuhhhh lebih murah dari 1 porsi bakmi yg ada di Jakarta, hehehe... Jadi, kapan lagi bisa makan enak dan murah?hee hee

Usai memesan, tidak perlu waktu lama untuk mendapati pesanan kita muncul di hadapan kita. Kebetulan kali ini aku dan Wify punya selera yg sama, yamin + baso tomat. Semula aku hendak pesan tambahan, baso sumsum, tapi errrr...melihat 1 porsi yg tersaji, nampaknya sudah cukup untuk mengganjal perut. Lagipula, sekarang sudah saatnya *uhuk* diet..dengan berat badan yg kian bertambah, bisa berbahaya juga untuk kesehatan tubuh.melet

Satu porsi baso tomat, ternyata tidak hanya baso tomat saja. Seperti terlihat di gambar ini, si baso tomat ini dikelilingi 'bodyguard2' yakni 2 baso sedang dan 2 baso kecil. Jadi, seperti yg aku tulis di atas, 1 porsi yamin + baso tomat itu sudah cukup kok untuk perut (normal).

Tidak butuh waktu lama untuk memindahkan yamin dan baso2 'bodyguard' dari mangkok ke dalam perut. Baso tomat jelaaaasss dijadikan menu terakhir. Seperti orang bijak (yg kelaparan) bilang,"Save the best for the last".ngakak

Penasaran banget dg baso tomat, akhirnya aku tidak sabar untuk menancapkan garpu ke tubuh si baso tomat...!!

MAK NYUSSSS...!!!drooling

Usai garpu menancap, disusul dg kedatangan sendok untuk membedah tubuh si baso tomat...!!

SREETTTT...WEHK...WEHK....!!

Dan...eng ing eeengggg....terbukalah anatomi dalam si baso tomat! Dan ternyata memang benar2 baso tomat itu dalam arti yg sesungguhnya. Jadi, jika melihat anatomi si baso tomat ini, cara pembuatannya lebih kurang 1 buah tomat dibuang isinya, lalu dimasukkan baso mentah, kemudian direbus.

Segera aku mutilasi si baso tomat dan aku makan...HAPPPP...!! Kress...kress..nyam...nyam...waooowww...sungguh MENGEZUTKAAANN...!! Ada sensasi baru, makan daging (baso) + tomat sekaligus. Ya ya ya...barangkali bisa juga dicoba di rumah, tapi rasanya itu beda. Lebih punya taste!!devil

Jadi, kapan nih anda2 mau coba?

Artikel lain tentang baso ada di sini.