Artikel ini dimulai dari kisah 2 minggu lalu. Bermula dari email Eko Juniarto, yg isinya ada seorang kenalannya yg mencari orang/blogger untuk menjadi pembicara talkshow dalam sebuah acara yg diadakan sebuah sekolah. Isi lengkap emailnya adalah sebagai berikut:
Mas Eko...mau ganggu, ada ngga temen2 blogger atau Mas Eko sendiri yang bisa kasih pencerahan dalam bentuk talk show dalam acara IT expo di SMP Lab Schools rawamnagun sabtu 8 maret jam 13.00. Maap mendadak banget, soalnya temen yg awalnya telah dijadwalkan berhalangan karena ada anggota keluarganya yg sakit...

Tema yg dibicarakan....apa itu blog
How to nya blog deh pokoknya

Amil Luthfi™
axxxxxxxxxxx@cbn.net.id
YM : axxxxxxxxxxxxxx_lxxxxxxxxxxxxxxx

Hmmm...menjadi pembicara talkshow, mengapa tidak? Tantangan baru yg cukup menantangku nih! *setelah sebelumnya pernah menjadi pembicara di talkshow Netsains, kenapa acara ini tidak 'disikat' juga?*xixixi.. Setelah aku kontak Eko untuk konfirmasi, dia menyarankan aku untuk menghubungi langsung temannya itu. Tidak menunggu lama, aku email mas
Amil (katakanlah begitu).

Beberapa saat kemudian, handphoneku berbunyi. Hmmm...dari nomor +6221*255964 (nomor 'sedikit' disamarkan). Ketika aku angkat, ternyata dari mas Amil, yg hendak mengkonfirmasikan kesediaanku untuk menjadi pembicaranelpon dulu ya!. Obrolan singkat sempat kami lakukan mengenai 'kisi2' materi yg mesti aku bawakan. Mas
Amil menyatakan bahwa semula pengisi acara ini adalah beberapa blogger juga, diantaranya, yg mengejutkanku (halah..) adalah Budi Putra dan beberapa nama yg aku pernah dengar. Namun karena mereka ada kesibukan lain (beberapa diantaranya acara mendadak), mereka tidak bisa hadir.

Mas
Amil juga sempat menanyakan berapa honor yg aku minta. Aku sebut saja satu nominal, yg aku pikir cukup proporsional. Aku berani sebutkan nominal tersebut, karena aku pernah menjadi pembicara juga dalam sebuah acara talkshow juga, dan honor yg aku terima yaaa..tidak jauh dari honor yg aku sebutkan. Mas Amil sendiri menyetujui nominal tersebut dan akan memberitahukan/menindaklanjuti hal ini ke temannya (jika tidak salah, temannya ini yg menjadi panitia inti).

Walhasil, aku begadang semalaman untuk menyiapkan materi presentasi. Tidak terlalu sulit mencari serta menyiapkan materi presentasi untuk acara tgl 8, karena bahan2nya sudah kami sepakati, selain memang sudah menjadi 'makanan' sehari2 bagiku yg menjadi blogger ini.cool

Namun, keanehan mulai terjadi sejak Jum'at sore. Beberapa kali aku sms mas
Amil, untuk konfirmasi acara, tidak ada balasan. Aku coba telp juga, sama saja, tidak ada respon. Aku berusaha berpikir positif saja, barangkali mas Amil sedang sibuk sehingga tidak sempat mengontak balik aku.

Akan tetapi, keanehan ini berlanjut hingga hari Sabtu. Sms konfirmasi aku kirim jam 10 pagi. Isinya simpel saja,"Mas, konfirm jam 1 ya? Trims". Namun hingga aku bersiap berangkat, 15 menit usai sms itu aku kirim, masih tidak ada sms balasan dari si mas Amil ini.

Sebenarnya Wify sudah melarangku untuk berangkat. Selain karena cuaca Jakarta sedang kurang ok, hujan sedang turun di daerah tempat tinggal, Wify merasa ga sreg karena tidak ada konfirmasi balik.

Hingga saat itu, aku masih tidak berpikir jelek. Yg ada dalam benakku, aku harus bersikap profesional dan mesti berangkat lebih awal agar tidak terlambat memulai acara. Jadi, sekitar jam 10.15 WIB, aku berangkat ke daerah Rawamangun, padahal acara baru dimulai jam 1 siang.

Perjalanan ke Rawamangun cukup berat karena hujan ternyata turun di jalanan yg aku lalui. Tidak terlalu deras memang, tapi bweeehhh...lumayan juga bo! Setidaknya membuat pakaianku cukup basah. Akhirnya aku gunakan setelan jas hujan, sebelum badanku bertambah basah.

Akhirnya jam 11 siang aku sampai. Lama? Emang...soalnya aku tidak terlalu hapal dengan rute perjalanan ke Rawamangun. Tapi, alhamdulillah, akhirnya sampai juga.

Segera aku masuk ke sekolah (Lab School) tersebut, mencari-cari panitia expo. Namun aku tidak temukan seorangpun panitia. Pencarian aku lakukan di bagian depan sekolah karena terus terang aku sungkan untuk langsung masuk, selain itu aku berusaha menghindari hal2 yg tidak diinginkan seperti adanya kejaran dari fans satpam sekolah karena tindakanku yg mungkin mencurigakan.ngakak

Aku telpon mas
Amil berulangkali, tapi tidak ada respon juga. Tidak diangkat serta inbox malah yg 'menghampiriku'. SMS juga tidak ada balasan.

Akhirnya untuk membunuh waktu, aku buka laptop dan mencek ulang materi. Bosan mencek materi, aku lihat jam...wah, sudah jam 12 siang, dan MASIH TIDAK ADA KONFIRMASI DARI MAS AMIL.mikir2

Aku coba telp lagi, dan kali ini berhasil masuk dan diterima si mas
Amil. Aku beritahukan ke dia, bahwa aku sudah tiba di sekolah dan menunggu 2 jam tapi belum ada konfirmasi. Jawabannya 'singkat' saja,"Ok, nanti saya konfirm ke teman panitia." lalu handphonenya diputus.

Perasaanku mulai tidak enak, tapi tetap saja berusaha + thinking. Akhirnya jam 1 siang tiba...DAN TIDAK ADA KONFIRMASI ATAU APAPUN YG DATANG KEPADAKU!!marah

Aku masih berusaha sabar menunggu konfirmasi, namun akhirnya jam 1.15 WIB siang aku putuskan untuk pulang. Sebelum pulang, aku sms lagi mas
Amil,"Mas, saya sudah tunggu sampai jam 1.15, karena tdk ada kejelasan dan konfirmasi kepastian, saya pamit saja. Trims untuk waktunya."

"Trims untuk waktunya." mungkin kalimat yg terdengar aneh bagi anda, kenapa aku mesti berterima kasih? Sebenarnya, itu adalah KALIMAT SINDIRAN kepada mas
Amil, yg sudah membuang2 waktuku. Aku SENGAJA tuliskan itu, untuk mengetahui respon si mas Amil (dan panitia Lab School).

Ternyata sms-ku itu dibalas HAMPIR 2 JAM KEMUDIAN! Jam 2.49 siang, baru ada sms masuk dari mas Amil. Isinya singkat juga,"Oke acaranya juga mulai sepi"

Ok...ok...DARAHKU LANGSUNG MENDIDIH!!marah Buset nih orang (dan panitia), benar2 TIDAK TAHU MALU DAN ETIKA! Sudah mengundang orang untuk menjadi pembicara, tapi tidak diberi kejelasan/konfirmasi, susah dihubungi, dan yg terakhir, TIDAK PUNYA MALU, dg tidak minta maaf atau ucapan apapun!

Aku sudah tidak berminat untuk membalas sms-nya. Tidak perlu buang2 waktu lagi dg orang2 TIDAK JELAS dan TIDAK PUNYA ETIKA seperti itu. Tindakanku simpel saja, buat artikel ini dan publish di blogku.siyul2 Terlebih lagi, aku berusaha sabar selama 2 minggu ini untuk menunggu pernyataan dari mereka, namun tidak ada kabar sedikitpun. So, masuk ke bagian draft, perbaiki sedikit artikelnya di sini situ, lalu tekan publish. Dan biarkan anda yg menilai.siyul2

SELAMAT UNTUK MAS AMIL DAN PANITIA EXPO SEKOLAH LAB SCHOOL, ANDA LAYAK MENYANDANG GELAR SEBAGAI PANITIA YG PALING TIDAK BERTANGGUNG JAWAB DAN TIDAK PUNYA ETIKA YG PERNAH AKU TEMUI!tepuk tangan

*catatan: isi sms2 di atas adalah hasil ketik ulang, hehehe...*