Menyambung artikelku sebelumnya, di artikel ini aku hendak protes juga mengenai keberadaan idola2an itu. Di artikel ini, protes yg aku lakukan adalah 'keseragaman' definisi idola yg dilakukan oleh mayoritas stasiun televisi.

Jika diperhatikan dengan seksama, kita bisa melihat bahwa mayoritas stasiun televisi sepakat bahwa IDOLA ~ PENYANYI! Tidak heran jika semua acara yg berbau pemilihan idola, para pesertanya selalu menyanyi, menyanyi, dan menyanyi.cape deeehhh...!

Apabila dipikir dengan seksama, pengerdilan arti idola ini memang dirasakan sangatlah keterlaluan. Hal ini bisa dimaklumi, karena idola hanya dihargai dari suaranya. Padahal, banyak tokoh lain yg lebih layak dijadikan idola daripada penyanyi2 (maaf) karbitan seperti itu.siyul2

Kapan ya, masyarakat Indonesia bisa lebih cerdas lagi? Tidak hanya dalam menonton acara televisi, film2 nasional, tapi juga dalam menentukan dan memilih idola.

Maaf, artikel ini bukan berarti aku meremehkan penyanyi...