Sekitar 2 minggu lalu, seorang teman lama mengontakku. Dia bertanya apakah tgl 1 Maret aku punya waktu kosong? Ketika aku tanya, dia minta bantuanku untuk menjelaskan tentang komputer ke mahasiswa2nya.

Hmmm...memberi penjelasan? Semacam memberi kuliah begitu ya? Hmmm...tawaran yg menarik. So, akhirnya aku terima tawarannya.

Saat aku dikontak oleh staf perguruan tinggi itu, aku mendapat penjelasan detail, bahwa aku diminta memberi penjelasan SEKALIGUS PRAKTIK tentang perangkat keras (hardware) komputer. Wehk, itu berarti aku mesti menjelaskan cara merakit komputer!mikir2

Kepalang basah, aku mengingat2 lagi bagaimana cara merakit komputer. Aku pernah merakit komputer, tapi terakhir aku lakukan sekitar 7-8 tahun lalu!halah...! So, aku mesti cari bahan2 untuk penjelasannya.

Terima kasih pada oom Google, karena aku berhasil mendapatkan FOTO-FOTO dan GAMBAR-GAMBAR mengenai merakit komputer! Dari hasil googling ini, aku banyak temukan apa2 yg aku butuhkan. So, tanpa buang waktu lagi, aku segera buat bahan materinya, karena rencananya materi ini akan diberikan kepada para peserta. Sebenarnya dulu Eko pernah posting foto2 merakit, tapi entah di mana, jadi lupakanlah...

Pihak perguruan tinggi melakukan konfirmasi 2-3 kali lagi, sebelum acara dimulai. Tujuannya jelas, agar bahan/materi segera dikirim dan aku tidak lupa dengan acara/kegiatan ini.

Tepat tgl 1 Maret 2008, jam 7 pagi, aku berangkat menuju kampus tempat temanku mengajar ini. Mengapa pagi sekali aku berangkat, karena aku mesti mencek dulu komputer2 yg akan 'dibantai' alias menjadi kelinci percobaan. Ditemani oleh ibu D (maaf, nama disamarkan) dan pak K (nama disamarkan juga), aku melihat dan mengcek komputer2 'tak berdaya' itu.

Ok, semuanya siap dan berada kondisi terbaik.

So, jam 8 lebih sedikit, acara merakit komputer dimulai!!!tepuk tangan

Grogi? Ah, alhamdulillah tidak. Aku pernah kok menjadi dosen (tidak tetap) beberapa tahun lalu. So, berbicara di depan mahasiswa bukanlah hal yg baru bagiku.

Jumlah peserta sekitar 15 orang dengan tiap kelompok terdiri dari 2-3 orang, seperti permintaanku. Pengalamanku memberi training, keefisienan dan keefektifan akan terjaga jika 1 kelompok berjumlah 2 orang. Alasannya, agar mereka saling menjaga dan mengingatkan apabila ada kesalahan yg terjadi.

So, aku mulai acara merakit komputer itu dengan memberikan penjelasan singkat mengenai komputer dan jeroannya. Sekitar 15 menit-20 menit penjelasannya, dilanjutkan dengan sesi BONGKAR KOMPUTER!!

Seraya memperlihatkan sebuah komputer di meja depan, aku jelaskan secara singkat step-step bongkar komputer.
  1. Membongkar casing (CPU).
  2. Memperhatikan dengan seksama kabel-kabel dan letak dari komponen2. Hal ini aku jelaskan kepada mereka, karena bagi mereka, ini adalah pengalaman pertama. Sehingga peluang kemungkinan salah sangat besar.
  3. Mulai mencabut kabel2. Dimulai dari kabel power harddisk, cd rom, kemudian kabel2 speaker (yg terpasang di motherboard), dst. Setelah selesai, berikutnya mencabut kabel2 data harddisk, floppy disk, cd rom, baik dari masing2 komponen maupun yg ada di motherboard.
  4. Usai mencabut kabel, berikutnya mencabut lan card. Meski tidak sulit, tapi ada beberapa kelompok yg mengalami kesulitan. Usai mendapat penjelasan, akhirnya mereka bisa juga membongkar.
  5. Mencabut harddisk, floppy disk, cd rom dari casing. Sebuah kejadian lucu terjadi. Ada sebuah kelompok, mereka cepat sekali membongkar komponen2 itu. Ketika aku tanya kenapa dia (A) bisa cepat sekali membongkar, teman sekelompoknya (B) menjawab bahwa si A adalah maling komputer yg biasa beroperasi. Hwakaakak...sekelas langsung ngakak.ngakak
  6. Memori adalah giliran berikutnya untuk dicabut. Aku beritahukan agar mereka tidak langsung mencabut memori, melainkan memanfaatkan slot (atau 'kunci'?) yg ada di sampingnya, agar memori tidak patah dan rusak. Tidak ada kesulitan di bagian ini.
  7. Proses berikutnya adalah mencabut kipas dan prosesor di bawahnya. Bagian ini yg tergolong sulit bagi mayoritas kelompok. Penyebabnya tidak lain karena kunci kipas yg begitu sulit dibuka (jari2ku sampe bengkak2) serta ada beberapa kipas yg menempel dg prosesor. Butuh waktu cukup lama untuk mengatasi hal ini, tapi akhirnya semua kelompok bisa juga mencabut kipas dan prosesor.
Setelah 7 tahap ini berhasil, mulailah aku (di depan kelas) menjelaskan secara lebih rinci serta menjawab beberapa pertanyaan yg diajukan. Salah satunya adalah mengapa tidak ada vga card di komputer yg mereka pasang (jawabannya ya gampang lah, karena sudah ada vga on board). Pertanyaan2 lain aku lupa.

Usai menjelaskan dan menjawab, aku minta kepada peserta training untuk MEMASANG/MERAKIT KEMBALI komputernya!

Ya ya ya...agar mereka punya slogan TERIMA BONGKAR DAN TERIMA PASANG!!devil

Ternyata proses merakit tidak butuh waktu lama. Sekitar 20 menitan, sudah ada kelompok yg berhasil menyelesaikan proses perakitan. Dan ketika kabel power dipasang dan komputer dinyalakan....voila...komputernya berhasil menyala!!tepuk tangan

Kesulitan yg dialami oleh nyaris semua peserta training dalam merakit adalah memasang kabel2 tambahan, yakni kabel2 yg terkait dg led di depan (untuk melihat harddisk bekerja), kemudian kabel reset, dst.

Namun, dari 7 kelompok, ada 1 kelompok yg gagal menyalakan komputernya usai mereka rakit ulang. Berbagai upaya sudah dicoba, mulai dari ganti memori, mencek ulang letak prosesor, koneksi harddisk, dst, tapi masih gagal. Yg mengherankan, tidak ada tanda2 bahwa mereka salah rakit. Walhasil, kesimpulannya adalah....MOTHERBOARDNYA RUSAK!!

Kesimpulan ini didapat setelah aku mendapat penjelasan dari tim itu, bahwa obeng mereka sempat 'mencederai' motherboard pada saat hendak membuka kunci kipas pendingin prosesor.geleng2

Usai sesi merakit, aku demokan cara menginstal operating system. Adalah hal yg mengejutkan saat aku tahu bahwa baru kali ini mereka melihat proses instalasi! Padahal mereka mahasiswa jurusan teknik informatika lho!! Mestinya yaa...pernah lah bongkar2 dan instal2 gitu. Ternyata saat aku korek lebih lanjut, selama ini mereka menyuruh orang lain untuk mengerjakan proses instalasi, hahaha...geleng2

Kebetulan kampus punya cd original operating system, jadi tanpa ragu aku demokan instalasi. Sempat memberi penjelasan juga mengenai proses instalasi dan pilihan2 yg ada. Akhirnya setelah 3,5 jam, selesai juga...

Aaahh...ternyata kembali ke kampus (baca: mengajar) asyik juga ternyata ya? Jadi kangen ngajar lagi nich...hehehe...