gravatar

Tarif Baru XL, KEBANYAKAN SYARAT!!

Beberapa waktu terakhir, aku banyak menerima sms dan 'pemberitahuan' mengenai adanya tarif baru XL. Yg semula Rp 1/detik, kini turun menjadi Rp 0,1/detik, demi 'melayani' perang tarif dengan tarif Telkomsel yg menerapkan tarif Rp 0,5/detik.

Nah, pertanyaannya, apakah tarif Rp 0,1/detik ini menguntungkan atau merugikan pelanggan? *terutama aku, yg juga menggunakan XL* Yuk, kita analisa bersama.

Aku ambil keterangan dari websitenya XL langsung, di bagian ini. Aku kupipes saja isinya...yg aku beri kurung [] merupakan komentarku.

Tarif XL bebas Tetap Termurah, Hanya Rp 0,1/detik

Jakarta, 16 Januari 2008 – PT. Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) memperkuat posisinya sebagai operator yang fokus dalam menghadirkan layanan yang berkualitas dan tarif terjangkau, dengan mengeluarkan promo tarif baru Rp 0,1/detik bagi pengguna XL bebas untuk menelpon ke seluruh operator se-Indonesia, baik ke sesama XL maupun ke operator lain (PSTN dan selular), dan tarif khusus Rp 35/SMS (ke sesama XL). Untuk dapat menikmati tarif baru ini, pengguna XL bebas tidak perlu daftar atau membeli paket perdana khusus, karena secara otomatis seluruh pengguna XL bebas dapat menikmati tarif termurah dari XL ini. Tarif baru ini akan berlaku mulai 18 Januari hingga 30 April 2008.

Untuk promo tarif XL bebas yang berakhir 15 Januari 2008 dengan tarif Rp 1/detik, akan tetap dapat dinikmati hingga tanggal 17 Januari 2008. [Fahmi: hmm...tumben, belum ada sms dari XL yg masuk ke inboxku, memberitahukan hal ini.] Selanjutnya seluruh pengguna XL bebas akan secara otomatis menikmati tarif Rp 0,1/detik setelah 2,5 menit ke seluruh nomor, dan tarif khusus Rp 35/SMS ke sesama XL (untuk pengiriman SMS ke 11-25) hingga tanggal 30 April 2008. Dengan tarif baru ini maka pengguna XL bebas, baik yang berbicara lebih lama maupun sebentar ke nomor manapun (XL dan non XL), akan menikmati tarif yang semakin murah. [Fahmi: mari kita hitung, apakah benar tarif ini makin murah? Hitungannya di bawah]

Direktur Marketing XL Nicanor V. Santiago mengatakan, "Tarif baru ini merupakan salah satu wujud komitmen kami untuk menghadirkan layanan yang menyentuh seluruh masyarakat Indonesia, selain tentunya sebagai respon atas tingginya animo pelanggan terhadap tarif promo XL sebelumnya."

Nicanor menambahkan, tarif promoXL bebas diberlakukan secara nasional dengan mekanisme baru dan berbeda di beberapa area. Mekanisme tersebut dibedakan karena disesuaikan dengan pola penggunaan telepon di masing-masing area yang berbeda.

Di area Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah bagian Selatan (Solo, Klaten, Kebumen, Purwokerto, Magelang), DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok, dikenakan tarif Rp 10/detik di 2,5 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 30. Kemudian di menit berikutnya dikenakan tarif Rp 1/detik. [Fahmi: lho, kok beda daerah beda aturan?]

Untuk area Sumatera dan sekitarnya dikenakan tarif Rp 12,5/detik di 2 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 30. Kemudian di menit berikutnya dikenakan tarif Rp 1/detik. [Fahmi: lho, ini juga beda aturan?]

Tarif yang berlaku di Sulawesi dan Kalimantan sedikit berbeda dibandingkan dengan area lain karena mengenal jam sibuk dan jam tidak sibuk. Di Kalimantan jam sibuk dimulai pukul 11.00 - 22.59 WITA, sementara di Sulawesi mulai jam 17.00 - 22.59 WITA. Jam tidak sibuk di Kalimantan mulai pukul 23.00 - 10.59 WITA dan di Sulawesi pada pukul 23.00 - 16.59 WITA. Tarif yang berlaku di di Sulawesi dan Kalimantan pada jam sibuk adalah Rp 10/detik di 2,5 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya. Sementara pada jam tidak sibuk dikenakan tarif Rp 10/detik di 0,5 menit pertama, dan Rp 0,1/detik pada menit selanjutnya. [Fahmi: ooo...emang beda aturannya toh?]

Untuk kota-kota di Jawa Tengah bagian Utara (Semarang, Pekalongan, Tegal, Kudus, Purwodadi) dikenakan mekanisme tarif promo yang sama dengan Kalimantan termasuk masa berlakunya jam sibuk dan tidak sibuk namun mengikuti waktu Indonesia bagian barat (WIB).

Untuk area baru XL di Nusa Tenggara Timur, Papua dan Ambon dikenakan tarif Rp 10/detik di 1/2 menit pertama dan Rp 0,1/detik pada menit berikutnya hingga menit ke 30 setelah itu berlaku tarif 1/detik.

Sementara telepon ke non XL secara nasional dikenakan tarif baru Rp 25/detik di 2 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 4, kemudian berlaku kembali tarif Rp 25/detik di menit berikutnya hingga menit ke 6. Setelah menit ke 6 kembali berlaku tarif pertama dan kedua dengan selang waktu 2 menit.

Selain manfaat tarif telepon murah, pengguna XL bebas juga akan mendapatkan poin reward melalui program loyalitas pelanggan XL Poin Hadiah yang dapat ditukarkan dengan aneka hadiah langsung (gratis telepon, SMS, dan juga dapat berupa voucher belanja) maupun undian berhadiah uang tunai 2,8 milyar rupiah, 1 mobil BMW 320i, 7 mobil Toyota Rush, 50 motor Yamaha Jupiter MX, 100 unit Sony LCD TV & home theater, serta 135 HP Nokia E90.

Lebih lanjut Nicanor menambahkan bahwa pelanggan XL hingga akhir tahun 2007 mencapai 15,5 juta, dimana sekitar 65% merupakan pengguna XL bebas. XL juga telah membangun lebih dari 11.000 BTS untuk menghadirkan layanan yang berkualitas demi kenyamanan pelanggan.

“Tarif promo ini akan melengkapi berbagai manfaat yang dirasakan oleh pengguna XL bebas berupa manfaat berkomunikasi hemat melalui jaringan berkualitas XL, yang dikenal dengan kejernihan suara dan jangkauan luasnya,” pungkas Nicanor.


Tentang XL
XL adalah salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. XL beroperasi secara komersial sejak 8 Oktober 1996, dan bisnis XL saat ini terfokus ke dua sisi bisnis yaitu Consumer Solutions sebagai penyedia layanan dan jaringan berkualitas dengan harga terjangkau melalui produk-produk inovatif XL prabayar dan pascabayar, serta Business Solutions sebagai penyedia layanan solusi korporat berbasis sirkit sewa (leased line), broadband dan IP (Internet Protocol). Pada 21 September 2006, XL telah meluncurkan XL 3G, layanan telekomunikasi selular berbasis 3G pertama yang tercepat dan terluas di Indonesia.
Ok, mari kita bahas tarif XL.
Pulsa percakapan
Tarif Rp 0,1/detik setelah 2,5 menit ke seluruh nomor
[Fahmi: Yang menjadi pertanyaan adalah, sebelum 2,5 menit, berapa tarif yang diberlakukan oleh XL kepada customernya? Apakah ada perbedaan tarif antara sesama XL dg non XL? Ternyata ada keterangannya, sebagai berikut:
Di area Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah bagian Selatan (Solo, Klaten, Kebumen, Purwokerto, Magelang), DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Lombok, dikenakan tarif Rp 10/detik di 2,5 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 30. Kemudian di menit berikutnya dikenakan tarif Rp 1/detik.

Untuk area Sumatera dan sekitarnya dikenakan tarif Rp 12,5/detik di 2 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 30. Kemudian di menit berikutnya dikenakan tarif Rp 1/detik.

Untuk area baru XL di Nusa Tenggara Timur, Papua dan Ambon dikenakan tarif Rp 10/detik di 1/2 menit pertama dan Rp 0,1/detik pada menit berikutnya hingga menit ke 30 setelah itu berlaku tarif 1/detik.
Sesama XL, untuk percakapan 2,5 menit (150 detik), customer mesti mengeluarkan biaya: Rp 10 * 150 = Rp 1500, sebelum akhirnya bisa mendapatkan tarif 'murah', Rp 0,1/detik hingga menit ke 30. Kemudian tarifnya menjadi Rp 1/detik dari menit 30 dst. Ini berlaku di daerah2 yg aku sebut di atas.

Sementara untuk Sumatera, tarifnya berbeda. Rp 12,5 * 120 = Rp 1562,5 untuk bicara 2 menit. Lainnya sama tarifnya. Jadi, untuk 2,5 menit pembicaraan, harga yg dikeluarkan: Rp 1562,5 + (Rp 0,1 * 30) = Rp 1565,5.

Sedangkan untuk Nusa Tenggara, dst, untuk percakapan untuk 2,5 menit dikeluarkan biaya (Rp 10/detik * 30) + (Rp 0,1 * 120) = Rp 312 *trims buat Aespe*.

Kesimpulan sementara: tarif paling murah dinikmati di Nusa Tenggara, dan sekitarnya.

Ke non-XL, tarifnya berlaku sebagai berikut:
Sementara telepon ke non XL secara nasional dikenakan tarif baru Rp 25/detik di 2 menit pertama dan Rp 0,1/detik di menit berikutnya hingga menit ke 4, kemudian berlaku kembali tarif Rp 25/detik di menit berikutnya hingga menit ke 6. Setelah menit ke 6 kembali berlaku tarif pertama dan kedua dengan selang waktu 2 menit.
Jadi, untuk jangka waktu yg sama, biayanya: (Rp 25 * 120) + (Rp 0,1 * 30) = Rp 3000 + 3 = Rp 3003. Setelah menit ke-empat, tarifnya kembali menjadi Rp 25/detik.

Bwah, membaca syarat untuk ngobrol dg non-XL, benar2 membuat kepalaku puyeng. Ada syarat 2-menitan untuk menikmati tarif murah, sebelum akhirnya pelanggan 'ditonjok' dg tarif yg cukup mahal!!!

Kesimpulan sementara: ngobrol dg non XL sebaiknya di bawah 4 menit!!

Pulsa SMS
Tarif khusus Rp 35/SMS ke sesama XL (untuk pengiriman SMS ke 11-25) hingga tanggal 30 April 2008.
Jika mengirim 50 sms, tarif biasa = Rp 350 * 50 = Rp 17500. Dengan tarif baru ini, mengirim 50 sms menjadi: (Rp 350 * 10) + (Rp 35 * 15) + (Rp 350 * 25) = Rp 3500 + Rp 525 + Rp 8750 = Rp 12775.

Kesimpulan: cukup murah, tapi terlalu njelimet!!

Kesimpulan total:
1. Tarif ngobrol ke sesama XL = malah menjadi mahal!
Semula, untuk bicara 2,5 menit: (Rp 10 * 120) + (Rp 1 * 30) = Rp 1230, kini menjadi Rp 1500. Lebih mahal Rp 270, alias ada kenaikan 21%

2. Tarif ngobrol ke non XL = murah untuk waktu di bawah 4 menit, tapi juga mahal setelahnya!
Semula, untuk bicara 2,5 menit: (Rp 25 * 120) + (Rp 10 * 30) = Rp 3300. Kini menjadi Rp 3003, hasil dari (Rp 25 * 120) + (Rp 0,1 * 30). Sekilas lebih murah. Tapi coba hitung untuk percakapan 5 menit.
Tarif lama: (Rp 25 * 120) + (Rp 10 * 180) = Rp 3000 + Rp 1800 = Rp 4800.
Tapi dg tarif baru: (Rp 25 * 120) + (Rp 0,1 * 120) + (Rp 25 * 60) = Rp 4512

Masih terlihat murah kan? Hitung untuk percakapan 8 menit!
Tarif lama: (Rp 25 * 120) + (Rp 10 * 360) = Rp 3000 + Rp 3600 = Rp 6600.
Tapi dg tarif baru: (Rp 25 * 120) + (Rp 0,1 * 120) + (Rp 25 * 240) = Rp 9012
Nah...ADA JEBAKAN BETMEN DI SINI!!!
Ada kenaikan tarif hingga 36%!!

Terus terang, untuk tarif bicara dg non XL, aku kerepotan menghitungnya. Yg jelas, dg menggunakan rumus berikut:
6 menit pertama (Rp 25 * 240) + (Rp 0,1 * 120) = Rp 6012
2 menit berikutnya (Rp 25 * 120) + (Rp 0,1 * 120) = Rp 3012

Kesimpulan:
1. MURAH DARI MANAAAAA? DARI HONGKOOONGGGG....KALEEEE!! no komen

2. KEBANYAKAN SYARAT, TERUTAMA UNTUK BICARA DG NON XL!!

Mungkin XL mesti ganti nama jadi PT EXCELCOMINDO BERSYARAT BANYAK!! wakakak...syarat2nya menyaingi operator 3 neeeh...wakakaaka...oh go on

3. Nampaknya mesti kembali banyak2 sms. Padahal sudah membiasakan diri menelpon daripada sms, gimana nich?

gravatar

PERTAMAX!!!

mungkin dah saatnya slogan "BEBAS" itu menjadi kepanjangan dari BErsyarat BAnyakS !!!

gravatar

Mas, mana bahasan tarif untuk pulau sulawesi?

Gw udah coba hitung sendiri n hasilnya :
Sesama XL: 17.00 - 22.59 Wita = Rp. 1.845/jam
23.00 - 16.59 Wita = Rp. 657/jam
Op.Lain+PSTN : 17.00 - 22.59 Wita = Rp. 2.245/jam
23.00 - 16.59 Wita = Rp. 807/jam

Dibandingkan PeDe :
Sesama : (60 x 25) + (3540 x 0,5) = Rp. 3.270/jam
Op. Lain : Lokal = 3600 x 25 = Rp. 90.000/jam
Interlokal = 3600 x 60 = Rp. 216.000/jam
PSTN : Lokal = 3600 x 15 = Rp. 54.000/jam
Interlokal = 3600 x 35 = Rp. 126.000/jam
Kyaknya pake PeDe kemahalan kalo nelpon ke operator lain.

Buat gw murah deh pake XL (klo emang tarifnya kyak gitu)
Mungkin tarif xl mahal kalo di luar pulau sulawesi.

Emang banyak syarat n ketentuan gak kayak slogannya, tapi alangkah baiknya "SEBELUM MEMBELI DI CEK DULU HARGA DAN KWALITASNYA" biar gak nyesel :)

gravatar

Pake esia. Sesama Esia udah murah (iya gak paling murah, tapi udah murah). Dan ke GSM 800 / menit (ok, fren ngasih lebih murah.. memang bukan paling murah, tapi udah murah). Esia (CDMA) udah paling cucok buat orang yang jarang keluar kota.

gravatar

halah... ribet, kebanyakan ngitung. pake seperlunya aja. titik.

gravatar

#devy: youi..youi.. :p

#ayumi: maaf, ketinggalan ngitung tarif buat sulawesi. trims buat bantuin ngitungnya :)

#reyman: ah, esia lebih jebot :p

#endhoot: setuju! :D

gravatar

coba postingnya ini kirim ke XL customer service. mereka musing juga gak ya? jangan2 malah 'njlimet' juga. hehe...

pengen denger apa komentar dari pihak XL terhadap tarif murah yang ternyata 'murah dari hongkong!' :D

good posting mas fahmi!! :-)

gravatar

Bisa-bisa perang tarif seluler bakal ngalahin perang dunia 2 nih...

gravatar

#eriek: sayangnya teman2 saya sudah tidak kerja di xl lagi :( thx :)

#ahmad: wah, perang dunia 2? beda jamannya :D :p

gravatar

koq cara ngitungnya begitu ya ?
kalo gak salah untuk sesama operator, XL sebelumnya menerapkan tarif Rp 9/detik untuk 3 menit pertama dan selanjutnya Rp 1/detik
jadi untuk menelepon selama 30 menit dibutuhkan biaya sebesar :
Rp.9 x 180 detik = Rp. 1620
Rp.1 x 1620 detik = Rp. 1620
total = Rp. 3240.

sekarang dg pola tarif baru (ambil contoh Jakarta)
Rp. 10 x 150 detik = Rp. 1500
Rp. 0,1 x 1650 detik = Rp. 165
total = Rp. 1665.

coba deh hitung lagi !

gravatar

wah ini bhasanya lengkap...q jg smpet ngerasa kalo xl nge-hoex

gravatar

untung gw tinggalnya di sulawesi,,
:P

gravatar

#borsalino: ah, coba baca lagi deh aturannya. kalo udah baca masih 'salah' hitung, berarti aturannya emang pusing kan? :p

#erween: hehehe..bukan hoex ya? cuma bikin pusing sajah :p

#wawan: huh..!! menyebalkan!! :p

gravatar

pusing ah... mending gak usah pake telepon ajah.

gravatar

ngga jaman lagi smsan .. telpon2an ..


Mendingan ONLINE ! VIA GPRS PAKE M3 !

PAKE MORANGE . Bisa didapet disini :

www.morange.com

join, dan install di hp lo. gw ngobrol seharian ama temen gw cuma 500 !

gw online diem aja sepanjang malem cuma 50 perak !

guys ini zaman technology ! gunain technology lah !

SYARAT : PAKE m3 ! yang tarif gprsnya paling murah yaitu Rp.1/kb !

nb : yang berbaik hati, kalo pas join morange, tulis 'invited by:' nya isi Benazio yah . makasii !

gravatar

Sebenarnya ribet ngitungnya tu lebih baik loh... Pernah ngitung tarif telpon fixed telkom gak ? bukan ribet lagi loh, malah uda masuk "imposible"

gravatar

#neneng ceriwis: daripada ribet ngitung, nelpon aja deh!

#benazio: halah...ini im3 kok iklan di sini! *jitak benazio*

#hengky: ah, kalo telkom sih udah lama ga masuk akal :D

gravatar

waduh ngitung aja kok males sih. tarifnya bersaing dan relatif murah dibanding operator lain. sepertinya xl menerapkan sistem perhitungan berdasarkan lokasi/daerah. canggih euy!

gravatar

Saya paling malas pakai XL karena banayk tipu nya. Bagusan pakai Simpati aja.

gravatar

halahhh iya nich...xl kebanyakan syarat....jd inget pas xl rp.1/detik dulu.di iklan gembar-gembor tp gak dikasi tau awalnya berlakunya cuma setelah menit ke 2.apa gak nipu tuch namaya???klo di spanduk tulisan nya kecillllllll bngt yg memberitahukan setelah menit ke2 nya...dasar xl...
sekarang mo nipu2 perhitungan pulsa ke operator berbeda...
halahhhh...

gravatar

Tapi Simpati nelpon ke non-simpati rada rada berat tuh...
Tarif yang di pake se keren jg, ga kebanyakan syarat kek se XL ampe2 beda tmpt beda syarat --" ampe ada jam siboek segala (-_-")

gravatar

#z99z88: bukan malas, tapi terlalu ribet :p

#Herry: tiap orang punya keinginan masing2

#Yudha: iya..betul :p

#Norland: betul, itu juga bikin ribet :D

gravatar

ada balasan dari Telkomsel.
coba lihat jawaban mereka di sini:
http://pribadi.wordpress.com/2008/02/11/iklan-tetangga-sebelah-dari-telkomsel/

gravatar

Nggak mungkin semua daerah sama tarifnya.. Jangan cuma liat tarif Jakarta lebih mahal trus karena lo tinggal di Jakarta jadi kita marah2 sama operator.. coba liat apakah di sana semapan di sini?? dan apakah jumlah pengguna XL di daerah lebih banyak dr di Jakarta? Jangan melihat hanya dari satu sisi..

Dan masalah murah2an.. nggak ada yang murah.. adanya yang paling murah.. kalo mau murah jangan tinggal di indo.. haha..

dan xl juga dah nurunin tarifnya kan?? jadi 0,000000...1/detik.. jadi ngomong sepuasnya cuma 600-1200-1800 ampe jontor2 dah tu bibir.. haha.. tetep cinta XL!