Melihat iklan Pertamina di sebuah surat kabar, seperti pada gambar di bawah ini, membuatku bertanya-tanya. Mereka ditempatkan di mana ya? Kalo kenes2 dan genit2 kaya gitu, apa para pemilik kendaraan tidak 'berubah pikiran'? Yang semula hendak mengisi bahan bakar, malah ngegodain mbak2 ini?? hahah..

Tapi memang, Pertamina sangat gencar mengampanyekan dan mempublikasikan (baca: mengiklankan) metode senyum dan pas ini. Penyebabnya apa lagi jika bukan persaingan, karena Petronas dan Shell sudah membuka layanan stasiun bahan bakar (dan nampaknya lebih diminati karena layanan plusnya).

Free Image Hosting at www.ImageShack.usHanya saja kenyataannya, iklan Pertamina di samping ini hanya iklan semata. Sejauh ini, di Jakarta, aku belum pernah temukan penjaga stasiun bahan bakar milik Pertamina seperti yg terlihat pada iklan.

Malahan aku melihat, para petugas yg senyum dan takaran saja masih jarang ditemukan. Kasus paling mudah adalah spbu Suryo, yg pernah aku tulis di sini. Hingga kini, aku masih melihat para petugasnya yaaa..begitu2 saja. Dia lagi...dia lagi...dan terus terang, aku masih meragukan ke-pas-an takaran di spbu Suryo.

Jadi, gimana nich Pertamina? Iklannya beneran cuma iklan nich? Ah, payah kalo gitu sih...hehehe..