7/30/2007

Di artikel ini, aku hendak mengupas banyak tentang Adang dan Foke, setelah sebelumnya aku pernah menulis juga tentang Adang-Foke (pra kampanye). Subyektifitas jelas tidak akan bisa dihindarkan, namun jika memang ada yg tidak setuju, silakan berkomentar dg baik atau jika perlu buat tulisan yg 'menjawab' ketidakpuasan artikel ini.

FAUZI BOWO
Seperti yg pernah aku tulis beberapa waktu lalu, slogan2 yg digunakan oleh Foke cenderung KLISE dan (menurutku) 'memaksa' orang untuk mengakui dirinya ahli. Dari Kompas edisi cetak, aku dapatkan beberapa slogan yg dipakai Foke:
- Jakarta mau maju? Serahkan pada ahlinya
- Fauzi Bowo, busway, subway, monorail, bebas macet. New comer kagak deh...
- Apapun suku dan agamanya, Fauzi Bowo & Prijanto pilihannya
- Beli Janur di Pasar Manggis. Pilih gubernur yg berkumis
- Pergi ke Purwakarta, pulang bawa sawo. Orang Jakarta pasti pilih Fauzi Bowo-Prijanto

Sementara di media lain, seperti televisi dan koran, aku sempat temukan juga iklan2 Foke:
- Membawa keluarga si Doel dg tema kampanye untuk Betawi
- Ketua2 partai politik membawakan jargon2 klise "Bla bla bla untuk keragaman bla bla bla"

Dan hasil berburu dg Wify, memotret spanduk2 Foke yg 'mengeroyok' spanduk Adang, seperti yg aku dapatkan di belakang gedung DPRD DKI (karena aku tidak dapatkan 1 pun spanduk Adang), ya ya ya...mual bener deh melihat slogan2 kosong seperti itu. Suatu pemaksaan!!

Bahkan, jika menilik kampanye Foke yg menyatakan dirinya orang Betawi 'asli' dan bla bla bla lainnya, sebenarnya ada kontradiksi. Pertama, mana ada orang Betawi 'asli' namanya BOWO. Jika kita telusuri kehidupan Fauzi Bowo, jelas lah...dirinya tidak 'asli' Betawi. Apalagi nama Prijanto, jelas2 itu nama dari Jawa.

Padahal di tiap iklan (terutama di tv) seringkali ada 'celetukan' yg menyatakan,"Pilih gubernur yg betawi, yg lain bukan betawi asli" (atau sejenisnya). Dengan kata lain, isu ras dan suku (Betawi) dijadikan komoditas politik oleh Foke. Namun di sisi lain, iklan2nya masalah keragaman (Apapun suku dan agamanya, Fauzi Bowo & Prijanto pilihannya) yg ditonjolkan.

Keluarga si Doel, yg menurutku bukanlah representasi (perwakilan) suku Betawi, dijadikan corong Foke untuk meneriakkan dan menggembar-gemborkan suku Betawi. Sah-sah saja memang, hanya saja jika menilik ke belakang, tentang rencana Rano Karno untuk menjadi cawagub namun akhirnya menjadi perpanjangan tangan Foke, aku melihat ada deal2 yg *uhuk...* 'mencurigakan' dan cenderung tidak sehat. Hal ini diperkuat berita dari sini...sebuah artikel yg mengejutkan dan (semakin) menyadarkan kita akan 'kuatnya' pengaruh uang.

GA KONSISTEN!!! BELUM JADI GUBERNUR, SUDAH GA KONSISTEN...!!halah

Selain itu, beberapa waktu lalu aku pernah blog walking, dan menemukan sebuah tulisan yg menarik (sorry, aku lupa url-nya) yg mengomentari tata busana Foke dan pasangannya. Di sana dituliskan, FokPri mengenakan baju NINGRAT karena modelnya yg hitam-hitam bla bla bla.

NINGRAT MANA BISA MERAKYAT? Menurutku, adalah suatu kepalsuan dan kebohongan besar jika orang ningrat/bangsawan mengaku bisa mendalami, memahami, dan menyelami perasaan rakyat kecil. Jangan lupa, tahun 1999 lalu ada partai yg mengaku peduli wong cilik, yg kenyataannya setelah memerintah, yaa...begitulah...jauh dari harapan para wong cilik.siyul2

Terakhir ttg Foke, slogan "Fauzi Bowo, busway, subway, monorail, bebas macet. New comer kagak deh..." benar2 menggelikan...bagaimana tidak, memangnya membangun subway dan monorail bisa jadi dalam 1-2 tahun? Lha wong urusan monorail saja sekarang masih ga jelas, karena hingga 2 tahun terakhir ini, hanya tiang2nya saja yg selalu aku temui sepanjang jl Kuningan.

JADI, APA MASIH MAU PUNYA GUBERNUR YG (NGAKU) AHLI TAPI .... ah, sudahlah...lihat sendiri dah hasil2 yg dicapai selama dia memerintah dan 'mengurus' DKI.

ADANG DARADJATUN
Slogan yg diangkat oleh Adang sebenarnya bisa dibilang klise juga, tapi aku sih melihat ada VISI ke depan yg ditawarkan dan dijanjikan (untuk diwujudkan) oleh Adan.

Berikut slogan kampanye Adang:
- Pemimpin Tegas, Jujur, dan Merakyat. Ayo Benahi Jakarta
- Ayo Benahi Jakarta Menuju Jakarta MAS (Modern, Aman, Sejahtera)
- Banyak partai = banyak kepentingan = banyak tagihan...ooh seraam
- Hasrat Kuasa Nan Membara, Birokrat pun Dibawa-bawa

Dari sekian slogan di atas yg aku tulis, ada beberapa catatan yg membuatku menilai Adang lebih punya visi:
- Ayo benahi Jakarta.
Sebuah ajakan Adang kepada warga DKI untuk ikut bersama membangun dan membenahi Jakarta. Aku melihat hal ini sebagai sebuah kewajaran, karena Adang sudah menilai dirinya dan Dani (cawagub) tidak akan bisa membereskan semua masalah di Jakarta, tanpa bantuan dari masyarakat. Sebuah 'joke' dan 'sindiran' sempat dilontarkan. "Ah, ntar kalo berhasil, jasa rakyat ga dianggap..."bla bla bla. Aku hanya tertawa saja mendengar lontaran seperti itu. Lha sekarang, kondisi Jakarta yg amburadul sekarang ngakunya diurus oleh yg ahli. Bagaimana donk?? Hahah..ngakak

- MAS = Modern, Aman, Sejahtera.
Sebuah visi yg ditawarkan oleh Adang Dani. Sebuah rencana futuristik yg (menurutku) bisa dicapai dg bantuan rakyat, tentu saja. Konsep modern yg diharapkan tentu saja bukan sekedar canggihnya infrastruktur dan pembangunan, namun juga dalam pengelolaan dan penataan. Aman harus dirasakan oleh semua pihak, rakyat kecil (untuk beraktivitas) maupun pihak asing (untuk investasi). Kesejahteraan juga harus (lebih) merata dan dirasakan orang banyak, tidak seperti sekarang yg cenderung disikat habis2an oleh segelintir pihak.

Adapun jika Adang-Dani mengangkat isu/sentimen ke-Betawi-an, adalah suatu kewajaran jika mengingat latar belakang kehidupan Dani yg memang sejak turun temurun lahir di Jakarta.

Untuk 'menandingi' keluarga si Doel, keluarga Bajuri maju dg SUKARELA menjadi 'kompor' bagi Adang-Dani untuk menarik perhatian para Betawi-ers.

Melihat keluarga Bajuri yg LEBIH MERAKYAT dan DEKAT DENGAN KEHIDUPAN WARGA JAKARTA sehari-hari, sebenarnya kita (jika memang berpikir dg baik) sudah menunjukkan keberpihakan Adang-Dani terhadap rakyat kecil (dan semoga ini kian berlanjut apabila mereka menjadi orang penting DKI nanti).

Tata busana Adang-Dani dalam kampanye pun menunjukkan KESEDERHANAAN DAN KESAHAJAAN, karena 'hanya' berbaju koko, peci, dan sarung diselempangkan. Jika ingat dengan cerita-cerita tentang Pitung, kita akan disajikan sosok pendekar yg berpakaian 'biasa', bukan baju dari golongan ningrat.

Dari sekian spanduk kampanye Adang-Dani, aku terkagum-kagum dengan spanduk yg menampilkan Adang sedang mempertemukan jari2nya seraya tersenyum (lihat gambar kiri). Suatu sikap dan penggambaran sosok yg menyejukkan, karena seorang pemimpin hendaklah banyak senyum...tentu saja bukan senyum pahit atau getir karena disindir atau kerjaannya tidak beres, tapi senyum untuk menenangkan dan membuat rakyat percaya akan kemampuannya.

catatan tambahan: hasil diskusiku dg Dodi, kami berdua mempunyai pemikiran, tim kampanye Adang mesti lebih rajin menyambangi kantung2 suara yg diprediksikan milik Foke, untuk meraih simpati dan tambahan suara.

Well...meskipun aku tidak bisa memilih di pilkada tgl 8 Agustus nanti, aku akan berusaha berpartisipasi dan mendukung Adang melalui tulisan2 di blog ini. Bias ya? Ya ya ya...nuansa dan kondisi berpolitik (yg baik) juga merupakan salah satu bagian alur kehidupanku. Tidak ada salahnya aku berbagi dan belajar berpolitik dengan baik.

Di bagian akhir, aku tampilkan foto2 hasil berburuku dan Wify. Memang, tidak semua tempat bisa aku foto, meski di akhir pekan. Di kesempatan lain, jika masih ada, aku akan tambahkan lagi semaraknya kampanye Gubernur DKI 2007.

Posted on Monday, July 30, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

Karena aku hendak berlibur dulu selama beberapa hari, aku sediakan beberapa games untuk pengunjung blog ini. Semoga terhibur selama blog ini libur. Oya, jika ada masalah, silakan kontak aku ya, via ym ataupun email.

- Noah Arks
- 7 Seas
- Saint & Sinners Bowling

Posted on Monday, July 30, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

7/27/2007

Usai melihat iklan ini, aku berjanji berhenti minum produk2nya.

Posted on Friday, July 27, 2007 by M Fahmi Aulia

8 comments

Tuhan mencintai siapa yang merendah dalam kehidupan pribadinya!

TV Fox (AS) menanyakan pada Presiden Iran Ahmedi Najad; "Saat anda melihat di cermin setiap pagi, apa yang anda katakan pada diri anda?"

Jawabnya: "Saya melihat orang di cermin itu dan mengatakan padanya:"Ingat, kau tak lebih dari seorang pelayan, hari di depanmu penuh dengan tanggung jawab yang berat, yaitu melayani bangsa Iran."

Berikut adalah bagaimana penyiar menggambarkan dirinya.

Ahmedi Najad, adalah presiden Iran yang membuat orang ternganga, karena pada saat pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh karpet Iran Istana yang sangat tinggi nilai maupun harganya itu kepada masjid2 di Teheran dan menggantikannya dengan karpet biasa yang mudah dibersihkan.

Ia mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat impresive.

Di banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar rumah dan kantor kepresidenannya.

Di bawah kepemimpinannya, saat ia meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2 darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.

Langkah pertamanya adalah ia mengumumkan kekayaan dan propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas hanya senilai US$ 250. Sebagai tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah yang dimilikinya seorang presiden dari negara yang penting baik secara strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.

Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.

Satu hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas yg selalu dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk presiden.

Hal lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang biasa dengan kelas ekonomi.

Ia kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info tentang kegiatan dan efisiensi yang sdh dilakukan, dan ia memotong protokoler istana sehingga menteri2 nya dapat masuk langsung ke ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2 seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya.

Saat harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut.

Apakah perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?

Lihat foto2 berikut yang menegaskan penjelasan di atas.

Presiden Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipulikasikan oleh media masa di seluruh dunia, termasuk amerika.

Sepanjang sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka

Foto berikutnya memperlihatkan ruang makan di mana presiden sedang menikmati makanannya.







Foto-foto lainnya:

Posted on Friday, July 27, 2007 by M Fahmi Aulia

11 comments

7/26/2007

Kedua tokoh ini adalah orang2 yang berperan menjadi wakil presiden, masing2 di News Dot Com dan Republik BBM (Benar-Benar Mabok), sementara presidennya adalah Si Butet Yogya dan (rahimahullah) Taufik Savalas.

Menilik dari penampilan (akting) kedua tokoh ini, terus terang, aku lebih suka akting dan tutur Ucup Kelik. Ada beberapa alasan sebenarnya, tapi dari sekian banyak alasan, aku rangkum menjadi:
1. Pernyataan dan celetukan UK lebih banyak dan lebih cerdas di bandingkan Jarwo.
2. UK tidak se-ngeres JK, tapi sekali UK ngeres, wahh..kacoooowww...
3. Bahasa tubuh UK juga lebih cocok dan tepat, tapi sayangnya terlalu tinggi, hihihih...cekikikan

Hanya saja, UK terlalu banyak main plesetan, sehingga kadang bikin garing.

Kini UK mulai lebih sering muncul di News Dot Com, sebagai seorang tokoh yg pernah tersingkir dari kepresidenan, tapi ingin come back.

Ya ya ya...bagaimanapun menariknya News Dot Com, aku kok lebih suka Republik BBM ya? Anda sendiri lebih suka Republik BBM atau News Dot Com?

Posted on Thursday, July 26, 2007 by M Fahmi Aulia

7 comments

Selamat atas keberhasilannya meraih emas untuk yg kali pertama. Beritanya di sini.

Posted on Thursday, July 26, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments

Mungkin anda-anda semua masih ingat dengan Steve Irwin. Yak...SI adalah seorang 'pahlawan' di dunia binatang, yg tewas mengenaskan saat membuat film dokumenter tentang ikan pari beberapa waktu yang lalu (silakan click ini untuk membaca artikelnya).

Nah, SI ini telah mempunyai seorang anak perempuan, bernama Bindi. Seakan tidak mau kalah dengan bapaknya, Bindi pun mewarisi kemampuan untuk bergaul dengan binatang2 buas, seperti ular, laba2 berbisa, dan binatang lainnya. Suatu kemampuan yg jarang dimiliki oleh anak2 seusianya.

Kemampuan ini, jelas diwariskan oleh kedua orangtuanya, Steve Irwin dan Terri Irwin, yang notabene memang pecinta binatang (baik binatang buas/liar ataupun binatang jinak). Kecintaan SI dan TI terhadap binatang memang begitu besar, hingga mereka tidak sungkan dan tak segan untuk mengajak anak semata wayang pertama mereka (thx buat Anonym untuk ralatnya), Bindi, untuk ikut serta meliput dalam satu kegiatan.

Usai kematian ayahnya, Bindi dan ibunya sempat shock, terutama karena mereka tidak menyangka bahwa ayah dan suami mereka akan tewas oleh 'hal kecil'. Namun mereka berdua tidak lama tenggelam dalam kesedihan ini. Dengan saling menguatkan satu dg yang lain, mereka berdua bangkit dan berusaha menapak kehidupan di masa depan.

Sebagai bukti nyata bahwa mereka berusaha untuk bangkit, Bindi telah membuat program, berjudul, Bindi, The Jungle Girl. Program acara ini memadukan 'warisan' Steve, yakni memperkenalkan dunia binatang, serta visi Bindi (dan ibunya), yakni untuk 'menularkan' keberanian mereka (terutama anak-anak sebayanya) agar mereka tidak terlalu takut lagi terhadap binatang2 buas.

Jika aku lihat, acara itu mempunyai 3 kebaikan:
1. Memperkenalkan dunia binatang kepada anak2 kecil.
2. Menularkan keberanian anak2 kecil untuk berinteraksi dengan hewan2 buas/liar.
3. Mengajarkan kepada anak kecil UNTUK MENGAMBIL LANGKAH YG TEPAT apabila terjadi situasi yg tidak menguntungkan, pada saat terjadi interaksi dengan hewan liar.

Untuk no1 dan 2, kita sudah ketahui bersama kan?? (aku ambil asumsi gampangnya aza deh, xixixi..). Nah, untuk yg no 3, sebenarnya sangat penting. Sebagai contoh, program Bindi mengajarkan bagaiman langkah2 yg mesti diambil jika ada ular yg menggigit. Mungkin mayoritas kita sudah tahu, langkah 'termudah' yg pernah diajarkan adalah dengan mengikat (erat2) daerah sekitar gigitan, dengan tujuan mencegah peredaran bisa/racun ke daerah jantung. Namun, tahukah bahwa menyiram bekas gigitan ular berbisar dengan teh (kental, jika bisa) juga merupakan salah satu langkah pencegahan yg cukup efektif? Yakin tidak semua anda tahu hal ini kan?nyengir

Kita sendiri sebenarnya sudah punya juga pahlawan dunia binatang, yakni Panji. Namun, Panji, menurutku, masih terjebak dg 'melihat' dan memperkenalkan binatang buas saja, belum ke arah tips/trik 'bergaul' dg binatang buas.

Arrgghh...jadi pengen langganan tv kabel, nonton National Geographic dan Animal Planet sepuasnya, hehehe...cekikikan

Posted on Thursday, July 26, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

7/24/2007

Ledis en jentelmen, bekudis tempel semen, sesuai peraturan penerbangan,jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey,baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek.

Biar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci biar gak gampang lepas,ngencengin, dan ngelepasinnya.

Baju ngapung ada di bawah kursi yang yey dudukin, jangan dipake kecualinanti mas kapiten ngajak berenang bareng. eit jangan lupa, itu barang jangan yey pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon. yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih...

Cara make'nya, itu baju dikalungin di leher yey, ati ati kekencengan tar gak bisa napas. makanya kudu ati-ati deh yah.

Biar bisa ngapung, yey tarik itu pencetan warna merah delima, atau yey tiup itu pipa nya. kalo nanti keluar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat. aihh.. ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr.. gimana sih nih..

Eh, asal yey semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan,ada dua di belakang, dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah. jadi keluarnya jangan rebutan ya.

Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala yey, tarik aje dah trus napas kayak biasa. kalo ada anak kecil, yey yey yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru yey pake sendiri.

Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan yey duduk, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah..

Endang sukamti cintya lamusu, terimakasi God blesss yuuu... mariii..

Posted on Tuesday, July 24, 2007 by M Fahmi Aulia

2 comments

7/23/2007

Beberapa waktu belakangan ini, kita sering mendengar berita tentang adanya demo antara pemilik kendaraan plat kuning (angkutan umum) dengan plat hitam (preman/pribadi). Demo ini terjadi tidak saja di Jakarta, tapi juga melanda daerah2 lain di Indonesia (Batam dan Sleman).

Dari pengamatan dan pengalaman yang pernah aku lakukan dan alami, sebenarnya angkutan plat hitam dibutuhkan, terutama untuk beberapa trayek tertentu yang lokasinya memang jauh sekali dari jalur angkutan umum. Sebagai contoh, di Bandung ada angkot plat hitam, jurusan Alun-alun - Cicaheum. Sebenarnya ada bus Cibiru-Cibeureum, yang lewat Alun-alun, tapi untuk dari Alun-alun menuju Cicaheum, memang tidak banyak angkot yg langsung menuju Cicaheum (dari Alun-alun).

Salah satu keunggulan plat hitam adalah KECEPATAN dan KEMUDAHAN. Maksudnya, biasanya mesti butuh 2-3 kali naik angkot untuk berangkat dari Alun-alun mencapai Cicaheum. Jika biaya 1x naik Rp2000, maka dibutuhkan Rp6000 untuk mencapai Cicaheum, belum lagi rutenya mesti berputar-putar. Benar2 menjengkelkan lho...apalagi Bandung kian panas.phew!

Sementara dengan plat hitam, cukup dg Rp5000, tinggal duduk dan cukup cepat sampai di Cicaheum, karena semua penumpang mempunyai tujuan yang sama, Cicaheum, sebagai tujuan akhir.

Sedangkan untuk di Jakarta, yg pernah aku bandingkan adalah angkutan dari Jakarta ke Bekasi. Aku pernah gunakan busway feeder, sayang lupa namanya, yg membawaku berangkat dari Jakarta ke Bekasi selama 1.5jam (lebih kurang) dengan biaya Rp7000. Cukup mumpuni, karena ada ac dan tempat duduk yg nyaman. Sementara jika dg plat hitam, jika aku tidak salah informasi, biayanya Rp5000, tapi yaaa...seperti ikan sarden, penuh..mirip angkotcekikikan

Oya, benang merahnya adalah para sopir plat kuning tidak menginginkan adanya plat hitam yg lewat rutenya, juga tidak menyetujui adanya penambahan jumlah armada, karena mereka beralasan hal tersebut akan mengurangi pendapatan mereka.

Nah, yang jadi masalah sekarang adalah LAYANAN TRANSPORTASINYA.
1. Apakah memang perlu dibuka rute baru? Terutama karena penggunaan PLAT HITAM untuk angkutan umum JELAS DILARANG. Dengan kata lain, Dephub bisa mengakomodir keinginan para pemilik plat hitam yg ingin disahkan/beroperasi secara sah.
2. Jika memang dibutuhkan rute baru, hendaknya Dephub perlu mempertimbangkan juga agar tidak terjadi penumpukan rute. Akibatnya bisa demo besar2an seperti berita2 di atas.

So, bagaimana solusinya? Eh, itu sih bukan urusanku...hihihih...yg penting aku sudah memberitahu permasalahan dan benang merahnya. Kalo solusinya, yaaa...mesti para pejabat Dephub yg kerja donk. Apa gunanya mereka digaji dari pajak masyarakat kalo tidak bisa membawa kebaikan.siyul2

Oya, permasalahan ini juga menjadi PR bagi calon gubernur yg mulai 'bertarung' sekarang.

*kredit buat Markum, untuk foto angkotnya*

Posted on Monday, July 23, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments

Karena hanya bisa meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Selengkapnya di sini.
Artikel TOFI lainnya di sini.

Posted on Monday, July 23, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

7/22/2007

Hari ini, 22 Juli 2007, 'genderang perang' itu sudah ditabuh!! Yak...resmi sudah pertarungan Adang-Dani vs Fauzi-Prijanto dimulai. Selama 2 minggu ke depan, kedua pasangan (dan pendukungnya) akan mulai berkampanye secara terbuka di seluruh pelosok DKI Jakarta.

Saat siang tadi jalan2 (bareng Wify), aku perhatikan, banyak sekali umbul2 dan poster2 terpasang di sepanjang jalan. Dan benar2...Adang-Dani dikeroyok habis2an, karena F-P didukung 20 partai. Banyak sekali umbul2 dari partai pendukung F-P yg, uhuk, membuatku merasa mual, karena jargonnya benar2...ah, begitulah, terlalu klise.siyul2

"Keberagaman adalah fitrah", "Keberagaman adalah amanat", Keberagaman bla bla bla...aih, so kliseee...kaya orang paduan suara, koor..kompak satu suara yg benar2 menjijikkan.mual2

Sayangnya ga sempat foto2, kamera digitalnya ketinggalan. Tapi kalo sempat, ntar aku usahakan dapatkan foto2 poster2 umbul2 dari para kontestan.

Ya ya ya...mari kita lihat 'dagelan' selama 2 minggu ini. Mudah2an cukup lucu dan...ah, sudahlah.ah..begitulah...

Posted on Sunday, July 22, 2007 by M Fahmi Aulia

3 comments

Nasib guru di Indonesia masih sangat memprihatinkan. Mulai dari masalah honor yang tidak diterima berbulan-bulan (bahkan tahunan), status kepegawaian yang tidak berubah (mengabdi 20 tahun namun statusnya masih honorer), sulitnya mengurus kenaikan pangkat, hingga jatah beras yang tidak memadai, adalah sebagian kecil dari peristiwa yang dialami mayoritas guru2 di Indonesia.

Kali ini, sebuah peristiwa yg super absurd kembali terjadi di Indonesia. Sebanyak 27 orang guru dipecat dan mendapat sanksi (dengan tingkat yg bervariasi). Penyebabnya adalah MEREKA MENEGAKKAN KEBENARAN, DENGAN MELAPORKAN PIHAK SEKOLAH YG MELAKUKAN KECURANGAN PADA SAAT UJIAN NASIONAL.

Kecurangan yg dilakukan oleh pihak sekolah sangat bermacam-macam, mulai dari membocorkan jawaban, memberitahukan jawaban. Namun, intinya jelas, pihak sekolah tersebut MELAKUKAN TINDAKAN BODOH DAN TIDAK MASUK AKAL sebagai seorang pengajar.

Sebelumnya, para guru ini sudah melaporkan tindakan pihak sekolah ke Depdiknas. Namun, alih2 Depdiknas menindak para pemilik sekolah (yg kebetulan swasta), justru para guru ini yang mendapat 'kejutan' dengan tindakan pemecatan dan pemberian sanksi. Disebut kejutan karena para guru ini sebelumnya TIDAK PERNAH diberitahu oleh pihak sekolah.

Nampaknya hati nurani dan akal sehat kian mengalami penurunan (degradasi) di negara ini. Bahkan melanda guru (yg pro pihak sekolah), dengan memberikan jawaban Ujian Nasional, demi mempertahankan gengsi sekolah (ingin selalu dijadikan sekolah favorit).

Kini, masih adakah pembela keadilan bagi para guru ini?entahlah

Posted on Sunday, July 22, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments

7/20/2007

Aku dapat dari teman kantor, e-book Harry Potter 7. Asli ga? Wah, kalo urusan asli atau tidak, aku tidak tahu persis. Tapi, yaaa...mungkin ada gunanya bagi para fans Harry Potter.

Silakan diunduh di sini. Kalo yg ini, KATANYA sih yang asli (10 days only from July26,2007.sorry). Passwordnya "http://mfahmia2705.blogspot.com/" (tanpa quote).

Posted on Friday, July 20, 2007 by M Fahmi Aulia

10 comments

Coba anda perhatikan gambar di sebelah kiri ini. Apa anda merasa ada keanehan yg bisa anda rasakan? Eh, tidak ada? Coba anda perhatikan lagi dg seksama...tidak perlu terburu-buru.

Sudah ketemu 'keanehannya'? Ah, masih belum ketemu juga. Bukan...bukan alamat blog ini yang menjadi keanehan, itu sih lumrah...tanda narsis, hihihi..cekikikan

Ok, untuk singkatnya, keanehan yg aku maksud adalah JUDUL/HEADLINE DARI KORAN INI!

Di sana dituliskan,"Korban Mutilasi Hidup Lagi". Judulnya memang BOMBASTIS sekali, tapi JELAS2 SALAH!!!

Lho, kok salah? Jelas sekali bahwa judul itu salah...karena itu berarti, korban mutilasi (yg semula mati) kini hidup lagi. Dengan demikian, jika merunut dari judul tersebut, apabila kita bongkar makam yang diduga 'Asep Ridwan', maka jenazah akan hilang karena (berdasar judul itu) ternyata si korban hidup lagi!

Arrghh..ternyata koran2 (media pada umumnya) seringkali terjebak antara judul dengan bahasa. Maksudnya, para redaksi seringkali menuliskan judul (headline) yg begitu bombastis, tidak hanya membuat orang penasaran namun akhirnya menjadi kecewa, karena adanya 'ketidakcocokan' antara judul dengan isi berita.

Ya ya ya...oplah (tiras) selalu dijadikan alasan untuk aksi 'pembohongan' publik seperti ini. Herannya, tindakan seperti ini tidak melulu dilakukan oleh media 'kampungan' seperti L*biiiip* kemudian P*biiiip* namun juga kadang dilakukan juga oleh media2 yg 'lahir' duluan dan notabene cukup besar (tidak perlu disebut ya? sudah tahu sendiri kan media2 yg aku maksud?cekikikan)

Ayo...ayo...wartawan2nya mesti ditrening lagi...juga temenku yg wartawan itu...kelayapan dan ngejunk mulu kerjanya...*toleh kiri kanan, nunggu sang wartawan berkomentar*

Posted on Friday, July 20, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments

7/18/2007

Hahaha...kenaikan tarif busway ini sudah pernah kuprediksi sebelumnya. Saat itu, aku sudah tuliskan bahwa kelaikan layanan busway kian berkurang dari sebelumnya. Terutama karena makin lamanya rentang waktu tiap armada busway, sebagai dampak masih sedikitnya jumlah armada busway.

Sedikitnya armada busway, kian banyaknya warga masyarakat yg memakai busway (namun di beberapa koridor, pengguna busway kian berkurang) merupakan sekian faktor dari banyak faktor yg menyebabkan turunnya kualitas layanan busway.sedih Namun yg menjadi faktor 'penentu' naiknya tarif busway, menurutku, adalah dikuranginya subsidi bagi busway.

Masalah subsidi, menurutku adalah masalah klasik. Mengapa klasik, mengapa bukan jazz atau disko atau rock? Kalo bertanya seperti itu, mungkin Luthfi bisa menjawab.nyengir Disebut klasik karena dicabutnya subsidi selalu dijadikan 'kambing hitam' (alasan) bagi pemerintah atau pejabat terkait untuk menaikkan tarif angkutan (dan tarif2 lainnya). Disebut klasik juga, karena saat subsidi dicabut, layanan yg diterima oleh masyarakat belum cukup memuaskan. Walhasil ketika tarif dinaikkan (dg alasan subsidi dicabut), masyarakat jelas protes, karena servis belum memuaskan kok sudah main naikkan tarif seenaknya.

Tapi, bukan pemerintah Indonesia jika mereka peduli dg layanan dan keluhan masyarakat. Bagi mereka, POKOKNYA™ tarif naik karena subsidi akan dicabut. Susah memang punya pemerintah seperti ini...bukan lagi kepala batu dan telinga panci, tapi yaaa...cuma perut dan urusan sendiri yg dipikir.d'oh

Adapun jika kenaikan tarif tidak (bakal) ditunda lagi, maka aku memberikan beberapa solusi alternatif. Mudah2an berguna...
1. Untuk tiket terusan (langganan) tetap digunakan tarif yg lama (Rp 2000 jika tidak salah).
2. Tarif baru jangan lebih dari Rp 5000. Menurutku, Rp 5000 merupakan angka psikologis yg 'win-win' solution, karena pembeli tiket dan petugas tiket tidak perlu repot lagi menyiapkan uang kecil/uang kembalian.
3. Idealnya tarif baru, menurutku, Rp 4000. Tidak ada itung2an yg pasti dariku mengenai angka 4000 ini, tapi jika melihat tarif bus 86 atau 102 (dari Depok nun di sana ke tengah kota) yg 'hanya' Rp 5000, maka aku rasa angka 4000 cukup memadai bagi pemakai busway.

Segini dulu unek2 mengenai busway...sekarang kerja dulu, hihihi...cekikikan

Posted on Wednesday, July 18, 2007 by M Fahmi Aulia

4 comments

7/17/2007

*sebelumnya, aku sudah muat artikel shortcut untuk Windows. Nah, kini shortcut untuk Coreldraw*

Break Apart ===> Ctrl+K
Combine ===> Ctrl+L
Contour ===> Ctrl+F9
Copy ===> Ctrl+C
Copy ===> Ctrl+Insert
Duplicate ===> Ctrl+D
Ellipse ===> F7
Envelope ===> Ctrl+F7
Export... ===> Ctrl+E

Find Text... ===> Alt+F3
Format Text... ===> Ctrl+T
Freehand ===> F5
Full-Screen Preview ===> F9
Graph Paper ===> D
Group ===> Ctrl+G
Import... ===> Ctrl+I
Lens ===> Alt+F3
New ===> Ctrl+N
Open... ===> Ctrl+O
Options... ===> Ctrl+J

Paste ===> Ctrl+V
Paste ===> Shift+Insert
Polygon ===> Y
Position ===> Alt+F7
Print... ===> Ctrl+P
Rectangle ===> F6
Repeat ===> Ctrl+R
Rotate ===> Alt+F8
Save... ===> Ctrl+S
Scale ===> Alt+F9
Spell Check... ===> Ctrl+F12
Spiral ===> A

Text ===> F8
Undo ===> Ctrl+Z
Undo ===> Alt+Backspace
Ungroup ===> Ctrl+U
Visual Basic Editor... ===> Alt+F11
What's This? ===> Shift+F1

Align Bottom ===> B
Align Centers Horizontally ===> E
Align Centers Vertically ===> C
Align Left ===> L
Align Right ===> R
Align To Baseline ===> Alt+F12
Align Top ===> T
All Small Capitals ===> Ctrl+Shift+K
Artistic Media ===> I

Back ===> Ctrl+PgDn
Bold ===> Ctrl+B
Brightness/Contrast/Intensity... ===> Ctrl+B
Bring up Property Bar ===> Ctrl+Return
Bullet ===> Ctrl+M

Change Case... ===> Shift+F3
Center ===> Ctrl+E
Center to Page ===> P
Color Balance... ===> Ctrl+Shift+B
Color ===> Shift+F12
Color ===> Shift+F11
Convert ===> Ctrl+F8
Convert To Curves ===> Ctrl+Q
Convert Outline To Object ===> Ctrl+Shift+Q
Cut ===> Ctrl+X
Cut ===> Shift+Delete

Delete ===> Delete
Delete Character to Right ===> Delete
Delete Word to Right ===> Ctrl+Delete
Distribute Bottom ===> Shift+B
Distribute Centers Horizontally ===> Shift+E
Distribute Centers Vertically ===> Shift+C
Distribute Left ===> Shift+L
Distribute Right ===> Shift+R
Distribute Spacing Horizontally ===> Shift+P
Distribute Spacing Vertically ===> Shift+A
Distribute Top ===> Shift+T
Drop Cap ===> Ctrl+Shift+D

Edit Text... ===> Ctrl+Shift+T
Exit ===> Alt+F4
Eraser ===> X

Font List ===> Ctrl+Shift+F
Font Size Decrease ===> Ctrl+NUMPAD2
Font Size Decrease ===> Ctrl+NUMPAD2
Font Size Increase ===> Ctrl+NUMPAD8
Font Size Increase ===> Ctrl+NUMPAD8
Font Size List ===> Ctrl+Shift+P
Font Size Next Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD6
Font Size Next Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD6
Font Size Previous Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD4
Font Size Previous Combo Size ===> Ctrl+NUMPAD4
Font Weight List ===> Ctrl+Shift+W
Force Full ===> Ctrl+H
Forward One ===> Ctrl+PgUp
Fountain ===> F11
Full ===> Ctrl+J

Graphic and Text Styles ===> Ctrl+F5

HTML Font Size List ===> Ctrl+Shift+H
Hand ===> H
Horizontal Text ===> Ctrl+,
Hue/Saturation/Lightness... ===> Ctrl+Shift+U

Insert Character ===> Ctrl+F11
Interactive Fill ===> G
Italic ===> Ctrl+I

Left ===> Ctrl+L
Linear ===> Alt+F2

Mesh Fill ===> M
Micro Nudge Down ===> Ctrl+DnArrow
Micro Nudge Left ===> Ctrl+LeftArrow
Micro Nudge Right ===> Ctrl+RightArrow
Micro Nudge Up ===> Ctrl+UpArrow
Move Down 1 Frame ===> PgDn
Move Down 1 Line ===> DnArrow
Move Down 1 Paragraph ===> Ctrl+DnArrow
Move Left 1 Character ===> LeftArrow
Move Left 1 Word ===> Ctrl+LeftArrow
Move Right 1 Character ===> RightArrow
Move Right 1 Word ===> Ctrl+RightArrow
Move Up 1 Frame ===> PgUp
Move Up 1 Line ===> UpArrow
Move Up 1 Paragraph ===> Ctrl+UpArrow
Move to Beginning of Frame ===> Ctrl+Home
Move to Beginning of Line ===> Home
Move to Beginning of Text ===> Ctrl+PgUp
Move to End of Frame ===> Ctrl+End
Move to End of Line ===> End
Move to End of Text ===> Ctrl+PgDn

Navigator ===> N
Next Page ===> PgDn
None ===> Ctrl+N
Nudge Down ===> DnArrow
Nudge Up ===> UpArrow
Nudge Left ===> LeftArrow
Nudge Right ===> RightArrow

Pan Down ===> Alt+DnArrow
Pan Left ===> Alt+LeftArrow
Pan Right ===> Alt+RightArrow
Pan Up ===> Alt+UpArrow
Pen ===> F12
Previous Page ===> PgUp
Properties ===> Alt+Return

Redo ===> Ctrl+Shift+Z
Refresh Window ===> Ctrl+W
Right ===> Ctrl+R

Size ===> Alt+F10
Save As... ===> Ctrl+Shift+S
Select Down 1 Frame ===> Shift+PgDn
Select Down 1 Line ===> Shift+DnArrow
Select Down 1 Paragraph ===> Ctrl+Shift+DnArrow
Select Left 1 Character ===> Shift+LeftArrow
Select Left 1 Word ===> Ctrl+Shift+LeftArrow
Select Right 1 Character ===> Shift+RightArrow
Select Right 1 Word ===> Ctrl+Shift+RightArrow
Select Up 1 Frame ===> Shift+PgUp
Select Up 1 Line ===> Shift+UpArrow
Select Up 1 Paragraph ===> Ctrl+Shift+UpArrow
Select all objects ===> Ctrl+A
Select to Beginning of Frame ===> Ctrl+Shift+Home
Select to Beginning of Line ===> Shift+Home
Select to Beginning of Text ===> Ctrl+Shift+PgUp
Select to End of Frame ===> Ctrl+Shift+End
Select to End of Line ===> Shift+End
Select to End of Text ===> Ctrl+Shift+PgDn
Shape ===> F10
Show Non-Printing Characters ===> Ctrl+Shift+C
Snap To Grid ===> Ctrl+Y
Style List ===> Ctrl+Shift+S
Super Nudge Down ===> Shift+DnArrow
Super Nudge Left ===> Shift+LeftArrow
Super Nudge Right ===> Shift+RightArrow
Super Nudge Up ===> Shift+UpArrow

Text ===> Ctrl+F10
To Back ===> Shift+PgDn
To Front ===> Shift+PgUp
Toggle Pick State ===> Ctrl+Space
Toggle View ===> Shift+F9

Underline ===> Ctrl+U

Vertical Text ===> Ctrl+.
View Manager ===> Ctrl+F2

Zoom ===> Z
Zoom Out ===> F3
Zoom One-Shot ===> F2
Zoom To Fit ===> F4
Zoom To Page ===> Shift+F4
Zoom To Selection ===> Shift+F2

*kredit buat Ronceh, mungkin bisa digunakan untuk membeli apartemen, hihihi...*

Posted on Tuesday, July 17, 2007 by M Fahmi Aulia

4 comments

7/16/2007

Usai kekalahan Indonesia, 1-2 dari Arab Saudi, banyak sekali komentar yg menyalahkan wasit. Berat sebelah, bermain mata dengan pemain Arab Saudi, adalah sekian tuduhan dan dugaan yg dilontarkan oleh para pecinta (fanatik) tim sepakbola nasional, yg tidak rela timnya kalah (meski dg skor tipis) dari tim Arab Saudi.

Para pecinta timnas beranggapan jika wasit tidak curang (berat sebelah) maka timnas akan bisa menahan tim Arab Saudi, minimal 1-1 sehingga peluang Indonesia untuk maju ke babak berikutnya bisa lebih besar. Bahkan SBY sendiri sempat melontarkan pernyataan yg 'tidak penting' (karena menurutku, lebih penting mengurus Lapindo, yg jelas2 SBY punya wewenang dan pengaruh).

Aku sendiri punya asumsi atau teori mengapa wasit yg ditunjuk AFC berasal dari Arab. Meski asumsi ini belum tentu valid, tapi yg jelas asumsi ini tidak bisa dipertanggungjawabkan lho...!!!siyul2

Pihak AFC MEMANG SENGAJA memasang wasit dari UAE, untuk memimpin pertandingan Indonesia-Arab Saudi. Ini merupakan tindakan 'balas dendam' yg dipesan oleh tim Arab Saudi, karena mereka merasa sudah diperlakukan tidak adil.

Lho, kok bisa diperlakukan tidak adil? Kan Arab Saudi baru melawan Indonesia hari Sabtu kemarin?

Hmmm...begini...jika diperhatikan, tim Arab Saudi sudah mendapat, sedikitnya 2 kali, tindakan yg merugikan dari Indonesia, yakni:
1. Tim Arab Saudi mendapat lapangan sepak bola yg tidak pantas digunakan berlatih. Akibatnya tim Arab Saudi tidak bisa berlatih sehingga mereka mengalami adaptasi dan kekompakan berkurang.
1(a). Karena tim Arab Saudi kurang kompak, akibatnya mereka mengalami kesulitan pada saat menghadapi tim Korea Selatan. Target menang yg mereka canangkan, menjadi buyar karena ketidak kompakan para pemain di lapangan.
2. Kerugian terbesar yg dirasakan tim Arab Saudi adalah ketika lampu stadion mati. Akibatnya, semangat bertempur tim Arab Saudi menjadi berkurang dan padam. Otomatis hanya bisa meraih hasil seri.

Jelas pemerintah Arab Saudi berang melihat tim nasionalnya diperlakukan sewenang-wenang. So, akhirnya pejabat Arab Saudi mengontak pejabat AFC, yg kebetulan berasal dari Qatar, meminta 'ganti rugi' atas peristiwa buruk yg dialami timnasnya. Pemerintah Arab Saudi menduga pemerintah Indonesia sengaja menyabot timnasnya agar gagal maju ke babak berikutnya.

Hasilnya seperti kita lihat, wasit yg diturunkan adalah wasit dari UAE. Objectivenya jelas, membuat tim Arab Saudi menang. Dan dia berhasil melaksanakannya.siyul2

Pemerintah, melalui SBY, sudah menghubungi Menteri Agama, agar segera memberikan pernyataan (maksudnya mungkin mengancam kali yeee..) kepada pemerintah Arab Saudi, bahwa jika tim Indonesia tidak dimenangkan, atau dibuat seri, setelah protes pemerintah ke AFC, maka TAHUN 2008 MENDATANG PEMERINTAH RI AKAN MEMBOIKOT PELAKSANAAN HAJI...!!!

Aksi boikot yg dimaksud adalah pemerintah akan melarang warganya (muslim) untuk melaksanakan haji ke Arab Saudi, sebagai bentuk protes atas kecurangan yg dialami timnas Indonesia. Diperkirakan pemerintah juga akan melakukan razia besar2an di daerah puncak untuk menangkapi orang2 Arab yg melakukan nikah sirri di kawasan itu.

Aku menduga jika konflik ini berlanjut, maka diperkirakan pecah perang antara Indonesia dan Arab Saudi sekitar tahun 2009-2010.

Wah wah wah...gawat juga ya???

*ps: artikel ini jangan dianggap bercanda...aku serius lho....serius ngarang...hoahahha...serius amiiirrrrr....*nyengir

Posted on Monday, July 16, 2007 by M Fahmi Aulia

6 comments

7/15/2007

Prologue: Selama 1-2 tahun terakhir, aku sering sekali menerima tawaran untuk kuliah Sabtu-Minggu dari beberapa perguruan tinggi. Ada yg menawarkan cicilan iuran uang kuliah atau sks, fleksibilitas jam kuliah, dst dst.

Nah, ternyata aku dapatkan email berikut, berisi pernyataan seorang karyawati, yg telah kuliah Sabtu-Minggu, 'protes' karena adanya pernyataan DIKTI yg 'mendiskreditkan' para karyawan/wati yg mengambil program ini

Berikut email lengkapnyaé

Umami Azhary (Zahra):

Saya bukan member milis Beasiswa tapi … hati dan pikiran saya tergelitik untuk menulis tentang biaya pendidikan dan sistim pendidikan di Indonesia makin TIDAK KARUAN DAN TIDAK MASUK AKAL.

Seperti yang kita ketahui bahwa biaya pendidikan di Indonesia sangatlah susah terjangkau oleh banyak kalangan, tidak terkecuali saya. Keinginan memperoleh pendidikan tinggi dan layak seperti mencari Berlian kecil di tengan padang pasir, begitu sulit dan seperti tidak mungkin tercapai oleh saya.

Akhirnya setelah lulus SMU saya memutuskan untuk bekerja terlebih dahulu untuk mengumpulkan sejumlah uang buat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Saat ini banyak perguruan tinggi yang membuka kelas untuk karyawan atau lebih sering disebut program extention atau kelas executive atau kelas karyawan.

Tapi program itu lebih sering dilakukan malam hari, sedangkan saya sering lembur dan kalau pulang terlalu malam saya juga takut. Akhirnya saya mendapatkan sebuah EMAIL promosi dari sebuah perguruan tinggi swasta di daerah Jakarta Barat yang membuka program kuliah yang dilaksanakan di hari sabtu dan minggu. (Ini bukan Promosi sebuah program pendidikan di salah satu perguruan tinggi).

Sayapun dengan semangat 45 mendaftarkan diri dan akhirnya saya tercatat sebagai mahasiswa program tersebut, dan saat ini saya sudah semester 6.

Sistem Pendidikan yang di jalankan pada perguruan tinggi tersebut sangatlah ketat, ABSEN saja kalau lebih dari 3X sudah mendapatkan nilai E di tangan, tugas bejibun, UTS maupun UAS pun penilaiannya sangat objektif.

Tapi akhir-akhir ini program pendidikan tersebut menjadi pembicaraan banyak kalangan khususnya di bidang Pendidikan, Apalagi di jajaran DIKTI. Menurut informasi yang saya terima, PEMERINTAH melalui DIKTI tidak mengakui program kuliah yang di lakukan di hari sabtu dan minggu yang mereka sebut program kuliah weekend.

Yang jadi pertanyaan saya kenapa yah sulit sekali untuk memperoleh pendidikan tinggi di Indonesia ini?? Apa siy yang jadi masalah jika ada perguruan Tinggi yang membuka kelas di hari sabtu dan minggu?? Padahal hari sabtu dan minggu tersebut sangatkah efektif untuk menempuh pendidikan bagi pekerja yang bekerja dari hari senin-jumat.

Terus terang kalau kuliah malam hari saya tidak bisa konsentrasi karena sudah capek bekerja, belum lagi kalau ada masalah di kantor, trus ngantuk. Tapi kalau sabtu dan minggu pastinya saya sudah cukup tidur dan berangkat pagi hari untuk kuliah bisa lebih fresh dan materi yang di sampaikan oleh dosen bisa terserap dengan baik.

Saat ini DIKTI mempertanyakan efektifitas dari program tersebut, dan saya sungguh tidak mengerti kenapa hal ini jadi permasalahan?? Bukankah saya dan teman-teman berhak memilih cara dan waktu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan ada perguruan tinggi yang memfasilitasi saya.

Sungguh IRONI ….di satu sisi banyak di gembar gemborkan program pendidikan di berbagai bidang dan jenjang, eh disisi lain dilarang-larang untuk menempuh pendidikan.

Wahai Jajaran DIKTI dan PEMERINTAH yang sedang berkuasa… Cobalah melek mata, Fikiran, dan Hati Nurani, Jika ada anak bangsa yang ingin pintar, pandai dan ingin maju apakah harus di tutup pintu untuk menuju kesana????

Apakah PARA PETINGGI BANGSA dan WAKIL RAKYAT bisa lebih PEKA terhadap anak-anak negri ini yang menginginkan pendidikan lebih tinggi??

Ada yang bisa bantu untuk memecahkan persoalan ini???

Entahlah…

Wassalam
Z@hra

Epilogue: (oknum?) Pemerintah nampaknya 'tidak suka' melihat para penduduk bangsa menjadi pintar. Atau jangan2 ini diributkan supaya dibikin ada duitnya...???mata duitan

Posted on Sunday, July 15, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

Adam Air, Lion Air, Air Asia ternyata merupakan pendatang baru dibandingkan dg airline dibawah ini.

Kejadian ini dialami teman saya waktu tinggal di Denpasar bersama ortunya. Kami sering nongkrong di warung jamu tradisionil di dekat rumah kami.

Pada suatu hari ketika kami sedang duduk duduk di warung jamu, sepasang bule datang ke warung yang kelihatan meriah dari jauh. Bule kucel dengan ransel di punggung itu melangkah dengan penuh percaya diri menuju ke halaman warung jamu. Dalam hati saya bangga juga jamu tradisionil kita sudah dikenal dimancanegara. Buktinya si bule pun mau mengunjungi warung jamu di Indonesia.

Makin dekat ke warung langkah bule tersebut kelihatan makin ragu ragu, namun tetap saja mendekati kami. Setelah dekat, salah seorang bertanya kepada kami dalam bahasa Inggris dengan wajah agak ragu, "Do you have a direct flight to Jogja for tomorrow..?" Gantian kami yang bengong sambil saling berpandangan penuh tanda tanya. Bukannya kami nggak tahu bahasa Inggris lho..! Cuman tanya ticket pesawat kok di warung jamu.

Karena agak lama kami saling berpandangan tanda bingung, sekali lagi si bule bertanya, "Air Mancur is a domestic flight, isn't it..?"

Posted on Sunday, July 15, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments

7/12/2007

Pihak Yahoo rupanya gerah juga melihat para pelanggan mailnya dibanjiri spam ataupun mendapat keluhan dari orang2 yg mendapat spam dari pelanggan yahoo. Untuk itu, pihak Yahoo sudah menyediakan dan memasang fitur anti spam seperti terlihat pada gambar di sebelah kanan.

Merepotkan ya, terutama untuk kita2 yg bukan spammer. Tapi ya...sudahlah, toh itu membawa kebaikan buat kita. Terima azaa...lagian, pake gratisan kok ngelunjak?? heheh..
*nampaknya ini hanya berlaku untuk Yahoo versi Beta*

Posted on Thursday, July 12, 2007 by M Fahmi Aulia

5 comments

"JANGAN MEROKOK, DONG!!!"
Begitulah seorang ibu-ibu berkata pada beberapa orang yang sedang merokok, termasuk saya, di futcor Mall Ambasador tadi.

Saya spontan bertanya, "Memang kenapa buu ?".

"Ya ini kan ada anak saya yang masih kecil", jawabnya.

"Lalu kenapa dia duduk disini ?", Jawabku, "Lebih baik pindah ke kursi lain", lanjutku.

"Ya, dia ingin duduk disini, jadi tolong berhenti merokok. Jangan egois.", kata si ibu.

"Egoiss !!!!!!!!!!!!!??????????", banyak suara terdengar.

Gua ketawa sambil geleng-geleng....

"Bu, ibu ngak cocok ngomong gitu disini. Lebih baik ibu pindah tempat deh.. kita-kita mau merokok disini", jawab seseorang sambil tertawa.

"Dasar ibu-ibu egoiss... huh"

Sambil semua tetap merokok di ruangan berlabel, "smoking room" itu.
*kredit untuk M Prasodjo...*

Posted on Thursday, July 12, 2007 by M Fahmi Aulia

7 comments

Selama ini ternyata aku salah kaprah mengenai pengertian orgasme dan ejakulasi. Dari berbagai buku dan referensi yg aku baca, orgasme selalu diidentikkan dengan kepuasan seksual yang dialami/dirasakan pihak perempuan. Sementara ejakulasi = proses keluarnya sperma dari pihak pria, dg alasan yg sama, yakni kepuasan.

Nah, kemudian Eko mengirim link berikut dan beriket. Aku kutipkan salah satu kalimat di sana.
Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama. Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi.mikir2

Hmmm...hmm....ternyata pengertian yg selama ini aku terima nampaknya salah kaprah ... atau jangan2 mereka, para penulis buku/referensi, juga salah kaprah? Paling 'gawat' adalah jika ternyata memang definisi orgasme ini mengalami perubahan...ini berarti aku out of date donk...halah

Bweeehhh...mesti entry ulang definisi orgasme dan ejakulasi nih...hihihih...cekikikan

*kredit buat Eko...silakan digunakan untuk membeli peralatan air softgun*

Posted on Thursday, July 12, 2007 by M Fahmi Aulia

1 comment

7/11/2007

Jika di artikel lalu aku bercerita tentang adanya suara siulan di client (dg lokasi Sudirman - Setiabudi), kali ini aku mau bercerita tentang suara jeritan histeris di clientku di tempat lain (lokasi Sudirman - Karet).

Oya, sempat ada yg bertanya padaku apakah suara siulan di client itu bukan ring tone? Aku sih yakin bukan, karena beberapa hal:
1. Jika dijadikan ring tone, 'normalnya' suara siulan itu akan muncul berulang kali.
2. Kejadian itu baru terjadi saat itu. Sebelum dan sesudahnya, dg para peserta meeting yg sama, tidak ada suara siulan.
3. (terkait no 1&2) Jika ada peserta meeting yg iseng memasang ringtone suara siulan, maka meeting sebelum dan sesudah, suara siulan itu tetap ada. Dan 'mestinya' tidak ada pertanyaan mengenai suara siulan dari peserta meeting yg lain (yg dari kantor client), karena jika ada yg masang ringtone suara siulan, seharusnya teman2 kantor yg lain sudah tahu.

Demikian penjelasan untuk artikel lalu. *sorry nebeng di artikel ini, hehehe...*

Ok...mari kita bahas suara jeritan histeris di client.

Nah, kalo ini aku yg 'iseng', dengan memasang ringtone yg bunyinya jeritan histeris seorang cewe. Thanks buat Dodi atas kiriman filenya..benar2 membuat aku tertawa puas dan bisa melepas ketegangan di client. ngakak guling2

Jadi begini, setelah aku unduh dan pasang di handphoneku, aku+pak boss berangkat ke client. Lalu seperti biasa, ada beberapa pekerjaan yg mesti aku selesaikan di client. Saat itu aku sedang jenuh, karena aku mesti menganalisa beberapa data. Aku ditempatkan di sebuah ruang, hmmm...katakanlah pak I, yg menghadap langsung ke staf2 lain di situ.

Nah, saat sedang 'asik' menganalisa, mendadak ada yg menelpon. Dan karena suara jeritan histeris sudah menjadi default, maka otomatis terdengar jeritan histeris yg cukup mengagetkan dan menyeramkan orang2 sekitar. Saat aku hendak angkat, ternyata hapeku sudah low bat.

Masalahnya, banyak orang di luar yg ikut kaget. Mereka beramai-ramai datang ke tempat pak I, dan bertanya-tanya. "Ada jeritan apa tuh?" "Suaranya dari ruang pak I nih.." "Eh, gila..."

Ketika mereka melihatku duduk dg 'tenangnya' (sambil cengengesan karena mendengar komentar mereka), mereka langsung 'tersadar', lalu bertanya,"Mas...itu suara ring tone ya?" "Yap..."jawabku. Akhirnya mereka bubar juga..sambil rada2 ngomel, karena kaget.siyul2

Aku sendiri cuma nyengir sambil meneruskan kerjaanku...nyengir

Buat yg pengen iseng juga, silakan ambil filenya, bisa diunduh di sini.

Oya...aku juga pernah iseng yg serupa, tapi dg suara 'kuntilanak'.

Posted on Wednesday, July 11, 2007 by M Fahmi Aulia

No comments