Silakan perhatikan quote berikut:
Jika kamu junior, perhatikan hal berikut:
1. Senior tidak pernah salah
2. Jika senior salah, lihat lagi poin 1
Jika anda (bisa) tertawa terbahak-bahak, mungkin anda termasuk orang2 yg 'beruntung' pernah mengikuti OSPEK (atau sejenisnya). Atau barangkali anda tidak pernah ikut os, namun mengalami hal yg serupa di lab-lab saat kuliah.ngakak

Well...tentu saja aturan di atas adalah aturan yg menindas, meski saat OS sekalipun, yg dianggap 'hiburan' oleh beberapa orang (termasuk aku). Aturan yg 'mengijinkan' aksi bullying (yg belakangan ini kian marak) ini, sebenarnya 'sah-sah' saja diberlakukan atau diterapkan di lab atau kampus. Meski aku sendiri bukan pendukung 'ke-sah-an' pemberlakuan aturan 'ga jelas' ini.geleng2

Hanya saja, sebagian orang masih menganggap quote di atas adalah HAL MUTLAK, bahkan di kehidupan sehari-hari.
"Hei, gw senior elo, jadi gw lebih tahu masalah ini itu.."
"Eh eh...elo masih angkatan sekian. Mana elo tahu urusan ini itu.."

"Gw udah S2, elo yg lulusan S1 sok tahu banget!!"
"Wah, g*bl*k loe...angkatan2 sekarang payah banget...!!"
Demikian sekilas komentar yg barangkali pernah kita dengar, atau bahkan salah satu dari anda menjadi pelakunya?

Terus terang, aku 'kasihan' banget dengan orang2 yg masih mengedepankan senioritas, di dalam kehidupan terutama. Sudah ga jamannya lagi lah, kalo senior itu dianggap paling tahu segalanya! Bahkan seorang Gooft, ahli di bidang Fisika, pernah melakukan pengakuan bahwa dia akan mengaku/menjawab tidak tahu klo ada pertanyaan yg tidak bisa dia jawab bahkan dari seorang mahasiswa PhD sekalipun.

Jadi, ngapain sih membanggakan diri lebih senior kalo kelakuannya malah lebih jelek/parah dari juniornya?auk deh

*tulisan ini terinspirasi dari milis alumni di sebelah, ribut2 masalah senioritas..cmon maann...*