Ramainya cerita tentang geng motor yang beraksi di Bandung, membuatku teringat dengan cerita yang pernah aku dengar lebih kurang 17 tahun lalu. Kisah ini diceritakan langsung oleh temanku, seorang mantan anggota geng motor.

Begini ceritanya...

Temanku ini, katakanlah namanya Yoyo cerita bahwa dia pernah bergabung dengan sebuah geng motor di Bandung. Ketika dia bergabung, usianya masih muda banget...masih SMP kelas 2.

Jika anda2 mengira si Yoyo ini anak yg broken home, errr...anda salah besar, karena aku sempat melihat (meski sekilas) orang tuanya rukun2 saja. Yoyo pun bukan anak sembarangan, dia keturunan anak yg cukup kaya, karena ortunya mempunyai penghasilan yg cukup besar, terutama untuk ukuran tahun 80-an.

Nah, lantas apa alasan Yoyo bergabung dg geng motor?

Dia cerita bahwa dia rada2 bosan dg hidupnya yg cenderung lurus2 saja. Selain itu, pengaruh teman sekolah (dan teman gaulnya) membuat si Yoyo terseret dan bergabung dengan geng motor.

Yoyo bercerita, bahwa selama ikut menjadi anggota geng motor, aksi2 yg dilakukan memang tidak jauh berbeda seperti yg diberitakan. Tawuran, pawai kendaraan bermotor merupakan salah satu dari kegiatan yg dia lakukan.

Bahkan dia pernah cerita bahwa satu waktu, geng motornya pernah dihujani tembakan di tempat nongkrong mereka. Gilaaaa benerrrr...!! Yoyo dan beberapa temannya hanya bisa bersembunyi selama beberapa waktu sebelum musuh mereka akhirnya pergi meninggalkan tempat nongkrong mereka, meninggalkan lubang2 bekas peluru.geleng2

Ternyata kata Yoyo, geng motor musuhnya itu mempunyai beking anak seorang pejabat di militer.

Bahkan selama menjadi anggota geng motor, si Yoyo ini juga terlibat di narkoba. Ganja, yg menjadi favorit di kalangan para pecandu di tahun 80-90 awal, merupakan barang yg akrab dg Yoyo. Namun Yoyo BUKAN sebagai pemakai, dia malah menjadi BANDAR!!halah

Yoyo tidak lama bergabung dengan geng motor ini. Menjelang ebtanas SMP, dia memutuskan untuk keluar dan belajar. Anaknya pinter kok si Yoyo ini, karena di pelajaran Kimia, hampir tiap saat dia meraih nilai tertinggi jika ada ulangan.

Saat aku tanya kenapa dia keluar dari geng motor, Yoyo teringat kisahnya yg cukup'mengerikan', yakni saat geng mereka pernah tawuran dg musuhnya di kisaran jalan Sumatera Bandung. Dalam perkelahian massal yang dilakukan, senjata tajam (samurai, kapak, clurit) serta senjata tumpul (tongkat baseball, kayu) juga rantai, semuanya digunakan untuk menghajar musuh2 mereka.

Ketika aku tanya apakah senjata api digunakan, Yoyo menjawab ada aturan tidak tertulis bahwa senjata api tidak boleh digunakan. Weleh..ternyata ada aturannya juga ya??bingung

Nah, ketika tawuran itu, Yoyo melihat seorang temannya ditebas dengan samurai, dan mati dg sebagian kepala terpotong. Menyaksikan temannya mati dg sangat mengenaskan membuat si Yoyo agak2 shock. Usai mengurus temannya, dia juga menyaksikan betapa keluarga yg ditinggalkan begitu sedih. Sementara jika melihat keluarganya, dia lihat begitu kontras.

So, akhirnya dia 'bertaubat'

Jadi, sebenarnya motivasi orang masuk geng motor memang kadang 'tidak masuk akal', hehehe..

Ada cerita lucu juga yg dialami Yoyo. Ketika dia sudah tobat dan bersiap diri menjelang ebtanas SMP, dia kedatangan seorang pelanggannya. Si pecandu ini butuh ganja, karena sudah beberapa hari ini dirinya pengen fly.

Keruan saja permintaan pelanggannya ini membuat si Yoyo kebingungan. Selain karena dia sudah tobat, kebetulan ada bapaknya sedang berdiam di dekat mereka.

Akhirnya si Yoyo masuk ke rumah....dan MENGAMBIL DAUN TEH!!!ngakak Saat si pelanggannya hendak membayar, Yoyo menolak seraya mengatakan ini bonus buat dia.

Selang beberapa hari kemudian, si Yoyo ini ketemu dg pelanggannya. Si pelanggan bertanya kepada Yoyo, kenapa usai makai 'ganja' pemberiannya, dia tidak pusing? Si Yoyo dengan entengnya njawab kalo elo udah kecanduan banget, jadinya kadar segitu dah ga ngepek.ngakak sampe guling2

Dasar pecandu gemblung...masa saking nyandunya, ga bisa lagi bedain daun ganja dengan daun teh sih?? hahah...ngakak sampe guling2

Kalo sudah ketemu dg si Yoyo ini, adaaaa saja cerita2nya yg bikin aku tertawa terbahak-bahak. Eh, iya ya...kemana ya si Yoyo ini ya??