Serangan narkotika dan zat addiktif terlarang lainnya benar2 sudah berada di depan mata kita. Sudah berlangsung lama, memang....tapi kian hari benar2 kian menyeruak ke dalam sendi2 kehidupan kita.

Korban yg berjatuhan pun tidak pandang bul...eh, tidak pilih kasih. Orang2 yg selama ini mempunyai kedudukan ataupun posisi ataupun pekerjaan yg nyaman sekalipun, tidak luput dari serangan zat mematikan ini.

Berita-berita terbaru yg bisa menjadi contoh adalah ditangkapnya Fariz RM, seorang musisi terkemuka dan mempunyai segudang prestasi, karena kasus ganja. Efeknya jelas, Pertamina serta merta mencopot sang artis dari keterlibatannya memperingati 50 tahun Pertamina. Sayang sekali, padahal dari beberapa iklan yg sempat muncul di televisi, aku cukup terkagum-kagum dengan hasil karya bung Fariz ini.

Disusul dengan pensiunnya Martina Hingis dari dunia tenis usai dinyatakan menggunakan kokain. Berita ini cukup mengejutkanku. Bagaimana tidak? Usai kembali ke lapangan tenis yang melambungkan namanya, pasca cedera berkepanjangan, Martina Hingis diharapkan mampu bersaing kembali di jajaran petenis elit dunia. Namun, nampaknya hasilnya tidak seperti yg diharapkan.

Berita terakhir yg aku dapatkan, dan tidak kalah mengagetkan, ditangkapnya Isa Bajay dalam sebuah razia narkoba. Keterkejutanku terutama karena sebelumnya Isa dan rekan2nya (grup Bajay) berhasil tampil dengan sangat memuaskan dalam sinekuis Para Pencari Tuhan (PPT). Jelas, penangkapan Isa ini sedikit banyak akan berpengaruh terhadap grupnya...jika terbukti menggunakan narkoba, bukan hanya Isa menghancurkan dirinya, namun juga masa depan 2 rekannya di Bajay, Aden dan Melky. Mudah2an tidak seperti bayangan buruk yg sempat terlintas di benakku.

Narkoba jelas sesuatu yg mengerikan, karena cepat atau lambat dia akan menghancurkan masa depan seseorang. Terkuaknya pabrik sabu-sabu di Batam dg aset lebih dari Rp 1 triliun merupakan gambaran (sekilas) bahwa bisnis narkoba merupakan bisnis cepat, menggiurkan dan sekaligus mematikan (bagi para pemakainya).

Jenis narkoba bisa dilihat di gambar di sebelah kiri ini. Bisa jadi narkoba2 tersebut diubah dulu ke bentuk2 lain sebelum digunakan.

Errr...sebenarnya yg hendak aku tuju adalah..narkoba menyerang tidak saja orang2 yg sedang di puncak ketenaran (seperti yg dialami Isa), namun juga orang2 yg stres (Fariz RM) dan tidak bisa menghadapi kenyataan bahwa dirinya tidak bisa mencapai ketenaran/prestasi seperti dahulu (Martina Hingis). Sayang sekali jika mereka menyia-nyiakan masa depan mereka karena barang2 seperti ini.

Padahal kondisi korban akibat kecanduan narkoba sangatlah mengerikan. Tidak punya masa depan, kecanduan yg kian parah, dan pada akhirnya mati mengenaskan. Gambar di sebelah kanan ini menunjukkan bagaimana wajah seorang pecandu narkoba menjadi rusak karenanya.

So, BOYS AND GIRLS...DON'T TRY DRUGS...EVER...!!!