Menyaksikan kemenangan Kimi Raikkonen di sirkuit terakhir ajang F1 di Brazil semalam membuat rasa gembiraku meluap. Yesss..akhirnya Ferrari berhasil menempatkan pembalapnya untuk menjadi juara dunia F1 setelah 2 tahun sebelumnya 2005&2006, gelar tersebut sempat pindah ke tim lain, Renault, karena pembalapnya Fernando Alonso berhasil meraih poin terbanyak untuk 2 tahun tersebut.horeee...

Dan benar2 sebuah pertandingan yg dramatis dan menegangkan. Dramatis karena sang pimpinan klasemen, Lewis Hamilton, 2 kali mengalami kendala dengan mesinnya, sehingga sempat tercecer di urutan 18. Namun, dasar mental juara, yg tidak mau kalah sebelum titik darah, eh, tetes bensin penghabisan, Lewis Hamilton akhirnya berhasil menempati posisi 7 untuk mencapai garis finish.

Menegangkan terutama karena ada beberapa kejadian, tabrakan maksudnya, yg terjadi. Dan bener2 gila dah!! SERUUU...!!

Perasaan menegangkan juga terjadi saat Kimi masuk pit di 18 lap terakhir. Meski unggul sekitar 24 detik dari Felipe Massa, kalo ndak salah, namun waktu untuk Kimi di pit ternyata dimanfaatkan Massa untuk menggeber mobilnya untuk mendekati Kimi.

Nah, di sini aku 'mencium' adanya tim order. Massa, semestinya, bisa saja menyusul Kimi untuk menempati posisi 1 dalam 18 lap terakhir. Namun aku mencurigai adanya tim order, karena Massa nampak 'sengaja' memperlambat laju kendaraannya sehingga Kimi tetap memimpin lomba.

Hitung2annya...jika Kimi di posisi 2, poin yg dia dapat hanya 8, total 108 poin. Masih kalah 1 poin dibandingkan dengan Alonso yg finish di posisi 3, 109 poin.

Namun, aku harus akui, ini merupakan taktik tim order yg 'halus'. Akan nampak beda dan jelas sekali adanya tim order jika Massa berhasil mendahului Kimi dan 'mendadak' memberikan jalannya kepada Kimi tanpa alasan yg jelas.

Bagaimanapun, strategi Ferrari di sirkuit Brazil ini benar2 top banget!! Terutama dg menyuruh Massa masuk pitstop terlebih dahulu (untuk memberi jalan kepada Kimi) serta penggunaan ban yg ciamik punya. Bahkan Alonso tertinggal sekian puluh detik di belakang duo Ferrari ini.

Hamilton sendiri, meski gagal di tahun ini, masih ada peluang di tahun depan. Namun memang, sayang sekali dia gagal menjadi rookie (kedua pertama, kredit buat Chiank) yg berhasil meraih gelar juara di awal debut.

Nampaknya tahun depan, F1 akan ramai dan seru lagi nich...!!mantab!!