Usai menyaksikan Die Hard 4: Live Free or Die Hard sebulan yg lalu, serta usai penayangan ulang trilogi Die Hard (Die Hard, Die Hard 2: Die Harder, Die Hard 3: with a Vengeance) oleh stasiun RCTI beberapa minggu yg lalu, ada sesuatu yg mengganjal dalam benakku.

Tidak perlu menunggu terlalu lama, akhirnya aku temukan penyebab rasa penasaranku itu. Pengganjalnya adalah SETTING DAN PLOT CERITA...!!!

Jadi begini...

Di Die Hard 1 dan 2, setting dan plot ceritanya jelas. John McClane (Bruce Willis) berada di tempat dan waktu yg 'salah' ketika semua kekacauan itu terjadi. Lebih jelasnya, waktu kejadiannya SELALU di malam Natal (atau sekitar itu). Selain itu, pada 2 film pertama DH ini, keduanya TERKAIT dengan Holly (Bonnie Bedelia), istri JM. Untuk lebih jelasnya, silakan click tautan DH 1 dan 2 yg sudah aku berikan di atas. Di sana dijelaskan, untuk DH 1, JM mesti menyelamatkan Holly yg berada di sebuah gedung yg dikuasai teroris, sementara di DH 2, JM berada di airport dan mesti menyelamatkan Holly, dg cara membebaskan airport dari teroris karena persediaan bahan bakar pesawat (tempat Holly berada) kian menipis.

Sementara itu, di DH 3, JM bersikap pahlawan untuk masyarakat lebih luas, meski pada kenyataannya latar belakang sang musuh Simon Gruber (Jeremy Irons) ternyata bukanlah dendam atas kematian kakaknya di DH1. Dan di episode ini, JM ditemani Zeus Carver (Samuel L Jackson), yg pola tingkah keduanya terkadang membuat kita tertawa geli atau minimal tersenyum simpul. Oya, di film ini, mulai terlihat perbedaan settingnya, dalam artian, JM tidak menyelamatkan Holly seperti di 2 film sebelumnya.

Untuk film terbaru, DH4, nah...ini bener2 film yg ndak tanggung2 'ga masuk akal'-nya. Dalam artian, benar2 sesuai dengan judul filmnya, Live Free or Die Hard, karena meski sudah diserang sedemikian rupa, si JM dan Matthew Farrell (Justin Long) masih saja hidup. Terutama aksi2 si JM, bener2 seperti kucing bernyawa 9!!plis deeehh... Namun di film ini juga, BW memperlihatkan akting dan aksi yg, menurutku, tetep ok...untuk aktor seusianya. Guling2, lompat sana, lari sana sini, tereak2...benar2 menunjukkan aktor tua yg masih enerjik. Selain itu, sense humornya masih cukup lumayan, membuat terpingkal-pingkal di beberapa adegan.

Pertanyaannya adalah, apakah akan ada DH 5? Jika memang ada, dan bisa sukses, aku acungkan 2 jempol untuk tim kreatif dan produser serta pihak2 yg terlibat, karena mereka bisa membuat 5 film 'bersambung' yg cukup sukses. Kesuksesan 4 film pertama DH saja, menurutku sudah merupakan prestasi yg luar biasa, terlebih ada jeda sekitar 14 tahun, 1993 - 2007, untuk kesinambungan 2 film terakhirnya.

Meski bisa dibilang 'cerdas', perubahan plot, dari suasana natal dan penyelamatan istri menjadi kondisi dan situasi yg lebih 'berkembang memang HARUS dilakukan jika memang hendak membuat film yg 'bersambung', terlebih hingga mencapai lebih dari 3 episode.

Barangkali yg bisa menandingi 4 seri DH ini adalah Indiana Jones, salah satu film favoritku juga. Seri ke-4 Indiana Jones, yakni Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull sudah direncanakan akan dirilis tahun 2008. Seperti apa kisahnya? Dan apakah bisa menyaingi DH4? Kita tunggu saja ok?nyengir