Sewaktu aku balita, aku merupakan fans fanatik susu coklat. Entah kenapa, tiap kali 'dipaksa' minum susu putih, perutku berontak dan ujung2nya berakhir di toilet...ngeluarin isi perut. *yaiikksss...Fahmiii...kamu kok joroookk seeehhh...??*mual2

Semenjak SD hingga selesai kuliah, aku sudah jarang minum susu, aku sendiri lupa penyebabnya. Yang jelas, badanku jadi cukup langsing, meski olahraga cukup teratur aku lakukan. Gimana tidak langsing jika energi keluar terus (olahraga, baik berenang maupun joging rutin aku lakukan 1-2 kali seminggu saat di Bandung) sementara makan yaaa...gitu2 aza...maksudnya kalorinya ga sebanding dan ga diitung. Walhasil terdapat perbedaan yg signifikan dalam input-output energi. Istilah Fisikanya, efisiensi badanku ini sangat kacow balow...karena sangat tidak efisien.dzigh

Nah, semenjak kerja di Jakarta, aku mulai rutin lagi minum susu. Suatu hal yg menggembirakan, karena ternyata perutku sudah tidak terlalu menolak lagi minum susu putih, baik susu bubuk maupun susu cair. Walhasil dalam seminggu aku bisa minum 2-3 liter susu.

Sementara itu, di kondisi sekarang, 'kebutuhan' minum susu semakin meningkat. Jika belanja bulanan dengan Wify, bisa dipastikan yg namanya susu akan mendominasi barang belanjaan. Lihat saja foto di samping kiri ini. Berapa banyak jenis susu yg aku beli coba? hahahaha...ngakak

Kini, dalam sehari, aku bisa habis 1 liter sendirian!! Dengan kondisi demikian, tidak heran dari sekian item belanjaan yg anda lihat di foto di samping kiri, dalam waktu (paling lambat) 1minggu bisa ludes des des...!! Jika sudah begini, giliran Wify yg ngomel2 karena jatah sebulan dihabiskan dalam waktu seminggu atau kurang!cekikikan

Efeknya yaaa jelas, badan kian menggelembung. Cek terakhir di timbangan, angka menunjukkan 68-an, meski tidak stabil. Namun kini dg konsumsi susu yg tidak terlalu gila2an (untuk sementara), beratku masih di kisaran 66-67 kg.

Yang masih menjadi masalah adalah susu dingin. Maksudnya, perutku masih tidak bersahabat dengan susu dingin, baik itu susu coklat, susu dingin, ataupun susu bubuk yg diberi es. Pemberontakan perutku terhadap susu dingin tidak ada kepastian waktunya.

Satu waktu, aku lupa, sarapan sereal dg susu coklat dingin. Ketika di jalan, perutku tiba2 melakukan kudeta. Walhasil aku mesti menyamar dulu jadi setan jalanan, agar isi perutku bisa aku keluarkan.evil grin

So, anda sendiri doyan minum susu ga??