Setelah menempuh perjalanan lebih kurang 1 jam 40 menit, akhirnya kami berdua sampai juga di Bali. Diawali dengan pendaratan yg cukup mulus, karena tidak membuat orang terguncang-guncang, sang pilot akhirnya memarkir pesawatnya dengan selamat.

Seraya berterima kasih kepada pramugari Air Asia, yg selalu full senyum, aku dan Wify segera turun dari pesawat. Tak lupa aku sempatkan mengabadikan Wify yg sedang tergopoh-gopoh turun dari pesawat...hihihi..cekikikan

Setelah masuk ke ruang menunggu bagasi, seraya menunggu barang bawaan, aku celingukan kiri kanan. Bukan...bukan mencari para penjemput, cuma 'kebiasaan' saja...mencari-cari dan memperhatikan hal2 sekitar, terutama yg baru. Dan pandanganku langsung tertuju pada layar monitor yg memperlihatkan error..!! Hwadah...kacooowww...ngakak guling2

Akhirnya kami mendapatkan barang bawaan kami. Ok...berarti selanjutnya adalah mencari penginapan. Rencana semula sih, aku hendak mengontak saudaraku yg di Denpasar, namun ternyata beliau sudah pindah ke daerah Singaraja. Dengan demikian, tidak ada pilihan lain selain mencari tempat penginapan, minimal untuk sementara.

Untungnya aku sempat dapatkan info mengenai penginapan yg murah dari blognya Saylow *sorry, aku lupa url lengkapnya, jadi aku pasang tautan ke blognya Saylow saja*. Letaknya di daerah Legian. Tanpa pikir panjang, aku segera cari taksi, maklum Wify udah kecapean.

Dapat taksi 'bodong' (taksi tidak resmi), dikenai biaya 50 rebu. Ya sudahlah, aku tidak mau berdebat dan menawar banyak, kasian dengan Wify yg sudah teler. Akhirnya kami diantarkan sopir taksi yg cukup baik hati dan membuat perjalanan dari Bandara ke penginapan cukup menyenangkan karena diisi dengan obrolan yg menarik.

Setelah sampai, kami segera check in. Dan..ternyata info dari Saylow tidak bisa dipertanggungjawabkan, karena kami temukan harga2 kamar tidur tidak sesuai *injek2 Saylow*. Akhirnya kami ambil kamar yg 'middle' layanannya. Ada bathtub, air panas, tv. Sebenarnya kami ingin yg ada layanan internet, tapi karena tidak bawa laptop, kami berpikir layanan itu akan sia-sia belaka.

Kami dibawa ke ruang A28. Hmmm...cukup ok juga kamarnya. Setelah menata baju dan mandi, kami keluyuran ke jalan Legian untuk mencari sesuatu untuk dimakan. Akhirnya setelah mengisi perut, kami tidur duluuuuuu....cape bowww...hihih..melet