Usai sholat dan mandi, kami bergerak lagi. Keinginan Wify sih jalan2 menyusuri Legian - Pantai - Penginapan. Hmmm..aku pikir jaraknya tidak terlalu jauh, so akhirnya kami berdua mulai lagi berjalan, 'menghitung jarak' Legian - Pantai - Penginapan.

Baru berjalan beberapa belas meter, perut kami berdua sudah keroncongan. OMG, sudah lapar lagi? Ya sudah, akhirnya kami berdua mencari rumah makan. Sebenarnya kami berdua ngiler melihat ikan2 laut yg disajikan di beberapa rumah makan, namun aku merasa makan sea food di Legian bukanlah keputusan yg tepat. Penyebabnya adalah aku tidak yakin dg kualitas makanan yg disajikan. Makan sea food di Jimbaran tentunya lebih menyenangkan....hanya saja, apa sempat ke Jimbaran??auk ah!

Akhirnya menuju sebuah restoran fast food, daripada kepala +puyeng gara2 kehabisan tenaga. Selesai makan....SWOOOSSSHHH...energi muncul kembali. Bolang siap memulai aksinya kembali!!nyengir

Tidak lama berjalan, kami berdua tiba kembali di pantai Kuta. Kali ini, karena cuaca sudah sore, suasana pantai terasa nyaman sekali. Bwaaahhh...suasana ini yg sudah 20 tahun lebih aku tinggalkan...yg aku rindukan... Enaaaakkkk sekaliiiiii menghirup udara pantai...apalagi ketika ombak berdebur ke pantai. *bagi yg belum pernah ke Bali, imajinasikan sendiri ya....?? bagi yg pernah ke Bali, silakan bernostalgia... Oya, maaf tidak semua foto2 suasana pantai tidak dipublish untuk umum, hihihih...*

Aku sempatkan diri untuk mejeng, apalagi suasana sudah menjelang sunset, alias matahari tenggelam. Aku berharap bisa berfoto dg efek sunset. Tapi nampaknya hasilnya kurang memuaskan. Ya sudah, gpp...yg penting sempat foto2.

Tak lama usai aku mejeng, sunset pun tiba. Aku berhasil abadikan beberapa momen yg oke punya, sunset di Kuta, Bali. Setidaknya, 3 foto ini aku rasakan sangat kuat pesona sunsetnya. Click saja fotonya, untuk mendapatkan hasil yg lebih jelas. Oya, bagi yg ingin foto original, tanpa tanda air (terjemahan bebas dari watermark), bisa kontak aku...ok?


Kami berlama-lama di pantai, bukan apa2...suasananya sangat asyik bangeetttt....kami betah deh. Dan waktu terasa lambaaaaaaaaaaaaaaatttttttttttt banget berjalan. Saat aku lirik jam, lho, ternyata kami berdua baru menghabiskan waktu 30 menit saja. Buset, serasa sudah berjam-jam nongkrong di pantai.

Akhirnya setelah matahari benar2 sudah hilang di horizon, kami berdua mulai bangkit. Usai membersihkan celana dari pasir (lupa bawa kain pantai, karena semula kami ga berniat nongkrong lama), kami berdua mulai berjalan menyusuri pantai.

POKOKNYA DUNIA MILIK KAMI BERDUA...YG LAIN NGONTRAK ATO NGEKOS AJE DEEHH...!!!
*hihihih....*

Kami berdua berjalan ke arah kiri dari pantai Kuta. Bertemu banyak orang dg berbagai pola tingkah. Ada yg teriak2 ga jelas, lalu ada yg sambil minum softdrink ngobrol ga keruan. Kemudian ada ce bule yg ngobrol serius dg co Bali...kaya yg lagi flirt...atooo whatever...aku tidak ambil pusing. Lalu ada juga co-ce lagi asik pelukan, nampaknya masih menikmati suasana pantai, belum lagi suara motor dari arah belakang....lalu tampak yg lagi bonceng2an. SIT SUIWWW...!!! hahaha..

Kian jauh berjalan, ternyata kami berjalan menjauhi keramaian karena suasana makin sepi dan kian gelap. Nampaknya pantai Kuta ini 'tidak merata' distribusi keramaiannya. Aku sendiri melihat ada beberapa hotel yg didirikan di sana, tapi nampaknya sepi pengunjung. Bahkan 2-3 kafe yg ada di situ juga tidak terlalu hingar bingar suasananya. Cenderung adem ayem. Sayangnya aku tidak sempat mengabadikan...bukan apa2, aneh saja rasanya mengabadikan suasana sepi.

Seraya berjalan, tentu saja kami ngobrol, macam2 lah ngobrolnya...yg jelas tidak akan dimuat di sini. Ahak...ahak...ngakak

Bujubune...ternyata cukup jauh jarak yg kami tempuh. Namun jarak tempuh ini memang agak lama kami lalui, selain karena kami asyik ngobrol, langkah2 kamipun tidak tergesa-gesa. Santai saja lah...namanya juga liburan. Santaiiiiiiii...

Akhirnya kami tiba kembali di daerah sekitar penginapan setelah hampir 2 jam berjalan, pasca sunset. Jadi, lebih kurang kami tiba jam 8 malam. Untunglah perut kami masih agak kenyang usai makan di restoran fast food, jadi setelah sholat Isya kami pilih untuk tidur.

Sebenarnya aku sempat kontak warga kampung gajah yg di Bali, yakni Jeng Ayu dan Saylow. Tapi keduanya tidak ada respon. Seingatku Jeng Ayu reply sms-ku agak tengah malam...yg membuatku terbangun dari tidur. Sementara sms ke Saylow malah 'not delivered'.halah

Semula aku hendak bertemu dg saudaraku yg ada di Denpasar (ternyata ada saudara sepupu yg berdomisili di Denpasar). Tapi aku sendiri sudah teler usai 2 jam jalan kaki, kaki pegel banget. Mau mengundang saudaraku ke hotel, ga etis banget...masa tuan rumah yg disuruh datang? Tapi mau ke Denpasar, dah lemes juga. So, akhirnya sebelum tidur, aku sempat ngobrol agak lama dg keluarga di Bandung dan saudaraku di Bali (Denpasar, Singaraja dan Buleleng). Hampir 1 jam ngobrol...hehehe...

Usai menelpon, tidoooorrrrr....tidur