Keesokan paginya, kami bangun agak siang. Ih, pengen tau aza knapa bangunnya siang... emangnya ga boleh kami bangun agak siang??cekikikan Jangan kuatir, kami sudah sholat subuh kok...(lho, ga ada yg nanya kok...heheh...)

Selesai mandi, kami sarapan 'seadanya'...yg jelas2 tidak mengenyangkan. Harap maklum, sarapannya jatah gratisan dari hotel. Kami putuskan untuk jalan2, soalnya Wify pengen menikmati daerah Kuta dan sekitar. Dengan semangat, kami segera keluar dari hotel...eh, tunggu dulu, potret dulu Wify. Jepret...jepret...duh, Wify kok cemberuut siiihhh?? Tampaknya sinar matahari cukup terik, aku sendiri berkali-kali menentukan dan mencari posisi yg tepat, agar cahaya matahari tidak terlalu mengganggu hasil pemotretan.

Hotel yang kami inapi tempatnya cukup strategis. Hanya berjalan 50 meter, tibalah kami di jalan utama Legian, Kuta. Wuuiiihhh...ini baru namanya liburan. Banyak sekali pemandangan, baik penjual aksesoris, bule2 yg seliweran, ataupun para 'tukang jebak' berhadiah (aku ceritakan kemudian). Beberapa kali perjalanan kami terhenti karena Wify berulangkali berhenti untuk melihat-lihat aksesoris dan pernak pernik yang dijual dan terpampang.

Meski agak terhambat, akhirnya kami temukan tempat 'mejeng' pertama. Sebuah pura bernama BR Pengabetan Kuta terpampang, seperti yg anda2 lihat di fotoku ini. So, si jagoan tidak tunggu lama untuk berpose. Eng ing eeengggg....posenya keren kan?? Sayangnya ada sendal jepit yg mengganggu pemandangan, hihihi.. melet

Perjalanan kami hentikan sejenak. Perut sudah keroncongan, karena dg kuantitas sarapan yg diberikan pihak hotel, rasanya sudah beruntung kami masih punya tenaga untuk jalan2 (meski masih di sekitar hotel) dan berulangkali keluar masuk hotel dan kios.

Akhirnya kami balik kanan, menuju sebuah jalan, yg kami sendiri tidak terlalu ingat namanya. Maklum, kami berjalan sesuai keinginan saja. Pokoknya jika dirasa ada sebuah 'keramaian', maka kami ikuti saja. Walhasil, rasa lapar kian menusuk. Wify sendiri sudah agak kelimpungan.

Aku sendiri bukannya tidak mau berhenti untuk makan, namun yg aku lihat di sepanjang kiri kanan jalan, warung makan yg ada malah menjajakan BABI GULING. Alamak...!!halah Sayangnya aku ga sempat potret warung2 tersebut, terlebih lagi ada sebuah warung yg di kaca etalasenya menampilkan seekor babi dibagi 2, lalu ditusuk dg kayu yg besar. Yaaaa...mirip kambing guling lah...hanya ini ganti kambingnya dg babi.mual-mual

Setelah berjalan sekian lama, akhirnya kami temukan juga WARUNG PADANG. Alhamdulillah, kami segera masuk dan mulai memesan. NAMUN, TERNYATA WARUNG PADANGNYA BARU BUKA...jadi tidak banyak menu yg tersedia. Walhasil, kami hanya bisa memesan ayam goreng. Tapi toh, itu lebih dari cukup...setidaknya tenaga kami muncul kembali dan siap bertualang kembali.nyengir

Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usKami kembali ke jalur semula, menuju pantai Kuta dengan melewati lagi jalan Legian. Kami berjalan di jalur kiri. Ketika sedang asyik melihat-lihat sekeliling, pandanganku tertumbuk pada sebuah monumen. Ketika aku dekati, ternyata itu adalah monumen terjadinya bom pertama di Bali tahun 2002, tepatnya 10 Oktober 2002. Mula-mula Wify yg aku foto, dari agak jauh agar bisa terlihat bentuk monumennya. Aku sempatkan juga mengabadikan nama-nama korban Free Image Hosting at www.ImageShack.usledakan bom. Di sana tertulis bahwa korban terbanyak adalah dari Australia. Jika aku tidak salah, hampir 100 orang Australia yg tewas. Ada juga warga Indonesia yg menjadi korban, kebanyakan (dari yg aku dengar dari sopir taksi semalam), para korban adalah para pegawai pub ataupun supir taksi serta orang2 malang yg tidak ada kaitannya.sedih Yang terakhir, jelas, si jagoan yg berpose...hihihih...

Lebih kurang 10 menit berjalan, akhirnya kami tiba di pantai. Namun karena hari masih sangat panas (jam 2 siang) akhirnya kami berdua putuskan untuk pulang dulu ke hotel. Kami rencanakan untuk keluar lagi (jalan2) setelah sholat ashar, lebih kurang pukul 16.30an WITENG, dengan asumsi cuaca sudah cukup teduh dan kami bisa lebih santai menikmati perjalanan.

Oya, jangan kuatir, beberapa skrinsut para pengunjung pantai aku tampilkan juga kok...silakan dinikmati.


So, kembali ke ..... hoteeelll...siyul2