Usai kekalahan Indonesia, 1-2 dari Arab Saudi, banyak sekali komentar yg menyalahkan wasit. Berat sebelah, bermain mata dengan pemain Arab Saudi, adalah sekian tuduhan dan dugaan yg dilontarkan oleh para pecinta (fanatik) tim sepakbola nasional, yg tidak rela timnya kalah (meski dg skor tipis) dari tim Arab Saudi.

Para pecinta timnas beranggapan jika wasit tidak curang (berat sebelah) maka timnas akan bisa menahan tim Arab Saudi, minimal 1-1 sehingga peluang Indonesia untuk maju ke babak berikutnya bisa lebih besar. Bahkan SBY sendiri sempat melontarkan pernyataan yg 'tidak penting' (karena menurutku, lebih penting mengurus Lapindo, yg jelas2 SBY punya wewenang dan pengaruh).

Aku sendiri punya asumsi atau teori mengapa wasit yg ditunjuk AFC berasal dari Arab. Meski asumsi ini belum tentu valid, tapi yg jelas asumsi ini tidak bisa dipertanggungjawabkan lho...!!!siyul2

Pihak AFC MEMANG SENGAJA memasang wasit dari UAE, untuk memimpin pertandingan Indonesia-Arab Saudi. Ini merupakan tindakan 'balas dendam' yg dipesan oleh tim Arab Saudi, karena mereka merasa sudah diperlakukan tidak adil.

Lho, kok bisa diperlakukan tidak adil? Kan Arab Saudi baru melawan Indonesia hari Sabtu kemarin?

Hmmm...begini...jika diperhatikan, tim Arab Saudi sudah mendapat, sedikitnya 2 kali, tindakan yg merugikan dari Indonesia, yakni:
1. Tim Arab Saudi mendapat lapangan sepak bola yg tidak pantas digunakan berlatih. Akibatnya tim Arab Saudi tidak bisa berlatih sehingga mereka mengalami adaptasi dan kekompakan berkurang.
1(a). Karena tim Arab Saudi kurang kompak, akibatnya mereka mengalami kesulitan pada saat menghadapi tim Korea Selatan. Target menang yg mereka canangkan, menjadi buyar karena ketidak kompakan para pemain di lapangan.
2. Kerugian terbesar yg dirasakan tim Arab Saudi adalah ketika lampu stadion mati. Akibatnya, semangat bertempur tim Arab Saudi menjadi berkurang dan padam. Otomatis hanya bisa meraih hasil seri.

Jelas pemerintah Arab Saudi berang melihat tim nasionalnya diperlakukan sewenang-wenang. So, akhirnya pejabat Arab Saudi mengontak pejabat AFC, yg kebetulan berasal dari Qatar, meminta 'ganti rugi' atas peristiwa buruk yg dialami timnasnya. Pemerintah Arab Saudi menduga pemerintah Indonesia sengaja menyabot timnasnya agar gagal maju ke babak berikutnya.

Hasilnya seperti kita lihat, wasit yg diturunkan adalah wasit dari UAE. Objectivenya jelas, membuat tim Arab Saudi menang. Dan dia berhasil melaksanakannya.siyul2

Pemerintah, melalui SBY, sudah menghubungi Menteri Agama, agar segera memberikan pernyataan (maksudnya mungkin mengancam kali yeee..) kepada pemerintah Arab Saudi, bahwa jika tim Indonesia tidak dimenangkan, atau dibuat seri, setelah protes pemerintah ke AFC, maka TAHUN 2008 MENDATANG PEMERINTAH RI AKAN MEMBOIKOT PELAKSANAAN HAJI...!!!

Aksi boikot yg dimaksud adalah pemerintah akan melarang warganya (muslim) untuk melaksanakan haji ke Arab Saudi, sebagai bentuk protes atas kecurangan yg dialami timnas Indonesia. Diperkirakan pemerintah juga akan melakukan razia besar2an di daerah puncak untuk menangkapi orang2 Arab yg melakukan nikah sirri di kawasan itu.

Aku menduga jika konflik ini berlanjut, maka diperkirakan pecah perang antara Indonesia dan Arab Saudi sekitar tahun 2009-2010.

Wah wah wah...gawat juga ya???

*ps: artikel ini jangan dianggap bercanda...aku serius lho....serius ngarang...hoahahha...serius amiiirrrrr....*nyengir