Coba anda perhatikan gambar di sebelah kiri ini. Apa anda merasa ada keanehan yg bisa anda rasakan? Eh, tidak ada? Coba anda perhatikan lagi dg seksama...tidak perlu terburu-buru.

Sudah ketemu 'keanehannya'? Ah, masih belum ketemu juga. Bukan...bukan alamat blog ini yang menjadi keanehan, itu sih lumrah...tanda narsis, hihihi..cekikikan

Ok, untuk singkatnya, keanehan yg aku maksud adalah JUDUL/HEADLINE DARI KORAN INI!

Di sana dituliskan,"Korban Mutilasi Hidup Lagi". Judulnya memang BOMBASTIS sekali, tapi JELAS2 SALAH!!!

Lho, kok salah? Jelas sekali bahwa judul itu salah...karena itu berarti, korban mutilasi (yg semula mati) kini hidup lagi. Dengan demikian, jika merunut dari judul tersebut, apabila kita bongkar makam yang diduga 'Asep Ridwan', maka jenazah akan hilang karena (berdasar judul itu) ternyata si korban hidup lagi!

Arrghh..ternyata koran2 (media pada umumnya) seringkali terjebak antara judul dengan bahasa. Maksudnya, para redaksi seringkali menuliskan judul (headline) yg begitu bombastis, tidak hanya membuat orang penasaran namun akhirnya menjadi kecewa, karena adanya 'ketidakcocokan' antara judul dengan isi berita.

Ya ya ya...oplah (tiras) selalu dijadikan alasan untuk aksi 'pembohongan' publik seperti ini. Herannya, tindakan seperti ini tidak melulu dilakukan oleh media 'kampungan' seperti L*biiiip* kemudian P*biiiip* namun juga kadang dilakukan juga oleh media2 yg 'lahir' duluan dan notabene cukup besar (tidak perlu disebut ya? sudah tahu sendiri kan media2 yg aku maksud?cekikikan)

Ayo...ayo...wartawan2nya mesti ditrening lagi...juga temenku yg wartawan itu...kelayapan dan ngejunk mulu kerjanya...*toleh kiri kanan, nunggu sang wartawan berkomentar*