Hampir setahun yg lalu, aku posting tentang lokasi2 yg rawan ranjau paku. Saat itu, banyak sekali motoris yg mengalami kebocoran ban dan akhirnya diperas oleh para tukang tambal ban yg 'kebetulan' buka usaha di sana. Teman kantorku pernah mengalami juga kejadian ini, dan akhirnya mesti merelakan uang Rp 50 rebu berpindah tangan, karena ban dalamnya ternyata (menurut tukang tambal ban) sudah sedemikian rusak dan banyak bolong2nya.sedih

Karena teman kantorku ini seorang wartawan, dia tidak tinggal diam begitu saja usai menjadi korban 'pemerasan' oleh tukang tambal ban tersebut. Dia segera melakukan investigasi alias penyelidikan. Dengan kata lain, dia langsung menyamar menjadi Tintin.hee hee

Hasil penyelidikan yg dia lakukan ternyata cukup mencengangkan..!!! Dia berkesimpulan: HATI-HATI TERHADAP TUKANG TAMBAL BAN...!!

Apa pasal?

Dari hasil penelusuran yg dilakukan temanku, ternyata banyak tukang tambal ban yg melakukan kecurangan. Praktik kecurangan ini justru dilakukan tepat di depan mata si pemilik motor...dan gilanya praktik ini dilakukan dg tenang.

Praktik kecurangan apa yg dilakukan si tukang tambal ban?

Sebelum menjawab pertanyaan ini, aku beri petunjuk (clue)...pernahkah anda2 (motoris) memperhatikan tempat air yg digunakan si tukang tambal ban memeriksa kebocoran ban? Jika kita perhatikan, air yg berada di tempat air tersebut berwarna keruh dan kecoklatan. Ah, anda sudah bisa mengerti maksudku kan?

Yappp...si tukang tambal ban melakukan praktik kecurangannya di dalam tempat air tersebut...!!

Menurut temanku itu, di dalam tempat air tersebut, ADA tukang tambal ban yg menyimpan paku (atau peralatan sejenis). Pada saat dia memeriksa bagian ban yg bocor, ada tangannya yg ikut bekerja dg menusuk2an paku tersebut ke ban. Walhasil, bagian ban yg bocor jelas akan bertambah...tidak 1-2, bahkan temanku pernah mengalami...mendapat laporan ada 9 bagian ban yg bocor...padahal, menurut temanku, ban dalamnya tersebut baru...dan kebetulan saja dia apes terkena ranjau paku di daerah Pasar Minggu.

Saat dia dicurangi, dia tidak sadar...bahkan asyik ngobrol dengan si tukang tambal ban tersebut. Wah, gila juga ya...benar2 dicurangi di depan hidung sendiri...dan TIDAK SADAR...!!dzigh Benar2 nekad dan gila perbuatan si tukang tambal ban ini. Nyaris serupa dengan perbuatan tukang parkir tempo hari...mencari jalan pintas untuk mendapatkan keuntungan, ga peduli dengan halal haram. Benar2 tidak tidak tahu malu dg pengamen...yg meski hasil yg didapat tidak seberapa, tapi berusaha mendapatkan harta yg halal.

Tentu saja TIDAK SEMUA tukang tambal ban berbuat curang seperti yg dialami temanku ini. Tapi tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati.cool