Minggu siang, aku dan Wify jalan2 ke kalibata mall. Tujuan awalnya sih hanya sekedar jalan2, maklum sudah tanggal tua, aku belum gajian. Tapi ternyata Wify punya kezutan buatku...dia ngajak aku untuk nonton film Indonesia,"Maaf Saya Menghamili Istri Anda". *muah muah buat Wify*muah muah

Aku sendiri sejak awal cukup tertarik dengan film ini, meski sempat curiga bahwa film ini akan mendompleng film Nagabonar Jadi 2, karena memakai setting daerah Batak juga. "Hhmmm...ini kan taktik dagang...karena suku Batak sedang laku, para pembuat film langsung rame2 pasang orang2 Batak sebagai komoditas..",demikian pikirku.

Tapi, ternyata dugaanku agak2 salah. Pemasangan Agus Ringgo (pembawa acara Ringgo Star, yg garing ke demak) serta sedikit ulasan mengenai mode jutek Shanty terhadap Mulan, belum lagi 'kisruh' dan protes orang2 Batak di Jakarta terhadap film ini, membuatku memutuskan menonton film ini.

Sedikit telat nonton, karena ternyata di Kalibata 21 DILARANG SAMA SEKALI MEMBAWA MAKANAN DAN MINUMAN DARI LUAR, akhirnya aku bisa sedikit tenang nonton. Selama kami terlambat, orang2 sudah riuh rendah ketawa2. "Hmmm...nampaknya cukup lucu nih,"batinku.

Lima menit pertama, ternyata film ini cukup lucu. Aku dan Wify bolak balik ketawa melihat adegan si Dibyo (AR) ngebohongi habis2an pedagang kaki lima (pemerannya, yg menjadi suami mpok Hindun). Belum lagi ketika si Dibyo akting dan muncul tokoh Jon (Rizky Mocil?, yg sempat nongol di iklan Fl*xy) membuat perut kami terkocok2, saking lucunya.

Ceritanya rada2 absurd, kalo mengambil istilah Wify, karena beberapa hal:
1. Bagaimana mungkin Mulan, eh, Mira yg kerja kantoran (di bilangan Sudirman pula) bisa menjadi istri dari Lamhot, seorang preman. Kecuali masalah dijodohkan sejak kecil, errr...aku kok melihat kayanya rada2 ndak mungkin lah...di jaman sekarang, ce secantik Mira mau jadi istri preman (Tanah Abang?).siyul2

2. Tidak jelas asal usul si Dibyo, kecuali diceritakan dia tukang bohong, tukang ngutang, bayar kos2an telat, bla bla bla...

3. Kerjaan si Jon, teman kos Dibyo, juga tidak jelas. Mahasiswa bukan, anak SMA jelas kagak mungkin, kerjanya kok sibuk 'fitnes' ga jelas...

Ya ya ya...mungkin mirip seperti di Nagabonar Jadi 2, tidak semua detail perlu dijelaskan. Tapi setidaknya yaa...dikasih 'basa basi' sedikit, biar lebih masuk akal getooo..

Sementara adegan2 yg cukup lucu:
1. Pas si Dibyo ngerokok, api dari koreknya gede banget. Bikin kaget..!!

2. Si Marudut Sitanggang, yg ngaku2 ada hubungan darah dengan Julius Sitanggang.

3. Acara lamaran, ketika si Jon berkata,"HORAS...!" Sumpe deee...ngakak abissszzz..hahaha...

Sayangnya, film ini banyak sekali pengambilan sudut yg, menurutku, tidak pas. Terutama saat pesta di rumah Mira. Ga jelas, mau nge-shoot sapa sih?? Kemudian, yg parah adalah saat Mulan ngobrol dg Agus, usai ketemuan bertiga dg Shanty. Kamera benar2 ga fokus, mau ngambil sapa. Terlalu banyak ruang kosong. *sorry kalo penilaianku salah...tapi ini kan blogku, suka2 aku laaahh menilainya...hihih...*

Keluar dari studio 3, sekitar jam 5 sore kurang, kesimpulan film ini cuma satu... SI DIBYO ITU PEJANTAN YG NAFSU BIRAHINYA GEDE...!!!ngakak guling2