Aku bukanlah pecinta baso, tapi kalo ada kesempatan untuk makan baso, yaa...tidak akan ditolak, apalagi basonya enakmelet. Nah, beberapa waktu lalu, aku sempat review sebuah rumah makan baso, Peng Lan, yg cukup direkomendasikan karena bentuk, rasa serta harganya cukup memadai. Nah, kali ini aku tampilkan 2 warung baso lainnya sebagai 'pembanding' dari baso Peng Lan. Sementara untuk mie, artikel mie ijo mungkin bisa berguna.

Yang pertama adalah baso Cak Man.
Bagi kera ngalam (baca: arek Malang), baso Cak Man ini bisa ditemukan di stasiun kota. Ga tau? Ya sudah, silakan pergi ke Malang untuk nyoba langsung ya?

Free Image Hosting at www.ImageShack.usSementara untuk di Jakarta, aku temukan di daerah Tebet. Tepatnya kalo kita pergi dari arah Tebet menuju Manggarai, menjelang jalan bercabang, di ujung jl Prof Saharjo, di sebelah kiri, anda akan menemukan sebuah komplek ruko (rumah toko). Nah, terdapat papan nama warung Cak Man ini.


Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usNah, kita tinggal masuk ke ruko dg papan nama yg tertera di samping kiri ini (awas, jangan sampai masuk ke restoran padang, xixixi...). Apabila kita perhatikan bagian dalam rumah makan baso Cak Man ini, suasananya cukup bersih. Tiap tempat makan diatur sedemikian rupa, sehingga para pengunjung (diharapkan) bisa makan dg mudah. Kenyataannya, tiap tempat makan jaraknya terlalu dekat. Jadi, jika kita sedang makan lalu ada orang di belakang kita yg ingin duduk, maka kita akan agak repot memindah2kan kursi.whew!

Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usTidak menunggu waktu terlalu lama, aku dan Wify segera memesan dan memilih baso. Jenis baso dan penganan lainnya bisa dilihat lebih detil dengan meng-klik gambar2 di kanan dan kiri. Aku lihat lebih bervariasi dibandingkan Free Image Hosting at www.ImageShack.uspenganan yg ditawarkan di Peng Lan. Ya sudah, akhirnya aku comot penganan lebih banyak dibandingkan jika makan di Peng Lan.melet



Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usNah, sambil makan, aku berkesempatan untuk melihat-lihat sekeliling warung Cak Man ini. Terdapat beberapa foto berpigura, menampilkan menu-menu yg ditampilkan di Cak Man. Hmmm...tidak terlalu beda dengan yg aku Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.uspesan. Jika fotonya saja sudah cukup menggiurkan, bagaimana rasa sebenarnya ya? Ternyata tidak jauh beda. Enak banget...apalagi jika ditambahka SAOS KHAS MALANG. Meski sedikit asam, tapi hmmm...yummy...ngiler

Free Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usFree Image Hosting at www.ImageShack.usNah, setelah menyantap baso dan teman2nya itu, aku baru 'ngeh' kalo ada menu Cak Man. Tidak buang waktu, aku segera jepret2 menu2nya itu. Lumayan, setidaknya bisa dijadikan referensi bagi yg pengen ke Cak Man, berapa duit yg mesti dibawa, jadi ga sampe disuruh cuci piring gara2 kurang bawa duitmelet.

Sayangnya, di Cak Man TIDAK DIBERI BON bila kita membayar pesanan kita. Dengan kata lain, menu di atas memang benar2 MESTI dijadikan acuan, karena kita mesti berhitung sendiri apa2 saja yg telah kita pesan dan kita makan (serta minum). Sayang sekali memang...mungkin kali lain akan usul ah...sapa tau jadi duta Cak Man...seporsi gratis tiap hari rasa2nya cukup menguntungkan toh?siyul2

Nah, setelah Cak Man, kita beralih ke baso Atom.
Awalnya sih Wify yg pengen baso Atom, soalnya dia emang demen banget dengan yg namanya baso. Kalo Wify lagi di Bandung, bisa gila2an dah kalo jajan baso.

Akhirnya, hari Jum'at kemaren, aku nemenin Wify beli baso Atom. Setelah njemput Wify di plaza semanggi, akhirnya kami berdua berburu lokasi baso Atom. Dari peta yg dicetak Wify, aku lihat bahwa lokasinya di jl Pati Unus. Hmmm...kayanya kenal dg jalan itu. Aku perhatikan dengan seksama, ada Hang Tuah, Blok M, Senayan, Paku Buwono. Ok...kayanya gw tau tempat itu.

So, setelah melalui plaza blok M (arah ke Sisingamangaraja), aku segera belokkan Red Banzai ke kanan, ngikuti metromini 69....yg ternyata merupakan 'kesalahan', karena aku terlalu berpatokan pada rutenya 69. Walhasil, kami berdua sempat nyasar ke ciledug.ngakak guling2

Setelah mempelajari ulang peta, akhirnya ketemu juga jl Pati Unus. Dan itu terjadi setelah SATU SETENGAH JAM KELUYURAN...!! Pheww...cape deeehh...

Melihat sekeliling warung baso atom, hmm.. nampaknya cukup ramai juga ya? Segera aku dan Wify menuju meja pemesanan. Hmmm...ternyata metodenya mirip dengan Peng Lan. Ada kotak-kotak aluminium berisi baso2, disesuaikan dengan jenis dan rasa dari baso2 tersebut. Namun, jika dilihat lebih teliti, Peng Lan nampaknya jauh lebih banyak variasinya.

Aku sendiri memesan baso urat, baso keju dan baso telor. Arrgghhh...ternyata baso kejunya tidak seperti yg kami berdua bayangkan. Yg ada dalam bayangan kami berdua, keju yg ada di baso keju model2nya agak2 cair, yaa..mirip2 dg keju yg ada di menu di Pizza Hut lah. Ternyata kejunya padat...dan rasa kejunya nyaris tidak terasa.

Dua jenis baso lainnya, saat aku makan, ternyata juga kurang memuaskan. Jauh berbeda dengan baso Peng Lan dan baso Cak Man. Pertama, bumbunya kurang terasa, kemudian baso telornya juga yaa...standar. Menurutku baso telor Peng Lan lebih enak, karena bumbu dari daging basonya cukup meresap. Sementara untuk baso urat, idem ditto.

Terakhir, saat hendak menghabiskan porsi Wify, yg sudah kekenyangan, aku melihat baso daging yg ada, ternyata masih berwarna kemerahan. Aduh, jangan2 basonya ga cukup matang dimasak nih...masa masih berwarna kemerahan begini seehh...??mendadak mual

Oya satu hal lagi...di baso Atom, kita tidak dapat bon juga. Jadi, kita mesti menghitung sendiri pengeluaran kita untuk tiap 'item' yg dibeli, dari daftar harga yg dipasang di atas.

Kesimpulan setelah mencicip 3 tempat jualan baso:
1. Cak Man, nilai 8
2. Peng Lan, nilai 7.5
3. Baso Atom, nilai 6

Tentu saja ini penilaian pribadi...tapi setahuku, lidahku bisa diandalkan untuk menilai enak tidaknya sebuah makanan kok...cekikikan