1/31/2006

Aaahhh...akhirnya kesampean juga ganti tampilan :)
Tampil dg mode minimalis...daripada ribet dg warna warni 'ndak jelas' :p

Posted on Tuesday, January 31, 2006 by M Fahmi Aulia

5 comments

Lagi2 ibu menteri kesehatan mengeluarkan ke(tidak)bijakan yang tidak populer. Sekitar 2-3 bulan lalu, ke(tidak)bijakannya berupa pernyataan bahwa flu burung, polio, dan demam berdarah tidak perlu dikhawatirkan, sehingga tidak diperlukan kondisi luar biasa (KLB), padahal penyakit2 tersebut telah merenggut sekian banyak nyawa. Apakah pernyataan KLB tidak perlu karena anggota bu menteri tidak terjangkit penyakit tersebut? Entahlah...

Kali ini ke(tidak)bijakan bu menteri adalah 'ngajak ngesang' (ngajak ribut) Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan). Di beberapa media, cetak dan elektronik, telah ditayangkan 'keributan' ini. Jika gw ga salah baca + tangkap, cekcok ini dimulai dg dikeluarkannya daftar bahan makanan yg mengandung formalin dan boraks, menyusul ditemukannya bahan2 makanan yg mengandung zat2 yang berbahaya tersebut.

Bu menteri ngotot bahwa Badan POM tidak berwenang mengeluarkan daftar tersebut. Di sisi lain, Badan POM punya tanggung jawab moril terhadap masyarakat, karena daftar makanan (menurut gw) masih merupakan tanggung jawab Badan POM (yang terkait dg makanan...op kors). Ngototnya bu menteri dikarenakan (versi beliau) Badan POM tidak berkonsultasi dg Depkes.

Padahal, di sisi lain, gw lihat depkes sendiri terkesan pasif. Sudah cukup banyak urusan depkes yang (menurut gw) masih belum kelar, terutama yg berkaitan dg perubahan status beberapa rumah sakit, yang efek sampingnya naiknya biaya berobat. Dengan kata lain, masih menurut gw, depkes telah ikut 'berpartisipasi' menghapus rakyat miskin, dg menaikkan harga obat, sehingga rakyat miskin yang sakit tidak bisa membeli...dan mati. (tuh, kan...rakyat miskinnya berkurang...hiks...)

Ealaaahhh....di sebuah artikel media ditulis bahwa 'sebenarnya' ujung pangkal perseturuan depkes - badan POM adalah URUSAN PROJECT...!!! SERIBU TOPAN BADAI BUAT KELEAN....!!!

Posted on Tuesday, January 31, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Malam ini gw merutuk abis2an...gw naek Argo Gede, berangkat jam 19.20...baru tiba di Bandung jam 23.15, padahal di tiket tertulis tiba jam 21.50wib...!!! (berarti terlambat sekitar 80 menit)

PT KAI makin keterlaluan...!!! Selama 3 bulan terakhir, sejak gw berhenti menggunakan travel sebagai transportasi Bdg-Jkt (dan sebaliknya), gw dah 'kenyang' dg keterlambatan berkisar 40 menit - 55 menit dari jadwal yang tertulis.

Semula gw pikir keterlambatan terjadi karena gw naek Parahyangan, namun hari ini gw 'sadar' bahwa Argo Gede yang SEHARUSNYA lebih cepat, malah ikut2 lemot... :( Entah ada kejadian apa malam ini, sehingga Argo sedemikian telat...namun gw +++++ bete, karena selama 1jam, gw denger orang ndengkur di sebelah. *pengen nendang dech...xi xi xi...*

Ketidakprofesionalan PT KAI terutama dg dihentikannya kereta (Parahyangan) di tempat2 tertentu, untuk memberi jalan kereta lain, Argo atau kereta dari arah berlawanan. Masih untung jika berhenti 5-10 menit...tadi pagi, pas gw pake Parahyangan ke Jakarta, ngendon di stasiun Sasaksaat, sekitar 30 menit. Njrot...:(

Beberapa waktu lalu, PT KAI menggusur rumah2 di sekitar Jatinegara, dengan tujuan hendak membangun rel ganda. Kalo gw punya saran sih, mestinya rel ganda itu dibangun di jalur sepanjang Jakarta-Bandung, soalnya trafiknya penuh, namun relnya cuman 1. Rel ganda hanya ada di daerah Purwakarta, itupun berkisar 1-2 kilometer. Lainnya...masih single track. Tidak heran, suka gantian ngendon...ngasih jalan ama yg lain.

Gw iri banget dg Jepang...kereta apinya was wes wos... Jadwal on time, cukup nyaman (apalagi buat pervert..bisa colek2 pantat ce, xi xi xi...), dan aman. Di Indonesia?? Boro2...silakan coba naek kereta Kahuripan...tujuan Bandung - Kediri. Ndak ada bedanya kereta penumpang dg kereta pengangkut ternak...ato kalo mau lebih sinis, ndak jauh beda dg kereta pengangkut orang2 Yahudi dg tujuan kamp konsentrasi.. :p :(

Duh..kapan ya PT KAI bisa memberikan kenyamanan pada para penumpangnya?? :)

Oya...utk masalah ketidaknyamanan di kereta, bisa juga dibaca di sini.

Posted on Tuesday, January 31, 2006 by M Fahmi Aulia

1 comment

1/29/2006

Ternyata sekarang Anjing Api...:p

Coba lihat peruntungan elo2 pade...:D

PERUNTUNGAN SHIO DI TAHUN ANJING

Menurut astrologi Cina, tahun 2006 ini merupakan tahun Anjing. "Sebagian besar orang menyebut Anjing Api, tapi menurut perhitungan saya, tahun ini adalah Anjing Tanah (genteng)," kata konsultan dan pengamat fengshui, Mas Dian, MRE.

Tahun 2006 disebut tahun bing (api) shu (kayu). "Nah, unsur Api bertemu unsur Kayu, jadinya berubah menjadi unsur Tanah." Tahun ini, orang di bawah shio Macan, Kelinci, dan Kuda dalam posisi bioritme yang bagus. "Orang bilang, shionya bagus." Sementara, orang-orang di bawah shio Kerbau, Naga, Kambing, dan Ayam sedang di bawah, shio-nya tidak bagus.

"Yang paling berat adalah shio Naga. Misalnya, dalam hal karier, orang bershio Naga akan mengalami banyak benturan. Keluarga juga harus dijaga." Yang tak kalah beratnya adalah mereka yang ber-shio Kambing. "Tahun ini mereka banyak dikalahkan dan terjebak. Agar bisa lepas, sebaiknya keluar dari lingkaran yang menjebak." Lima shio lain dalam posisi netral. Bagaimana peruntungan ke-12 shio selengkapnya?

TIKUS (1960, 1972, 1984)
Mulai ada perbaikan dibanding tahun lalu, khususnya dalam hal hubungan dengan lingkungan. Kalau bisa, mawas diri dan manfaatkan berbagai kesempatan untuk kegiatan positif. Jika ini dilakukan, maka dukungan yang kuat akan mengalir, sehingga kedudukan menjadi lebih mapan.
Keluarga dan keuangan: Ada tamu duka cita, bisa berarti ada famili yang meninggal, bisa juga akan kehilangan harta akibat suatu masalah, termasuk penipuan. Saat tepat untuk saling berkomunikasi dan melupakan masa lalu agar rezeki dapat lebih lancar. Sebaiknya berpikir lebih obyektif agar selalu memperoleh kesempatan.

Percintaan: Tahun ini adalah tahun kesendirian dan kesepian yang panjang. Bagi yang belum ketemu jodoh, kemungkinan masih harus menunggu.
Karier: Ada promosi, tapi gangguan juga banyak.

KERBAU (1961, 1973, 1985)
Setelah dua tahun mengalami masa kejayaan, bioritme kaum Kerbau di tahun Anjing ini menemui tekanan berat. Ini akan memicu timbulnya berbagai konflik serta perbedaan pendapat yang tajam dari lingkungan. Maksud baik sering disalahartikan negatif, apalagi kalau harus berjalan pada jalur yang tidak benar. Akibatnya, benturan yang berakibat kerugian fisik, mental, dan emosi akan dituai. Hindari menggunakan kekerasan untuk melawan kekerasan.
Keluarga dan keuangan: Muncul perselisihan pendapat, emosi sering tidak bisa terkendali. Sedapat mungkin, cobalah menahan diri.

Percintaan: Kurang harmonis. Bagi yang belum punya jodoh, mungkin masih harus bersabar.
Karier: Karier dan rezeki cukup baik, tapi persaingan sangat ketat. Jangan mudah terjebak dalam kubangan air yang keruh.

MACAN (1962, 1974, 1986)
Bioritme kaum Macan tahun ini memasuki siklus yang lebih baik dibanding dua tahun lalu. Banyak bantuan yang akan mendukung rencana ke depan, tapi sebaiknya lebih berkonsentrasi ke bidang yang ditekuni. Yang tetap harus dipegang teguh adalah kejujuran dan kecerdikan berdasarkan kebijaksanaan, sehingga dapat membedakan, mana kepentingan umum dan mana urusan pribadi. Keberhasilan harus disertai ketekunan, kecerdikan, dan perjuangan. Kurangi kegiatan luar yang tidak menghasilkan.

Keluarga dan keuangan: Masalah keuangan dalam keluarga perlu diatur lebih tertib agar tidak besar pasak daripada tiang.
Percintaan: Ada bintang keselarasan. Bagi yang belum ketemu jodoh, sepertinya bakal mendapat pencerahan. Yang sudah berumahtangga, tahun ini bisa jadi akan lebih saling mengasihi.
Karier: Asal ditekuni dengan konsentrasi yang benar, hasilnya akan lebih baik.

KELINCI (1963, 1975, 1987)
Setelah mengalami masa kurang menyenangkan tahun lalu, bintang Kelinci di tahun 2006 ini mulai bersinar terang. Tapi, ibarat orang yang baru sembuh dari sakit dan masih dalam proses pemulihan, segala tindakan harus diselaraskan dengan kemampuan dan keadaan yang ada. Jangan terlalu emosional mengikuti kata hati, jangan kelewat ambisius dalam memuaskan keinginan. Segala sesuatu yang berlebihan akan menuai kerugian yang menyakitkan. Cobalah belajar menganalisa keadaan dengan lebih obyektif dan mau menerima pendapat umum.
Keluarga dan keuangan: Ada berkah dan bantuan untuk meraih impian yang lebih baik. Tapi, jangan lupa diri agar tidak mengundang persaingan atau permusuhan.

Percintaan: Bagi kaum pria, shio Kelinci yang belum ketemu jodoh masih membutuhkan waktu untuk mendapatkan pasangan. Sebaliknya, kesunyian menjadi bagian mereka yang sudah berkeluarga.
Karier: Cobalah menarik simpati agar jalan makin lapang. Tak ada salahnya merundingkan secara cermat sebelum membuat keputusan penting.

NAGA (1964, 1976, 1988)
Siklus shio Naga tahun ini mengalami tekanan yang sangat buruk dibandingkan shio lainnya, sebab Naga bertentangan (ciong) berat dengan shio Anjing. Oleh karena itu, kaum Naga harus bersikap hati-hati dalam mengambil keputusan penting. Dari sisi emosi, harus lebih sabar dan jangan mau terlibat konflik, baik dengan internal keluarga maupun lingkungan. Jangan melakukan kegiatan yang bersikap spekulatif di luar kemampuan, karena bisa mendatangkan kerugian dan kehancuran yang menyakitkan. Kondisi kesehatan dalam keadaan yang tidak selaras. Asal mau mundur selangkah, bahaya besar dapat terlewatkan.

Keluarga dan keuangan: Sering makan hati dan timbul pertentangan, karena masing-masing pihak susah diberi pengertian. Sama-sama tak mau mengalah bisa menugundang perpecahan.
Percintaan: Sedang tidak harmonis. Sebaiknya saling introspeksi agar perbedaan tidak membara menjadi keributan yang menghancurkan kebahagiaan.
Karier: Jalan penuh kerikil tajam dan lubang besar. Hati-hati, jangan tergiur rayuan menyesatkan.

ULAR (1965, 1977)
Tahun ini, kaum Ular tidak mendapat kejutan berarti. Meski begitu, tak ada jeleknya bersikap waspada. Jangan bersikap over atau otoriter. Cobalah menahan gejolak hati agar tidak menyesal di kemudian hari. Kaji secara cermat setiap keputusan yang hendak diambil. Tahun ini kurang baik melayat orang meninggal. Khusus untuk Ular yang lahir tahun 1977, kesehatan sebaiknya dijaga benar.

Keluarga dan keuangan: Bintang kebahagiaan bersinar cerah. Jagalah apa yang telah dimiliki agar terus bersemi dalam kebahagiaan. Yang penting, jangan salah jalan.
Percintaan: Ada tunas yang baru bersemi pada cabang yang sama. Semoga ada tali perjodohan baru buat mereka yang pernah putus cinta. Sebaliknya, bagi yang sudah berkeluarga, jangan coba bermain api.

Karier: Jadikan kegagalan sebagai cambuk menuju kemenangan. Kalau Anda tahan uji dan bekerja lebih tekun, keberhasilan akan dimiliki. Introspeksi, jangan merasa diri paling penting. Bisa-bisa malah kehilangan pendukung.

KUDA (1966, 1978)
Secara garis besar, kaum Kuda mulai mendapat pencerahan dibanding tahun lalu. Sebaiknya lebih sabar dan teliti, jangan mengikuti emosi hati, agar berbagai kegagalan tidak terulang. Ada bintang "podium kehormatan" (san-tai). Bintang ini memberi pengaruh dan perlindungan yang baik dalam kehidupan, khususnya yang berkaitan dengan nama dan jabatan. Sayangnya, ada bintang "lima setan' (wu-gui) menyertai, sehingga setiap perubahan yang baik akan diiringi berbagai gangguan. Jadi, sebaiknya waspada jika tak ingin dikalahkan orang lain.

Keluarga dan keuangan: Hindari perbedaan paham agar keributan bisa dihindarkan. Jauhkan diri dari perkara yang tidak benar, sehingga rezeki yang baik lebih mudah didapat. Ada berita bahagia, misalnya pesta pernikahan, keluarga mendapat gelar, atau kedudukan yang lebih baik.
Percintaan: Tahun ini merupakan tahun keharmonisan bagi kaum Kuda. Bagi yang belum ketemu jodoh, semoga tahun ini bisa menemukan jodoh yang tepat. Bagi yang sudah berkeluarga, jangan mudah kena bujukan atau termakan isu menyesatkan yang dapat memecah belah keutuhan.
Karier: Kalau tidak hati-hati bakal menuai kegagalan dan kerugian materi karena penipuan.

KAMBING (1967, 1979)
Bioritme kaum Kambing tahun ini sangat tidak menguntungkan. Banyak tekanan batin yang berat. Kalau tidak hati-hati, akan terjerumus dalam urusan yang sangat rumit, khususnya yang berhubungan dengan masalah keluarga. Meski sering disudutkan, sebaiknya bisa menahan emosi agar bisa berpikir lebih tenang. Jangan melakukan gerakan yang bersifat spekulatif di luar kemampuan, sebab banyak jeratan dan jebakan merugikan yang menghadang perjalanan kaum Kambing. Sebaiknya mundur selangkah agar kesulitan bisa dihindarkan.

Keluarga dan keuangan: Siklus sedang tidak kondusif. Sebaiknya jangan mendatangkan problem baru. Bisa jadi, hubungan dengan keluarga/saudara terganggu. Kalau tidak mau bersabar, maka sengketa (perpecahan) dalam keluarga akan sulit dihindari.
Percintaan: Ada jeratan dan godaan merugikan. Jangan mudah terjebak untuk kesenangan sesaat. Harus mau lebih terbuka, menjaga kesetiaan, dan saling menghargai agar percintaan langgeng.
Karier: banyak konflik internal yang memecah konsentrasi. Hati-hati, banyak jebakan yang bertujuan merugikan.

KERA (1956, 1968, 1980)
Shio Kera di tahun Anjing biasanya mengalami rasa duka yang panjang. Siklus kurang menggembirakan, khususnya setengah tahun di depan. Meski faktor rezeki lumayan baik, tapi siklus tahun ini memang kurang menyenangkan untuk urusan batiniah. Sebaiknya banyak berdoa (meditasi) agar lebih tenang. Tahun ini kurang mendapat bantuan berarti dari lingkungan yang selama ini mendukung. Jadi, jangan terlalu berharap banyak, sebab malah dapat mendatangkan kekecewaan dan penyesalan panjang. Kerjakan sesuai kemampuan. Biarpun bergerak lamban, yang penting menghasilkan.

Keluarga dan keuangan: Ada berita duka/sedih. Bisa jadi ada famili jauh yang meninggal dunia. Harus bisa segera mencari solusi agar kesedihan cepat berlalu. Keuangan harus diteliti dengan cermat.
Percintaan: Suasana kurang harmonis, batin sering gundah dan bimbang. Cobalah belajar beradaptasi dengan lingkungan agar kebahagiaan dapat lebih mudah diwujudkan.
Karier: Jangan terlalu berkhayal, karena harapan sedang tidak seindah impian. Semakin tinggi keinginan, semakin tinggi penyesalan. Jaga hubungan dengan rekan kerja agar tidak menimbulkan perpecahan.

AYAM (1957, 1969, 1981)
Siklus Ayam di tahun Anjing dalam posisi yang tidak harmonis dan punya dua masalah. Yang pertama, faktor internal. Jangan mau menang sendiri, tak mau tahu urusan orang lain. Jika ini dilakukan, malah bisa kehilangan dukungan dan kesempatan. Faktor kedua adalah faktor ekseternal. Kaum Ayam sering mendapat tekanan dari luar. Sebaiknya introspeksi terhadap kekurangan diri sendiri. Tak perlu emosional, karena yang didapat bisa-bisa malah rasa permusuhan belaka.

Keluarga dan keuangan: Jaga keutuhan dengan landasan rasa kasih yang benar. Meski punya kemampuan, sebaiknya jangan suka pamer kekuasaan dan memaksakan kehendak pada orang lain. Belajarlah menjadi pendengar yang baik, jangan mudah emosi.
Percintaan: Ada pertemuan, juga ada godaan. Semoga yang belum ketemu jodoh bisa mendapatkan jodoh ideal. Yang sudah berkeluarga, semoga tambah setia. Yang penting, jangan mudah terbuai bujuk rayu menyesatkan.
Karer: Harapan tak seindah impian. Banyak persaingan dan gangguan yang harus dihadapi. Sebaiknya berpikir jernih dan bijak, jangan menyelesaikan setiap perkara dengan emosi.

ANJING (1958, 1970, 1982)
Bioritme kaum Anjing di tahun Anjing ini tidak terlalu buruk. Yang penting bersikap lebih ramah. Bintang keberuntungan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu, tapi harus lebih waspada, karena ada bentuk pengkhianatan dari teman atau lingkungan dekat yang dapat menimbulkan kerugian nama dan materi. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan dengan tanggungjawab. Konsentrasi dibutuhkan agar jangan mudah terpecah oleh ambisi berlebihan. Untuk mereka yang bershio Anjing kelahiran 1970, setengah tahun di depan, siklus bisa jadi tidak baik.

Keluarga dan keuangan: Tahun ini ada bintang duka (sedih). Bisa jadi, ada sanak yang meninggal, bisa juga ada penipuan yang menyebabkan kerugian materi. Hati-hati terhadap orang bermulut manis.
Percintaan: Ada isu memojokkan. Sebaiknya dicerna dan dibicarakan secara terbuka, sehingga permasalahan menjadi lebih jelas.
Karier: Hati-hati pengkhianatan dari teman sekerja atau isu yang memojokkan. Sebaiknya tidak memandang rendah setiap masalah.

BABI (1959, 1971, 1983)
Ada bintang bing fu (bintang sakit) menaungi shio Babi di tahun Anjing ini. Jadi, sebaiknya lebih cermat menjaga kesehatan. Problem yang datang seringkali memutar pada poros yang tidak jelas tujuannya dan sering berakhir dengan kebuntuan. Paling baik adalah menyikapi setiap masalah dengan sabar, tidak terburu napsu yang bisa menimbulkan stres berat. Harus dapat menahan diri di saat bahagia maupun saat duka, sebab suka-duka akan mengiringi perjalanan tahun ini.

Keluarga dan keuangan: Ada berita bahagia. Bisa pesta pernikahan, atau memperoleh anak. Tapi, di balik itu, ada juga berita kurang menyenangkan. Sering dilanda kesepian panjang. Kesehatan diri dan keluarga juga butuh perhatian serius.
Percintaan: Ada bintang kebahagiaan yang baik, semoga yang belum ketemu jodoh bisa mendapatkan seperti yang diimpikan. Bagi yang sudah memiliki, harus dibina lebih serius. Salah-salah, yang ada malah pergi.
Karier: Gangguan karena kesehatan dan konsentrasi yang menurun. Hari-hati, sering menemui masalah/jalan buntu.

Posted on Sunday, January 29, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

GONG XI FAT CHAI....!!! :)

Xīnnián kuàilè

sekarang masuk Anjing Kayu lhoooo....:p

Posted on Sunday, January 29, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/23/2006

Brrrr...akhir Januari 2006 ini nampaknya akan membuat jantung (sebagian besar) masyarakat Indonesia kian deg deg plas...karena setidaknya 2 kenaikan tarif sudah berada di pelupuk mata. Tarif telpon direncanakan naik hingga 21,49%, entah mulai kapan diberlakukan...prediksi gw mungkin sekitar akhir Peb atau awal Maret. DPR sendiri (katanya) menolak kenaikan tarif telpon ini (entahlah kalo sudah 'deal' dg Telkom, dijamin bakal setuju. Ini bukan su'udzon, tapi realita bung, xi xi xi...)

Sedangkan untuk listrik masih belum jelas komposisinya...beberapa orang yg terkait malah mengeluarkan pernyataan yang 'tidak seragam'. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan kenaikan BISA LEBIH DARI 100%, sementara staf ahli Menteri Koordinator Perekonomian malah mengatakan kenaikan DI BAWAH 30%.

Yang akan lebih bikin deg2an adalah efek domino dari kenaikan 2 hal di atas, yakni NAIKNYA HARGA BARANG2!!! Bocoran dari teman, yg kebetulan punya tetangga pedagang kelontong, KAPANPUN KENAIKAN TARIF ITU TERJADI, TANGGAL 25 INI PARA PEDAGANG SEPAKAT MENAIKKAN HARGA BARANG2 (barangkali untuk antisipasi). Hiks..hiks...gaji (belum) naik, harga2 dah pada meroket duluan...mudah2an kost ga naek euy..:p

Posted on Monday, January 23, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

1/22/2006


How Spammy Are YOU?

Spammer!

You spam too much.

Personality Test Results

Click Here to Take This Quiz
Brought to you by YouThink.com quizzes and personality tests.

Posted on Sunday, January 22, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Ngeliat ada tampilan seperti ini, saat nge-track referers. Baru tau, harap markum...eh, maklum...:p

Posted on Sunday, January 22, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Melihat referers di side A, ada yg nemu side A dg search di BBC :D
http://newssearch.bbc.co.uk/cgi-bin/search/results.pl?q=oral+sex&scope=sportukfs&tab=www

Dan muncullah:

Posted on Sunday, January 22, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

1/19/2006

Saat ini, ketika kerja di clien, hanya blog hiburanku, di saat fakir bandwidth yg begitu mendera. Membuka situs lain (apalagi gmail) adalah suatu mimpi yang bikin ngecessssss...:p

Bah...mengherankan sekaleeee...di client ini, hanya blogspot dan blogsome yang bisa diakses dg cukup cepat...lainnya? CIAATTTTT....*tendang ke laut aza dah...*

Jadi, harap maklum aza kalo blog cukup update sementara email jarang bisa dibuka/direply :p

Posted on Thursday, January 19, 2006 by M Fahmi Aulia

1 comment

INDONESIA KERANJANG SAMPAH NIKOTIN *

(Taufiq Ismail)


Indonesia adalah sorga luarbiasa ramah bagi perokok
Kalau klasifikasi sorga ditentukan oleh jumlah langit yang melapisinya
Maka negeri kita bagai maskapai rokok, sorga langit ketujuh klasisikasinya

Indonesia adalah keranjang besar yang menampung semua sampah nikotin
Keranjang sampah nikotin ini luar biasa besarnya
Dari pinggir barat ke pinggir timur,
Jarak yang mesti ditempuh melintasi 3 zona waktu
Yaitu 8 jam naik pesawat jet,
10 hari kalau naik kapal laut,
Satu tahun kalau naik kuda sumba,
Atau 5 tahun kalau saban hari naik kuda kepang Ponorogo

Keranjang sampah ini luar biasa besarnya
Bukan saja sampah nikotin, tapi juga dibuangkan ke dalamnya
Berjenis cairan, serbuk, berbagai aroma dan warna
Alkohol, heroin, kokain, sabu-sabu, ekstasi, dan marijuana
Berbagai racun dan residu, erotisme dan vcd biru
Sebut saja semua variasi klasifikasi limbah dunia
Mulut Indonesia menganga menerimanya

Semua itu, karena gerbang di halaman rumah kita terbuka luas,
Kita tergoda oleh materialisme dan disuap kapitalisme
Fikiran sehat kita kaku dan tangan kanan kiri terbelenggu
Dengan ramah dan sopan kiriman sampah itu diterima

Di depan pintu bandara, karena urgennya modal mancanegara,
Karena tak tahan nikmatnya komisi dan upeti,
Dengan membungkuk-bungkuk kita berkata begini,

"Silakan masuk semua, silakan
Monggo, monggo mlebet, dipun sakecakaken
Sog asup sadayana, asup, asup
Ha lai ka talok, bahe banalah angku, bahe banalah."

Keranjang sampah ini luar biasa kapasitasnya
Pedagang-pedagang nikotin yang di negeri asalnya
Babak belur digebuki pengadilan bermilyar dolar dendanya
Ketahuan penipunya dan telah membunuhi jutaan pengisapnya
Diusir terbirit-birit akhirnya berlarian ke dunia ketiga
Dan dengan rasa rendah diri luar biasa
Kita sambut mereka bersama-sama

"Monggo, monggo den, linggih rumiyin
Ngersakaken menopo den bagus
Mpun, ngendiko mawon
Aih aih si aden, kasep pisan
Tos lami, sumping, di dieu, Indonesia?
Alaa, rancak bana oto angku ko
Sabana rancak
Baa caronyo kami, supayo."

Demikianlah dengan rasa hormat yang lumayan berlebihan
Para pedagang nikotin dari negeri jauh di tepi langit sana
Penyebar penyakit rokok dan pencabut nyawa anak bangsanya
Terlibat pengadilan dan tertimbun bukti
Di negeri sendiri telah diusiri dan dimaki-maki
Ke dunia ketiga mereka melarikan diri
Pabrik-pabrik mereka ditutup di negeri sendiri
Lalu didirikan di Dunia Ketiga, termasuk negeri kita ini
Di depan hidung kita penyakit dipindah ke sini
Dan untuk mereka kita hamparkan merahnya permadani
Lalu bangsa kita ditipu dengan gemerlapannya advertensi
Inilah nasib bangsa yang miskin dan pemerintah yang lemah
Semua bertumpu pada pemasukan uang sebagai orientasi

(2000, 2002)

* Dibacakan di acara Haflatul Ied Keluarga Besar Al-Irsyad Al-Islamiyyah
di Jakarta

Posted on Thursday, January 19, 2006 by M Fahmi Aulia

1 comment

Dapat dari sebuah milis...mayan juga nich bacaan... :)

Ternyata masih banyak orang Tionghoa yang belum tahu bagaimana seharusnya melakukan soja yang benar. Cara soja yang benar berdasarkan pedoman seharusnya "YANG" memeluk "YIN" atau tangan kanan dikepal kemudian tangan kiri menutupi tangan kanan dan jari jempol harus berdiri lurus, dan menempel keduanya. Soja kepada yang lebih tua dengan mengangkat sejajar mulut; soja kepada yang seumuran sejajar dengan dada; soja kepada yang lebih muda sejajar dengan perut; sedangkan soja kepada para dewa harus sejajar dengan mata; dan kalau soja kepada Tuhan harus di atas kepala.

Pada saat mang Ucup masih kecil di hari raya tahun baru Imlek, kami saling mengucapkan "Sin Cun Kiong Hie" (Xin Chun Gong Xi) yang berarti selamat menyambut musim semi atau selamat tahun baru, tetapi ucapan demikian sekarang udah kuno alias tidak trendi lagi, karena telah diganti dengan ucapan "Gong Xi Fa Cai" atau (Kiong Hie Hoat Tjay) yang berarti semoga sukses selalu atau selamat jadi kaya, maklum generasi sekarang lebih ke money oriented begitu, dan bagi mereka yang ingin mengucapkan selamat tahun baru Imlek dengan kalimat yang lebih afdol lagi lihat text dibawah ini:

"Gong Xi Fa Cai - Wan Shi Ru Yi - Shen Ti Jian Kang"
Yang berarti semoga sukses selama-lamanya & selalu dalam keadaan sehat.

Tradisi tahun baru Imlek selalu dikaitkan pula dengan pemberian Angpao. Kata Angpao itu sendiri berasal dari dialek Hokkian yang arti harfiahnya adalah bungkusan atau amplop merah. Warna merah itu dalam budaya Tionghoa berarti lambang warna pembawa hokie maupun kegembiraan.

Angpao bukan hanya diberikan pada saat tahun baru Imlek saja, melainkan lazim juga diberikan pada saat pesta pernikahan, masuk rumah baru, ulang tahun maupun acara-acara pesta lainnya.
Yang berkewajiban memberi Angpao pada umumnya orang yang telah berkeluarga, sebab dalam budaya Tionghoa; pernikahan itu merupakan batasan antara masa kanak-kanak dan dewasa. Disamping itu orang yang telah menikah, kebanyakan secara ekonomi pasti sudah jauh lebih mapan. Walaupun demikian bagi mereka yang belum menikah, tetapi ingin juga turut memberikan Angpao, maka sebaiknya uang tersebut diberikan dengan tanpa menggunakan amplop merah.

Kewajiban memberi Angpao bukan terhadap anak-anak saja, melainkan juga kepada orang yang dituakan.

Pemberian Angpao pada hari Tahun Baru Imlek itu sendiri sebenanya mempunyai makna yang lebih dikenal dengan sebutan "Ya Sui" yang berarti hadiah untuk anak-anak dalam rangka penggantian tahun maupun pertambahan usia. Tradisi Ya Sui ini sudah dikenal sejak zaman Ming dan Qing.

Karakter Sui dalam Ya Sui berarti "umur", dan ini sebenarnya mempunyai lafal yang sama dengan karakter Sui lainnya yang berarti "bencana". Jadi, Ya Sui ini bisa juga diartikan sebagai simbol atau lambang untuk penangkal bencana; dengan harapan anak-anak yang mendapatkan hadiah Ya Sui tersebut akan terlindungi selama setahun mendatang dengan tanpa adanya gangguan penyakit maupun bencana.

Sebenarnya kalau ditelusuri dengan benar, pemberian Angpao ini belum dikenal ketika jaman dahulu, sebab mereka baru mengenal dan baru menggunakan uang kertas pada pada zaman dinasti Song dan uang kertas tersebut baru benar-benar menyebar luas secara resmi pada zaman dinasti Ming.

Nominal uang kecil yang beredar di Tiongkok pada saat itu masih dalam bentuk koin perungu yang diberi lobang segi empat ditengahnya dan ini lebih dikenal dengan nama Wen atau Tongbao. Koin-koin yang akan dihadiahkan tsb sebelumnya di ikat terlebih dahulu menjadi untaian uang dengan menggunakan tali merah. Orang-orang kaya memberikan untaian uang sampai 100 koin, sebab ini juga melambangkan umur panjang.

Apabila ada yang tidak benar mohon dikoreksi, maklum mang Ucup itu berada jauh dari Tanah Air maupun dari Tanah Leluhur.

Apabila Anda ingin membaca lebih banyak lagi mengenai China maupun budayanya silahkan simak di www.budaya-tionghoa.org atau bergabung menjadi member mailist di http://groups.yahoo.com/group/budaya_tionghua/

Wang U Chup - By Race I am Chinese and By Grace I am Christian
Email: mangucup@wanadoo.nl
Homepage: www.mangucup.org

Posted on Thursday, January 19, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Seorang turis amerika yang sedang belajar Bahasa Indonesia sedang bingung, mengapa orang Indonesia, jika menjawab pertanyaan itu beda-beda seperti Yoi, Iya, dan Ya Begitulah.

Lalu, ia bertanya kepada seorang pejabat, "Bagaimana cara membedakan Yoi, Iya, dan Ya Begitulah?"

Kemudian, pejabat itu menjawab, "Kalau Yoi, orang tersebut tidak punya pendidikan, kalo iya, orang itu tamatan SMA, dan kalau ya begitulah, berarti dia sarjana."

"Oh, gitu?", kata turis.
"Yoi!!", kata pejabat.

@!#$%&*????

Posted on Thursday, January 19, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/18/2006

makanya, kebanyakan pulau 'nganggur' sih...coba disewakan, kan lumayan...:p Malay masih berani rupanya ya?? :D

btw..mari TERIAKKAN LAGI 'SLOGAN' berikut (saat hendak mengganyang Malay):
SAVE SITI NURHALIZA...!!! xi xi xi...

Dijadikan Taman Laut
Malaysia Klaim Pulau Gosong di Kalbar
Oleh
Aju

Pontianak - Malaysia sudah menjadikan kawasan seputar Pulau Gosong di Perairan Tanjung Datuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), sebagai Taman Nasional Laut, karena memiliki terumbu karang yang sangat kaya dan unik.

Ini berarti Malaysia mengingkari peta terbitan tahun 1905, Westkust Kalimantan, Blad I, Hoek Datoe Bajong (Nabij Sambas River) Met Zuid Natoena Ellanden.

Di peta berskala 1:200.000, Pulau Gosong seluas 1.410 mil persegi, kedalaman kaki 8-10 meter, terlihat jelas berbentuk titik besar yang berarti sekarang otomatis wilayah Indonesia.

"Penetapan kawasan nasional laut oleh Malaysia berdasarkan pengecekan di Kuching, Sarawak, sebelum dan sesudah kami melihat ada kapal besar berbendera Malaysia ketika kami akan merapat di Pulau Gosong sebelum puasa tahun 2005," kata Bambang Nurgroho, Kepala Seksi Pengawasan Sumberdaya Ikan, Ekosistem Laut dan Jasa Kelautan, Bidang Pengawasan dan Pemberdayaan Sumberdaya Kelautan dan Pesisir Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Kalbar, kepada SH, Minggu (15/1).

Bambang dan Setiono, Kepala Seksi Identifikasi, Subdirektorat Identifikasi dan Pemetaan Konservasi Direktorat Konservasi dan Taman Nasional, Direktorat Jenderal Kawasan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Departemen Kelautan dan Perikanan (KP3K DKP), semula hendak melakukan survei potensi terumbu karang di seputar Perairan Tanjung Datuk.

Pihak Direktorat Jenderal KP3K Departemen Kelautan Perikanan, sangat berkepentingan kawasan Pulau Gosong dijadikan Taman Nasional Laut Indonesia, supaya ada sinkronisasi kebijakan konservasi dengan Malaysia. Tim yang dilengkapi penyelam handal, bertolak ke Pulau Gosong dari dermaga Desa Setinggak, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, dengan mencarter kapal motor.

"Perjalanan kemudian melintas ke Camar Wulan, Tanjung Datuk. Tapi tanpa dinyana, ketika berlayar pada titik koordinat pulau terluar 2,172804 lintang utara, 109,677187 bujur timur dan 1,021 mil sebelah timur Pulau Gosong, kami melihat kapal patroli Angkatan Laut Tentera Diraja Malaysia yang dilengkapi senjata otomatis laras panjang," kata Bambang.

Menurutnya, saat itu nelayan yang membawa kapal dari Pelabuhan Setinggak menuju Perairan Pulau Gosong itu, tidak mau melanjutkan perjalanan ke Pulau Gosong karena ketakutan setelah melihat kapal perang Malaysia.

Langkah Berani
Bambang belum bisa memastikan apakah fisik Pulau Gosong masuk dalam areal Taman Nasional Laut Federasi Malaysia. Akan tetapi dengan sikap Malaysia yang tegas memproteksi setiap aktivitas asing di Pulau Gosong, sangat diperlukan langkah berani dari pemerintah Indonesia dalam menentukan sikap.

Kendati dalam dokumen Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang diterima SH disebutkan ada delapan permasalahan patok batas Indonesia-Malaysia yang belum disepakati, termasuk di antaranya di Tanjung Datuk, tapi dalam penjelasan lebih rinci sama sekali tidak disebutkan Pulau Gosong termasuk yang bermasalah.

Menurut dokumen Mabes TNI, langkah awal penentuan patok batas Kerajaan Inggris yang menjajah Malaysia dan Hindia Belanda yang menjajah Indonesia, baru menyetujui dua patok tapal batas laut, yakni di Tanjung Datuk, Kalimantan Barat yang berbatasan dengan Sarawak dan Pulau Sebatik, Kalimantan Timur yang berbatasan dengan Sabah. Sedangkan penentuan titik patok tapal batas darat, baru ditentukan kedua negara puluhan tahun kemudian.

Direktur Jenderal KP3K DKP, Widi Agoes Pratikno, mengatakan belum mengetahui keberadaan Pulau Gosong, apakah memang pulau tersebut sudah ada dari dulu, atau terbentuk dari delta sungai, pasir atau karang. Namun, DKP akan segera menindaklanjuti informasi tersebut bekerja sama dengan instansi terkait.

"Jadi, saya belum bisa memberi komentar lebih jauh soal Pulau Gosong ini," kata Widi kepada SH, Senin, pagi. Direktur Pemberdayaan Pulau-Pulau Kecil, Alex Retraubun, menambahkan Pulau Gosong memang tidak masuk dalam daftar yang akan dikelola. Prioritas DKP adalah pulau-pulau terluar, sehingga kalau Pulau Gosong berada di posisi terluar tentu harus ditangani segera.

Namun diakui, tidak ada informasi soal Pulau Gosong tersebut. Menurut Alex, pada 24 Januari 2006 akan ada konferensi pers di Kantor Menko Polhukham mengenai pulau-pulau kecil. Temanya mengenai Peraturan Presiden (Perpres) No 78 Tahun 2005 tentang pengelolaan pulau-pulau terluar. (kbn)

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0601/16/sh01.html

Posted on Wednesday, January 18, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Saat mo login side A, kok muncul gambar ini ya??

Blogsome is being moved
Blogsome is currently being moved (as announced in the
Blogsome Forum) because the server which formerly hosted it had become overloaded. The work will take a number of hours. Please check again later.

gedubrak dah...!! :D
pantesan...tadi kok referers di side A kok ilang..

*mikir2 utk punya domain sendiri...*

Posted on Wednesday, January 18, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/17/2006

Sialan...sore ini gw dapat pengalaman menyebalkan (sekaligus menggelikan?) di client gw. Ceritanya selesai sholat Ashar, gw bergegas kembali ke tempat kerja. Karena 1 liftnya sedang rusak, jadi gw nunggu lift sebelahnya. Saat gw masih di luar gedung, dari kaca yang ada gw liat seorang pegawai keluar dari lift. Bergegas gw lari biar ga ketinggalan lift.

Saat gw sampai, ternyata pintu lift hampir menutup semuanya. Karena gw tau pintu lift tsb PUNYA SENSOR di BAGIAN TENGAHNYA, gw segera menjulurkan tangan kanan gw...dg tujuan membuat sensor tersebut 'mengenali' tangan gw, sehingga pintu terbuka. APESNYA...sensor lift kayanya rusak...walhasil TANGAN GW YANG KEJEPIT. Njrit...sialan...mana gada orang pula, jadinya ga ada yg bantu.

Ya sudah...kepaksa deh, mengeluarkan kekuatan superboy :p Tangan kiri langsung membuka paksa pintu...dan setelah tangan kanan 'bebas', segera gw buka tu pintu lift keparat...untungnya gada orang yg liat...bisa2 premier gw tgl 30 Juni 2006 berantakan...:p *kaboooorrrr...*

Dan ternyata kejadian jepit menjepit ini bukan gw sendiri yg ngalami, saat menuju ke lantai atas, lift sempat mampir. Seorang staf juga hampir kejepit, gara2 sensornya rusak. Yg kejepit --> seluruh badannya..:p Untungnya di dalam ada yg segera menekan tombol open door, sehingga si staf tidak lama2 kejepitnya:p *bagaimanapun gw masih sebel kasus yg gw alami tadi...huh...!!! injek2 vendor lift ga becus*

Posted on Tuesday, January 17, 2006 by M Fahmi Aulia

4 comments

Pemilihan Panglima TNI yang sedang ramai dibicarakan sedikit banyak membuat gw jadi terpancing untuk ikut berkomentar, selaku orang awam dan (mungkin) dari sudut pandang yang berbeda. Hmmm..seperti ramai dibicarakan di berbagai media, SBY mengajukan kepala staf AU untuk menjadi calon panglima TNI, dan dari sekian banyak fraksi di DPR, (mungkin) hanya fraksi dari PDIP yang menolak (berita gw dapat dari koran Tempo hari ini).

Buat gw, yang lebih menarik adalah judul di koran Tempo yang menuliskan bahwa Marskal Djoko ini JAGO MAIN DRUM. Hmmm...jadi ingat, saat kampanye dulu, SBY kan nyanyi di AFI (atau Indonesian Idol?). Nah, asumsi gw, SBY sedang membentuk grup musik...dg beliau sbg vokalisnya. ;) 'Masalahnya' kapolri (Jend Sutanto) punya keahlian apa ya?? Pegang gitar? Atau pegang setrum?? :p

Well...vokalis sudah siap, sudah naik panggung. Pemain drum (mungkin) menyusul. Pemain gitar dan bas mungkin mesti segera dicari, agar grup musik segera terbentuk.

Jika grup musik sudah terbentuk...sang vokalis akan segera naik panggung dan mulai menyanyi...

"Bang Thoyib...Bang Thoyib..."
*kabuuuurrr dari paspampres dan 'ahli' IT partai demokrat....*

Posted on Tuesday, January 17, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/14/2006

Iseng2 dari linknya Deden...Aing ge heker, Den...!! :D

How much of a computer geek are you?

Hacker

You know your perls from your pythons, your dlls from your libs and your kernels from your modules. You enjoy computing at a spiritual level. You drink much caffeine.

Personality Test Results

Click Here to Take This Quiz
Brought to you by YouThink.com quizzes and personality tests.

Posted on Saturday, January 14, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments


What genre of Metal are you?

Progressive Metal

Bands like Zero Hour, Watchtower, Dream Theater, and Fates Warning. Music is: Incredibly technical and virtuosic; only for the most talented of metal musicians. You have gifts and skills that others envy and therefore aspire to obtain and/or overshadow. You love the chance to show off and impress others, but you never lose sight of the goal. Why do something simply when you can do it over-the-top?!?

Personality Test Results

Click Here to Take This Quiz
Brought to you by YouThink.com quizzes and personality tests.

Posted on Saturday, January 14, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

(bah...kenapa gw diingetin lagi pilihan pertama gw pas UMPTN ya?? emang, gw milih math sebagai pilihan pertama, dan physics sbg pilihan kedua...) :p

You scored as Mathematics. You should be a Math major! Like Pythagoras, you are analytical, rational, and when are always ready to tackle the problem head-on!

Biology


100%

Mathematics


100%

Philosophy


100%

Engineering


100%

Journalism


100%

Sociology


83%

Chemistry


83%

Theater


83%

English


83%

Psychology


83%

Anthropology


67%

Art


50%

Linguistics


33%

Dance


33%

What is your Perfect Major? (PLEASE RATE ME!!<3)
created with QuizFarm.com

Posted on Saturday, January 14, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Duh...tadi sore baru tau, kalo creator Wiro Sableng, pendekar Kapak Geni 212, meninggal sekitar awal Januari 2006 lalu. Hiks..gw baca WS212 ini sejak smp, diracunin temen. Pertama kali baca, kalo ndak salah 3 Berewok dari Gua Sangreng. Makin 'keracunan' pas baca Pendekar Hidung Belang Berkipas Sakti...ceritanya bikin 'greng', xi xi xi...:D

Cuman, sejak sma kelas 2, gw dah rada2 bosen ama WS212, masalahnya ceritanya terlalu monoton..padahal gaya bahasa, alur ceritanya sudah mayan lah... Bahkan walo ada cerita yg bersambung, gw masih mau ngikuti. Tapi menjelang gw berhenti baca itu, alur ceritanya emang terlalu maksa...jurus2 dan tokoh2 barunya juga 'asal tempel' :(

Duh..selamat jalan Bastian Tito, semoga Wiro Sableng dan Kunti Gendeng tetap menjadi legenda cerita persilatan di Indonesia.

ps: jika gw ga salah baca (ga beli majalahnya dah lecek dibaca banyak orang, termasuk gw, xi xi xi...), Wiro Sableng mulai ditulis sekitar tahun 80an, dan menjadi 'tonggak' munculnya pendekar2 silat lain, seperti Jaka Suling, trus apalagi ya?? Ah...lupa...sekarang udah jamannya One Piece, FMA, dan Gundam Seed sich... :p

Posted on Saturday, January 14, 2006 by M Fahmi Aulia

1 comment

(mungkin beritanya sedikit basi...cuman gw baru dapat 2-3hari lalu, meski dapat beberapa mail yang sama, tapi cuman 1 yang ada fotonya).

"We make people wet"
Saat kembali dari liburan tahun baru di Bali, hari Selasa tgl 2 Januari 2006 saya dan suami pulang ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 15 tujuan Denpasar – Jakarta, keberangkatan pukul 14.05 waktu setempat. Setelah check in dan menunggu di ruang tunggu bandara, ada pemberitahuan bahwa pesawat di-delay selama 1 jam 15 menit. Walaupun kesal harus menunggu, saat itu kami maklum saja karena tampaknya keterlambatan sudah menjadi bagian dari penerbangan di Indonesia.

Setelah menunggu 1 jam, akhirnya kami dan penumpang lain dipersilahkan untuk naik ke pesawat. Saya dan suami mendapat tempat duduk di kursi no 35E (middle) dan 35F (aisle). Saat mengamati tempat duduk, ternyata pembatas antara 35D dan 35E tidak ada, sehingga kursi 35E tidak memiliki tombol pengatur sandaran kursi. Saat itu, kami tidak mengajukan keluhan, mungkin memang ini resikonya naik kelas ekonomi. Padahal saat membeli tiket, travel kami mengatakan bahwa tiket yang dipesan ini adalah kelas ekonomi mahal (@ Rp 899.000,- termasuk charge high season) namun pada kenyataannya tidak ada beda dengan penumpang lain.

Saat pesawat sedang bersiap-siap untuk lepas landas, tiba-tiba saja dari langit-langit pesawat di gang persis sebelah kursi saya (35F) ada air yang menetes cukup deras dan sepertinya berasal dari air AC. Salah satu pramugari Lion Air yang melihat itu segera mengambil setumpuk tissue dan berusaha menyumbat air yang menetes.

Tapi, sebentar saja air mulai menetes lagi dan sekarang berpindah ke bagian tangan kursi 35F sehingga mengenai saya. Karena saat itu pesawat sudah mulai berjalan, pramugari minta saya bersabar dan nanti akan dicarikan kursi di tempat lain. Terpaksa saya bersabar juga, walaupun rasanya sudah jengkel sekali.
Setelah beberapa saat di udara, air masih saja menetes dan pramugari Lion Air belum berhasil menemukan kursi baru untuk saya. Karena tidak tahan, akhirnya saya pindah ke belakang persis di kursi no 36F yang kosong. Suami saya tetap duduk di kursi 35E. Pada saat yang bersamaan ibu yang duduk di kursi 34F juga mengalami hal yang sama, air menetes dari bagian atas pesawat dan mengenainya kepalanya. Ibu itu segera minta dipindahkan ke kursi lain dan ia mendapatkan di bagian depan.

Saat saya duduk di kursi 36F, saya mengamati bagian yang menetes tersebut. Ternyata memang ada bagian yang bocor dan berlubang sehingga ditutup oleh beberapa lapis lakban berwarna silver. Di bagian lain yaitu daerah gang tempat duduk no 34-37, sangat jelas terlihat banyak sekali sumpalan-sumpalan tissue dimana-mana (kira-kira 6-7 sumpalan) untuk menahan air yang menetes. Sangat tidak profesional dan memalukan!!

Ternyata, kenyamanan saya duduk di kursi 36F tidak bertahan lama. Waktu itu pramugari Lion Air mulai membagi-bagikan air minum, tiba-tiba saja air menetes dengan keras ke bagian sandaran kursi saya. Kesabaran saya habis sudah, saya segera berdiri dan memberitahu suami saya. Kami pun memanggil pramugari yang waktu itu ada di dekat kami dan minta dia mencarikan kami kursi lain. Pramugari itu berulangkali meminta maaf karena saat itu tidak ada kursi yang kosong lagi. Akhirnya kami minta kapten pesawat untuk meminta maaf kepada kami atas nama Lion Air.

Kemudian ada seorang pramugari lain, tampaknya dia lebih senior datang kepada kami meminta maaf dan berusaha menjelaskan permasalahannya. Saya dan suami saat itu sudah semakin kesal dan kami berkata dengan keras mengapa bisa terjadi air menetes di pesawat dan kursi yang tidak layak ini dijual ke penumpang. Pramugari senior tersebut meminta maaf lagi dan mengatakan ia tidak tahu ada bagian yang bocor dan air menetes. Tidak habis pikir saya, bagaimana mungkin ia dan awak pesawat lainnya tidak tahu menahu soal itu? Berapa besar sih luas pesawat MD-90? Dan bukannya pesawat adalah tanggung jawab seluruh awak? Baik pramugari, co-pilot, pilot pesawat?

Kebetulan saja pada saat itu penumpang yang duduk di sebelah kami (kursi 35D) adalah pegawai Lion Air yang akan ke jakarta (terlihat dari identitas yang dikenakan) maka pramugari senior tersebut meminta si Bapak untuk pindah dan memberikan kursinya pada saya. Pegawai Lion Air itu akhirnya sepanjang perjalanan duduk si kursi yang diperuntukkan untuk pramugari di bagian belakang dekat Toilet.

Sekitar 5 menit kemudian, datanglah pilot pesawat (mungkin co-pilot) ia meminta maaf kepada kami karena tidak ada kursi kosong lain dan mengatakan bahwa kejadian ini di luar kemampuannya. Mendengar alasan yang diberikan, saya merasa marah dan akhirnya saya berkata kepada co-pilot tadi bahwa kemampuan siapakah yang bisa mengatasi hal ini? Kami penumpang membayar dengan harga cukup mahal hanya berharap agar bisa mendapat kenyamanan dan keamanan selama berada di pesawat.

Co-pilot tersebut menawari kami untuk menulis saja surat keluhan kepada Lion Air dan meminta kepada salah satu pramugari untuk memberikan kertas keluhannya kepada kami. Tahukah kertas seperti apakah yang diberikan? Hanya selembar kertas kosong tanpa kop surat dan tidak ada keterangan apapun, bahkan jelas sekali sudah ada bagian yang terpotong. Kami menolak untuk menuliskan apapun di kertas itu.

Karena merasa masalah ini tidak ada penyelesaiannya, akhirnya kami memilih untuk kembali duduk saja dan berharap tidak ada air lagi yang menetes. Untung saja, kejadian itu tidak terulang lagi sepanjang perjalanan.

Saya dan suami sudah sering menggunakan berbagai macam jasa maskapai penerbangan mulai dari maskapai yang terkenal 'murah' sampai 'mahal' dan beberapa kali juga kami menemui sedikit ketidaknyamanan, namun kami masih memaklumi karena tentu kesempurnaan itu susah dicapai. Tapi benar-benar kejadian air menetes di Lion Air ini sudah benar-benar keterlaluan dan kelewatan. Mereka sangat tidak profesional membiarkan ada bagian pesawat yang bocor dan air menetes dimana-mana. Dan terlihat sekali, bahwa mereka membiarkan bagian yang bocor itu lebih dari satu kali penerbangan dan membiarkan penumpang berada dalam keadaan tidak nyaman dan aman.

Apakah tidak bisa dilakukan tindakan antisipatif atau preventif terhadap hal ini? Apakah tidak bisa awak pesawat untuk meminta semua penumpang untuk tidak menutup lubang AC sebelum pesawat berada di udara?

Kami selaku pelanggan meminta perhatian dari pihak Lion Air untuk segera membenahi pesawatnya, jangan sampai kejadian ini bisa terulang kembali karena sangat ironis sekali ketika kami melihat sebuah acara di TV swasta tepat pada malam harinya, Lion Air sedang melakukan promosi dan menghadirkan seorang PR Managernya. Apakah pihak Lion Air hanya ingin menangguk keuntungan sebanyak mungkin tanpa memperhatikan layanan terbaik kepada para penumpangnya?

Regards,
Lulu & Aka
Perum. Permata Depok

Posted on Saturday, January 14, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/11/2006

Akhirnya Terpecahkan...................................

Para ilmuwan di Luar negeri baru-baru ini telah memecahkan misteri batu Malinkundang di tanah Minang. Sekian lama batu yg menyerupai sosok tokoh Malinkundang tersebut, dalam cerita rakyat Minang, diyakini hanya merupakan cerita legenda belaka.

Namun para ahli sekarang telah mengetahui bhw batu tsb diawetkan dengan formula canggih -khas resep indonesia- yg kehebatannya melebihi ramuan para Mummi dari Mesir.

Formula rahasia Malinkundang terkuak setelah ditemukan sisa-sisa cairan yang terdapat pada botol, terkubur secara aman, tak jauh dari batu Malinkundang. Pada label botol tersebut tertulis dengan jelas " FOR: Malin" yg artinya " untuk Malin".

Penduduk sektarnya -dan rakyat indonesia pada umumnya- biasa menyebut "formalin" yaitu sebuah resep rahasia nenek moyang yg biasa digunakan utk mengawetkan mayat, namun karena kenaikan harga BBM dan krisis yg berkepanjangan, formalin saat ini lazim dipakai utk mengawetkan tahu, ikan asin, bakso, mie basah dan tentu saja... Mayat, seperti dapat terlihat pada batu Malinkundang yg masih tetap awet sampai sekarang di tanah Minang.

Hehehhe...:p

Posted on Wednesday, January 11, 2006 by M Fahmi Aulia

5 comments

1/10/2006

*dari sebuah milis*

Seperti hampir semua anak kecil di dunia, daku pernah bertanya-tanya, dari manakah datangnya seorang anak? Dan daku pernah mempunyai konsep yang amat sangat indah. Menurut pikiran daku yang waktu itu belum mengenal istilah pembuahan ataupun proses-proses kenikmatan yang mendahuluinya, anak dihasilkan dari pengharapan.

Saat sepasang suami-istri menikah, maka diberkatilah mereka. Mereka akan saling mengasihi dan berdoa bersama akan datangnya seorang anak. Oleh karena itu, tidak jarang kita akan mendengar perkataan, "Mereka masih menunggu datangnya seorang anak dalam kehidupan mereka." Bah, kenapa sih ya harus pake kata-kata saru seperti itu? Sampai-sampai muncullah pemikiran bahwa seorang anak tiba-tiba `diselipkan` begitu saja ke rahim seorang istri.

Belakangan aku baru tahu kalau seorang anak itu bukan ditunggu kedatangannya, tapi `diusahakan'. :P

Yah mungkin juga aku bisa berpikir seperti itu karena dulu belum tahu ada kasus yang istilahnya `hamil di luar nikah', `kecelakaan' ataupun unwanted child. (lah kalau memang anak didatangkan dengan doa, tentunya atas persetujuan Tuhan dong. Dengan kata lain yang bisa hamil itu Cuma istri-istri dari pasangan yang diberkati di tempat Ibadah secara agama dan direstui oleh seluruh sanak keluarga). Waktu itu juga sepertinya gelar MBA (Married By Accident) belum disebut terlalu sering.

Suatu hari, saat sedang makan siang, aku mendengar sebuah berita di televisi yang mengubah konsep `anak datang dari doa'. Kalau tidak salah ingat, berita tersebut tentang seorang guru yang amat sangat genit dan sangat `dekat dan akrab' dengan muridnya. (dekat dalam arti, Sangat…… dekat sekali dalam makna denotasi)

Nah kira-kira laporan yang dibacakan oleh narator (atau apalah namanya orang yang baca berita pas dikasih gambar) itu berbunyi, "Tersangka terkenal suka memegang-megang siswi. Ada yang pipinya dielus, bahkan ada yang hamil." Sudah bisa ditebak ada yang ada di pikiran daku waktu itu?

Oh… ternyata mengelus pipi bisa berefek samping hamil!!! Pikiran daku tidak berhenti di sana, lalu aku mengambil satu kesimpulan teori: "Sentuhan seorang lelaki bisa meresap ke dalam kulit dan akhirnya tiba di perut, Membesar-membesar dan akhirnya, Jadilah seorang bayi!"

Bahaya bener… Pantesan orang-orang tua selalu bilang, "Ati-ati, jangan tidur sama lelaki!!" Wah, berarti pas tidur seranjang, sebelah-sebelahan, tiba-tiba tengah malam nanti ada `sesuatu' yang tiba-tiba merayap keluar dari si jantan dan menyusup ke perut betina? Dan DUING!!! Mengembanglah perut sang betina. Tapi, belakangan (saat daku kira-kira udah SMA) tante daku malah bilang. "Tidur sama cowok itu gak papa. Asal bener tidur bareng ya. Kalau gak tidur, nah, itulah yang bahaya!" Hm… ada benarnya juga sih.

Oh iya, ngomong-ngomong. Kalau dilihat di komik ataupun di film kartun, ada yang menceritakan bahwa bayi itu didatangkan oleh burung besar! (entah jenis apa dan dari mana) Wah… kalau dipikir-pikir, aneh juga ya cerita ini, kira-kira masih ada anak kecil yang percaya gak ya? Soalnya menurut fakta, banyak hewan termasuk burung tentunya, terancam punah karena ekspansi wilayah yang dilakukan manusia ke habitat mereka di alam. Lalu di mana letak logikanya kalau pembawa kelahiran itu sendiri terancam punah sementara manusia malah semakin banyak? Yah, mungkin memang seharusnya cerita film kartun tidak boleh dianggap serius.

Mari kita ke tahap selanjutnya, hal lahir melahirkan. Hm.. kayanya daku mengerti istilah `caesar' terlebih dahulu daripada lahir alami. Kenapa bisa begitu? Gampang saja alasannya.

Setelah bayi tumbuh besar di dalam perut, ia perlu segera dikeluarkan sebelom perut ibunya meledak. Nah cara paling cepat adalah membuka perut ibu, mengeluarkan bayi, lalu kita tutup kembali. Hampir persis sama seperti cara kerja resleting. Bagaimana prosesnya secara lebih mendetail? Ah peduli amat sama tetek bengek proses `caesar' itu. Toh dokter pasti punya obat bius kan? Tinggal suntik sana suntik sini, siaplah perut ibu dibelek tanpa rasa sakit.

Pada waktu masih SD, seorang teman menceritakan teorinya yang lebih ajaib lagi. Katanya, sebenarnya saat ibu hamil, isi perutnya adalah cairan. Lalu bagaimana cara melahirkan? Dengan penuh keyakinan dia berkata, "Melalui cara yang sama seperti buang air kecil."

Heh? Kenapa bisa begitu?Kalau yang keluar Cuma cairan, bayinya mana? Apa harus dibekukan sampai pada suhu 0 derajat celcius?Pake cetakan kue?

"Denger dulu dong. Setelah semua cairan dikeluarkan, kempeslah perut si mama. Tugas dokter adalah memastikan agar cairan tersebut tertampung seluruhnya dengan baik. Jangan sampai ada yang tumpah! Nanti bisa-bisa bayinya cacat. Setelah ditampung, biarkan beberapa lama, lalu dengan sendirinya air kencing itu akan berubah menjadi seorang bayi."

Heh? Kok gaya penjelasannya bahkan kaya di resep-resep masakan? (setelah matang, biarkan beberapa lama, lalu makanan siap dihidangkan). Mungkin juga teman daku itu berpikir kalau setelah cairan itu ditampung, lalu dimasukkan ke dalam inkubator. Jadi guna inkubator seperti guna oven pada pembuatan roti. Masukkan cairan, lalu cairan tersebut akan mengembang, sebagian menjadi daging, tulang, sebagian besar masih berupa cairan, yaitu darah. Mungkin teman daku itu terinspirasi untuk membandingkan antara inkubator (yang bentuknya kotak) yang di rumah sakit dan oven (kotak juga!) yang ada di dapur mamanya.

Begitulah kalau para intelektual muda (sekali) berkumpul untuk membahas hal-hal yang segan dijelaskan orang tua. Runyam…

Posted on Tuesday, January 10, 2006 by M Fahmi Aulia

1 comment

1/09/2006

Hmmm....barusan baca buku film guide, ada daftar (10) film yang akan muncul di 2006. Basi? Ah, egepe..:p

1. Ice Age 2 (31 Maret 2006)
2. Mission Impossible III (5 Mei 2006)
3. The Da Vinci Code (19 Mei 2006)
4. X Men 3 (26 Mei 2006)
5. Cars (9 Juni 2006)
6. Superman Returns (30 Juni 2006)
7. Pirates the Carribian: Dead Man's Chest (14 Juli 2006)
8. The Assasination of Jesse James by The Coward Robert Ford (13 Agustus 2006)
9. The Departed (20 Agustus 2006)
10. Eragon (15 Desember 2006)

Posted on Monday, January 09, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

Judul di atas BUKAN dimaksudkan untuk mencari nomor togel yg akan keluar, melainkan sebuah pilihan yang sempat disodorkan ke gw berkaitan dengan jam kerja. Bagi yg sudah malang melintang di dunia kerja lebih dari 2 tahun, mungkin sudah memahami maksud judul di atas. Tapi, buat yg masih bau kencur, mungkin bingung...apaan sich?? Atau malah ada yg sudah bertahun-tahun kerja malah baru tahu format kerja di atas?? *kacian dech loee...*

Oke...jadi begini...sebagai pekerja kantoran, yg pernah pindah kantor:p , gw pernah mengalami 2 siklus kerja seperti yg tertera di judul.
8*5 artinya sehari 8 jam kerja (jam9-17), masuk selama 5 hari seminggu
7*6 artinya sehari 7 jam kerja (jam9-16), masuk selama 6 hari seminggu

Di kantor pertama, gw ngalami yg 7*6, meski pada kenyataannya bisa 8*6 atau bahkan 10*6, xi xi xi... Namun, karena masih di bandung, gw masih 'maklumi' hal itu...oke2 aza lah...:) Namun, begitu pindah ke jakarta, gw cek dulu jam+hari kerja kantor baru gw ini...yg jelas, gw GA MAU 7*6, karena sudah jadi hal umum utk pekerja di Jakarta, sabtu-minggu adalah waktu libur...istirahat...pulang ke Bandung:)

So, buat yg hendak pindah kerja, coba cek dulu jam+hari kerja kantor yg mau dilamar...jangan sampai 8*5 'berubah' jadi 8*6, hehehe...:p

Posted on Monday, January 09, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

1/05/2006

Ternyata Bank Indonesia melakukan beberapa kebijakan baru yang berhubungan dengan kartu kredit dan atm (anjungan tunai mandiri). Dari beberapa sumber yg gw dapat:
- kartu kredit
BI meminta bank-bank untuk melakukan evaluasi ulang terhadap segmen2 tertentu yg selama ini membuat kredit macet. Segmen2 yang dimaksud adalah para pemegang kartu kredit dg jumlah penghasilan kurang (atau sama dengan) 20 juta/tahun. BI MENGHARAPKAN agar hanya orang2 dg penghasilan min 3x umr, sekitar 3 juta atau 36 juta/tahun, yg boleh mendaftar menjadi pemegang kartu kredit. (hoahahahah...gw sih, alhamdulillah, dah lebih dari UMR...tapi tetep merasa 'tidak butuh' kartu kredit, xi xi xi...)

- atm (automatic teller machine/anjungan tunai mandiri)
Berkenaan dengan kasus perampokan dan/atau penipuan, maka BI akan menerapkan bahwa jumlah maksimal yg bisa ditarik di atm adalah sebesar Rp 10juta/hari.

Well...seberapa besar pengaruhnya, kita lihat ntar aza...:p

Posted on Thursday, January 05, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

1/04/2006

Pagi ini, gw dapat email dari temen gw yg kerja di Pertamina. Isinya mengenai forward adanya orang 'hilang'.

Berikut cuplikan emailnya:
Dear Team

Ini missing personnya ABN AMRO, Ms. Citra Dewi, receptionist ABN AMRO Cabang Kemang yang tidak ditemukan sejak 23 Desember 2005 pada saat akan berangkat ke kantor mengendarai taxi.

Beware, bagi rekan-rekan yang mengendarai taxi, make sure taxi terdaftar.

Thank you,

===

Dear Colleagues, This is to inform you that one of our temporary staff in Kemang Branch, Citra Sari Dewi, has been missing since Friday 23 Dec 2005. Her last known whereabout is at her temporary accommodation (renting a room) at Jl. Rawasari Selatan I No 27 Jakarta Pusat.

She was seen leaving for work at 06.00 WIB. After that, no one, including her family and friends, has any idea about her whereabouts.
On Saturday, her relatives had already made the missing person report at the Police Office Polda Metro Jaya Sektor Johar Baru. PT Persael, the employer of Citra, has contacted PT Bravo Satria Perkasa, a security services provider, to help them find Citra.

ABN AMRO is also
providing help by contracting PT Security Solutions Asia (SSA) for the same purpose. Both parties have begun searching for Citra using gathered information from her colleagues at ABN AMRO Bank, her family, and the owner of her resident.

The attached is Citra's photograph.
(Embedded image moved to file: pic03430.jpg) Citra is 153 cm in height, 50 kg in wight, white skin, dark brown eyes, with long straight brownish black hair.

For any of you who has any idea about her whereabouts, or can give any information of any kind, please contact one of the following:

John Latuharhary (PT SSA) 0813-11090013

Feti (PT Persael) 0815-11271117

Andreas (HRD) 0816-1814318

Wawa (Kemang Branch) 0816-709403

Risma (Kemang Branch) 0811-880826


Thank you for your help.

Maya Kartika
Head of Human Resources
[pengirim]

Well...gw ga tau apakah ini hoax atau bukan...tapi temen gw itu menyertakan fotonya. Kalo ditilik2, kok mirip Golda ya?? :p

Ada yg bisa bantu barangkali???

Posted on Wednesday, January 04, 2006 by M Fahmi Aulia

2 comments

1/01/2006

-----Original Message-----
From: Lilis Setjadiningrat (dps)
Sent: Thursday, September 22, 2005 12:04 PM

Teman-2, saya mau sharing pengalaman saya tertipu orang .... meskipun kejadiannya sangat memalukan dan menunjukkan kebodohan saya tapi saya ingin teman-2 menyebarluaskan kasus saya ini dengan teman yang lain dan keluarga di rumah agar tidak mengalami kejadian seperti ini.

Tentunya teman-2 sudah sering mendengar penipuan lewat HP dan sudah amat sangat waspada dengan hal itu, demikian pula saya, saya sering mendapat telp dari keluarga saya yang menerima SMS dapat undian tapi mereka semua berhasil saya yakinkan bahwa itu penipuan. Tetapi yang saya alami ini berbeda.... begini ceritanya...

Rabu siang waktu jam istirahat, saya pulang ke rumah dengan tujuan untuk menerima kembali perabot rumah saya selesai diperbaiki dari toko mebel. Saat menunggu kiriman mebel telpon rumah saya berdering dan saya angkat, saya pikir dari toko mebel ternyata dari Telkom pusat yang mencari Ibu Nani Herawati (pemilik rumah), saya katakan tidak ada, dan orang tsb menanyakan saya apanya Ibu Nani, saya jawab kalau saya yang kontrak rumahnya dan ditanya berapa lama sudah kontrak di situ, saya jawab sudah 3 bulan dan waktu saya tanya kenapa, orang tsb mengatakan bahwa dari undian Ultah Telkom ke 59 nomor telpon rumah saya dinyatakan sebagai pemenang ke 2 dan saya ditanya apakah saya tidak nonton TV semalam di Indosiar jam 9 malam, “Nomor Ibu keluar di TV, sayang sekali Ibu tidak menonton,” katanya...

Terus orang tsb menjelaskan bahwa karena saya sudah 3 bulan di sana dan yang diundi adalah berdasarkan pembayaran bulan terakhir, maka saya yang berhak mendapatkan hadiahnya bukan pemilik rumah.

Hadiah yang didapat adalah sepeda motor Karisma dari Telkom, Nokia 6670 + kartu perdana, uang tunai 10 juta dari Extra Joss. Orang tsb menjelaskan bahwa saya tidak perlu keluar uang sama sekali untuk pajak undian karena semua ditanggung oleh Telkom dan Ekstra Joss dan nantinya akan disyuting oleh Indosiar untuk disiarkan di acara Telkom. Orang tersebut mengatakan bahwa nanti akan datang 2 rombongan mobil yang 1 dari Telkom membawa sepeda motornya dan yang 1 kru dari Indosiar. Orang tersebut juga berpesan ruang tamu minta dibersihkan, saya disuruh berpakaian rapi dan kalau ada anaknya disuruh mendampingi tapi tidak boleh memberitahu suami karena akan ada kejutan tersendiri untuk suami, saya juga ditanya jam berapa suami pulang supaya syutingnya nanti di pas kan dengan jam suami pulang kerja.

Saat itu saya hanya kaget dan gak percaya tapi gak sadar sama sekali kalau itu dibohongi yang ada hanya perasaan melambung senang dan membayangkan dapat rejeki nomplok. Orang tsb menjelaskan panjang lebar acaranya dan hadiah-2nya. Saya juga dilarang beritahu tetangga atau keluarga, teman karena takut mereka datang ke rumah dan berkerumun menyaksikan saat syuting, nanti tidak jadi kejutan...dia ngomong begitu berkali-2, dan lama sekali orang itu menjelaskan pada saya dan berulang-ulang.

Kemudian saya disuruh telpon ke nomor 08881135189 dengan Bpk. Drs. Tri Djatmiko, Kepala Telkom, karena ingin wawancara dengan saya. Kemudian telpon ditutup oleh orang tersebut. dan saya balik menelpon ke nomor tersebut. Waktu saya telpon dan telpon diangkat saya mendengar suara ramai yang mengesankan bahwa operator telpon tersebut ada di kantor yang hiruk pikuk bahkan bicara sampai agak teriak karena tidak mendengar, dan saya disambungkan ke Bpk. Tri Djatmiko.

Pada kesempatan itu saya disuruh menyiapkan KTP, pulpen dan kertas. Dia memberi selamat dan mengulang semua yang hadiah-2 yang didapat berkali-kali dia menerangkan saya tidak perlu mengeluarkan uang sedikitpun hanya menunggu saja di rumah karena tim Telkom akan diberangkatkan ke rumah. Tapi dia bicara ada sedikit persyaratan yang harus saya lengkapi untuk keperluan syuting yaitu voucher isi ulang Simpati 100.000,- sebanyak 15 lembar, tidak boleh beli di 1 toko tapi dipecah-pecah dalam beberapa toko dan jangan lupa minta bonnya karena nanti pembelian tersebut akan diganti tunai oleh Tim Telkom pada saat penyerahan hadiah.

Tidak boleh beritahu ke toko karena toko di mana saya beli voucher akan dapat hadiah kejutan dan disyuting juga. Trus minta foto copy KTP 2 lembar, bukti pembayaran telpon asli, map warna merah 1 lembar, meterai 6000,-1 lembar dan Extra Joss 7 sachet yang harus diperlihatkan saat syuting. Dan saya diberi waktu 1 jam untuk menyiapkan persyaratannya dan kalau sudah siap disuruh telpon lagi ke nomor tersebut.

Saya telpon suami untuk beritahu berita tersebut meskipun orang tsb sudah pesan tidak boleh beritahu suami, dan suami sudah mengingatkan hati-2 penipuan tapi saya bersikeras, "Kan tidak keluar uang sama sekali, di mana letak kerugiannya...? Paling-2 beli voucher Rp. 1.500.000,- itu saja dan kalaupun ada apa-2 toh voucher tersebut masih bisa dijual atau dikembalikan ke tokonya." Itu yang saya tekankan ke suami dan suami saya hanya pesan hati-2 karena banyak penipuan.

Kemudian saya kembali ke kantor karena kwitansi Telkom ada di tas kantor, di sana. Siau Ling juga mengingatkan hati-2 penipuan tapi saya juga bersikeras dengan alasan paling voucher saja yang keluar uang dan Ekstra Joss 7 sachet. Toh kalau orangnya bohong vouchernya masih bisa dijual lagi.

Akhirnya saya beli Voucher dan melengkapi persyaratan lain, Saya beritau ASP saya Bpk. Bagus tentang hadiah tersebut, Pak Bagus juga mengingatkan, "Hati-2 ditipu Cik karena banyak orang yang ditipu." Tapi saya jelaskan tidak keluar uang sama sekali tinggal terima hadiah saja. Tidak ada ruginya, akhirnya sampai Pak Bagus bilang, "Kok Cik Lilis beruntung sekali, mimpi apa semalam?"

Saya kembali lagi ke rumah dan telpon ke orang tersebut kemudian dia minta saya menyebutkan apa saja yang saya sudah lengkapi dan saya sebutkan satu persatu orang tersebut minta saya agak cepat karena tim pemberangkatan hadiah sudah siap-2 mau berangkat, orang tersebut selalu menanyakan sesuatu dengan cepat dan saya tidak sempat berpikir lebih lama, kemudian dia minta didiktekan nama-2 toko tempat saya beli tapi tidak minta alamatnya, sedetik saya sempat heran bagaimana Tim Telkom tahu toko itu ada di mana kalau saya tidak memberitahukan alamatnya, dan saya tanyakan hal tersebut, dijawab oleh orang tersebut, "Kan nanti Ibu diajak menunjukkan tokonya sambil disyuting...."

Kemudian orang tsb minta saya ambil 5 lembar voucher dan dibuka bungkus plastiknya, tapi tidak boleh sampai rusak karena akan dipakai untuk menyimpan voucher itu lagi, saya disuruh menyebutkan no seri yang ada di atas dan disuruh bacakan, dia pesan jangan sampai salah dan harus cepat karena computernya bisa hang kalau kelamaan menunggu, orang tsb menyuruh saya menggosok no yang di bawah, waktu itu saya tanya untuk apa, katanya untuk persyaratan pengurusan STNK di Polda, toh nanti juga diganti vouchernya oleh Telkom. Dan itu adalah persyaratan dari Telkom. Kemudian saya dipacu terus untuk cepat-cepat, computer sudah mau hang jangan berhenti sebut nomornya. Saya disuruh cepat-2 buka vouchernya...dan tiap selesai dia bilang, "Bagus, sudah masuk datanya."

Herannya meskipun pada voucher ke 2 saya sudah mulai curiga tapi saya tidak bisa menghentikan keinginan saya untuk berhenti menggosok, orang tsb selalu menyebutkan hadiah yang akan diterima, akhirnya pada voucher ke 4 saya perlambat penyebutan angkanya, dan orang tsb membentak saya, "Cepat!! Computer sudah mulai hang, Ibu sih tidak cepat-2 sebut nomornya." Begitu dibentak, saya sadar bahwa saya tertipu langsung telpon saya matikan dan saya telpon suami saya dan saya ceritakan dan saya suruh suami saya mengakses nomor-2 tersebut di HP nya, ternyata 4 nomor tersebut sudah hilang tidak bisa diisi. Langsung saya lemas dan tertegun kok bisa ya saya ditipu.....

Dan saya langsung telpon ke Telkom, no. 147 extension 3, saya tanya apakah Telkom mengeluarkan hadiah undian Ultah Telkom ke-59, operator mengatakan, "Hati-hati Ibu, banyak penipuan, Telkom tidak pernah mengadakan undian, dan tidak pernah memakai nomor HP untuk menelpon."

Karena penasaran saya telpon kembali orang tersebut dan dia tidak tahu kalau saya sudah sadar sepenuhnya....saya tanya untuk apa saya harus menyebutkan nomor voucher, sekarang saya rugi 400.000,- karena nomor tersebut hilang, dia tetap bilang bahwa uangnya kan akan diganti tunai Ibu, kontan Rp.1.500.000,- dari Telkom, dan dia suruh saya lanjutkan pembacaan nomornya tapi saya jawab, "Pak sudah cukup Bapak menipu saya saja, saya sudah rugi Rp.400.000,- Bapak sudah tega curi uang saya, jangan lakukan hal ini pada orang lain Pak, kasihan...."

Orang tsb bilang, "Demi Allah buat apa saya menipu uang Ibu yang hanya Rp.400.000,-, saya ini kepala Telkom uang sejumlah itu tidak ada artinya buat saya lebih baik saya sumbangkan ke anak yatim." Tapi saya bersikeras mengatakan bahwa bapak itu telah menipu saya, saya minta dia kembalikan uang saya. Dia menegaskan, "Berarti Ibu tidak mampu memenuhi persyaratan dari Telkom karena masih kurang 11 voucher." Saya bilang saya tidak mau hadiahnya gugurkan saja, kemudian dia menawarkan kalau saya mau uang saya kembali, diajak ketemu di kantor Telkom Teuku Umar dengan membawa uang tunai sebesar 7 juta dan nanti hadiah diserahkan dan disuruh ngurus sendiri surat-2nya.

Saya bilang, "Pak uang 7 juta itu banyak, jangan Bapak membodohi saya lagi, sudah cukup Pak, jangan lakukan pada orang lain. Kasihan Pak." Kemudian telpon saya tutup, dan tinggal saya sendirian menyesali kebodohan saya.

Saya langsung telpon Siau Ling dan suami saya kalau saya ditipu kena Rp.400.000,- belum Ekstra Joss dan biaya foto copy. Dan mereka heran kok bisa mau menyebutkan nomor vouchernya dan bisa ketipu? Padahal sebelumnya saya sudah yakin sekali dengan diri saya bahwa gak mungkinlah ditipu. Tapi kenyataannya saya nurut saja disuruh menggosok voucher dan mendiktekan ke orang tsb, saya baru sadar setelah orang tsb membentak saya disuruh cepat-2.

Setelah itu saya berusaha menjual kembali Voucher-2 yang masih utuh ke toko tempat saya beli voucher, tapi tidak ada satu toko pun yang mau menerima dengan berbagai alasan padahal vouchernya masih utuh belum dibuka plastiknya. Saya sekarang bingung mau diapakan Voucher-2 tersebut?

Sekarang ini saya masih punya 10 lembar voucher Simpati 100.000,- an, harganya ada 3 lembar @ 98.000,- , 7 lembar @ 99.000,-. Saya mau minta bantuan teman-2 yang mungkin memerlukan voucher Simpati untuk membeli ditempat saya , mungkin ada teman, anak buah atau tetangga yang memakai voucher Simpati tolong ditawarkan ya....

Jika ada yang berminat meringankan beban saya, OL saja nanti saya kirimkan nomornya dan bayarnya nanti saya beritahukan nomor rek saya di BCA atau di orang yang saya tunjuk saja.

Harap pengalaman saya ini dapat di sharingkan ke keluarga atau teman-2 yang sehari-harinya ada di rumah karena yang diserang sekarang adalah telpon rumah karena kalau ke HP sudah pasti ketahuan dari awal.

Salam,
Lilis

Posted on Sunday, January 01, 2006 by M Fahmi Aulia

3 comments

dari sebuah milis...

Ketika
BBM - Bangsa Bangkrut Multidimensi
eeh
BBM - Bom BBM Meledak!

BBM - Boro Boro Makan
banyak warga yang musti
BBM - Buru Buru Mogok
supaya
BBM - Bambang Berhasrat Mundur

kalo gak mau, bisa
BBM - Bunda Bunda Meratap-ratap
dan
BBM - Bocah Bocah Melapar
yang konyol kalo
BBM - BANGSA BANGUN MENGAMUK!

Posted on Sunday, January 01, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments

(bangun tidur, ngetik sms yg masuk)
Life's like a book. Every day has a new page, with adventures 2 tell, things 2 learn & give thanks 4 everythin. May u have a good chapter next year.

HAPPY NEW YEAR..!!!

Posted on Sunday, January 01, 2006 by M Fahmi Aulia

No comments