Di tengah hingar bingar kabar Asian Games, meninggalnya Alda, poligami Aa Gym, kasus 3gp porno YZ-ME (link beritanya sudah cukup banyak, jadi ga gw 'tempel' di sini), gw hendak menuliskan berita 'tidak penting', yakni mengenai tim olimpiade sains.

Pada hari Jum'at lalu, 15 Desember 2006, tim olimpiade sains junior diterima Dirjen Pendidikan Menengah dan Tinggi Depdiknas, bapak Suyanto, terkait dengan prestasi yg diraih. Tim olimpiade sains junior, yg telah mengikuti lomba pada tgl 2-3 Desember 2006 lalu meraih 2 emas, 3 perak dan 1 perunggu.

Jika dibandingkan dengan prestasi tahun lalu, jelas ada penurunan...karena tahun lalu Indonesia berhasil meraih 6 emas, 4 perak, dan 2 perunggu serta menyabet absolute winner. Namun demikian, gw sendiri tetap mengacungkan 2 jempol untuk prestasi yg berhasil diraih...karena gw yakin mereka telah berusaha yg terbaik.applause

Gw jadi teringat dengan buku Mestakung. Di sana, dituliskan bahwa prestasi hanya bisa diraih dengan kerja keras, perjuangan....tidak hanya duduk ongkang ongkang. Dan wajar saja jika terjadi penurunan prestasi, karena tidak hanya peserta Indonesia yg berjuang dan bekerja keras.

So, mudah2an tahun depan tim Indonesia lebih bersiap dan bekerja keras...agar didapat hasil yg lebih baik...

*informasi disadur dari KoTe....*
artikel terkait lainnya:
- buku Mestakung
- berita tim Olimpiade Fisika (artikel pertama dan kedua, juga kesan dari Olimpiade Fisika 2006)
- berita tim Olimpiade Komputer yang belum sukses
- remaja-remaja pengharum negeri
- hilangnya generasi dan orang2 pintar Indonesia