Judulnya membingungkan ya? Kalo bingung, berarti yg baca mesti belajar lagi, biar lebih pinter.big grin

Becanda...becanda...oh go on

Berita ini mungkin agak basi...tapi tidak ada salahnya kita mesti 'aware' dg berita ini, karena terkait dg nyawa manusia...jadi, nyawa anda2 semua juga terancam lho.tongue

Sekitar 10 hari lalu, pegawai Unit Gawat Darurat melakukan mogok. Latar belakang mogok adalah mereka merasa tidak diperlakukan tidak adil, dengan status mereka sebagai honorer, mereka tidak mendapatkan jaminan kerja serta masa depan yg jelas. Dalam aksi mogoknya, mereka MENOLAK melayani panggilan gawat darurat yg masuk ke kantor mereka. Bahkan, aku mereka, mereka menolak sekitar 50 panggilan yg masuk.d'oh

Duh....kok mereka tega ya...menolak panggilan dari orang yg membutuhkan bantuan, padahal di tangan mereka-lah, nyawa dan keselamatan orang lain 'dipertaruhkan'.not talking Mestinya mereka membayangkan, bagaimana jika mereka bukan staf UGD, kemudian salah seorang anggota keluarga mereka membutuhkan pertolongan. Lalu, saat mereka kontak UGD, tidak ada petugas yg peduli. Pusing kan?

Oke, biar tidak dianggap berat sebelah, gw juga kritik pemerintah, mungkin dalam hal ini adalah Departemen Kesehatan. Mestinya mereka memperhatikan kesejahteraan pegawai UGD. Jika para pegawai UGD dianggap tidak memenuhi persyaratan (tidak 'qualified'), yaaaa....'mestinya' pemerintah mendidik mereka2, agar kualifikasinya sesuai dg standar (ngomong+ngritik emang gampang, xixixi...hee hee). Bukannya malah cuek seperti sekarang...karena hingga gw tulis artikel ini, tidak ada tindak lanjut dari pemerintah terkait aksi mogok staf UGD ini.

Btw, aksi mogok ini mungkin sama bahayanya dengan mogok yg dilakukan oleh sipir penjara.

So, KATAKAN YES UNTUK DEMO BURUH (gw dukung demo buruh) dan SAY NO UNTUK DEMO SIPIR PENJARA DAN STAF UGD.big grin