Errrr....artikel ini sebenarnya 'ga penting2' banget...(en dah gw tulis akhir Oktober 2006 lalu, tapi kececer di draft. Jadi baru gw muat hari ini) cuma sekedar iseng aza, kepikiran nasib PMI kalo di bulan Ramadhan. Maksudnya gini...kalo di bulan2 biasa, banyak orang yg mau mendonorkan darahnya ke PMI, baik langsung ke kantor PMI di jl Kramat ataupun via mobil2 PMI yg 'bersliweran' mencari dan menghisap darah korban *kesannya vampire banged deh..xixixi..*devil

Gw termasuk orang yg 'gemar' donor darah, meski mungkin masih beginner, soalnya gw baru 'aktif' donor darah sejak hampir 2tahun lalu. Jadi, yaa...mungkin masih belum bisa nolong banyak orang.tongueangel Biasanya gw donor di client, artikel2 ttg gw donor darah bisa dibaca di bagian bawah artikel ini. Mobil PMI umumnya rutin datang per 3-4bulan, tergantung kesiapan donor di client.

Banyaknya donor tidak tentu juga sih...kadangkala 100 labu (labu=ukuran kantong darah) bisa didapat dalam waktu 30menit...tapi pernah juga hingga hampir 2jam baru didapatkan 60-70 labu. Padahal donor darah ini dilakukan di bulan2 biasa, dalam artikan pasokan gizi dan makanan selalu lancar, sehingga si donor 'rela' untuk menyumbangkan darahnya.

Berangkat dari asumsi ini, gw menganggap PMI memiliki persediaan darah yg cukup, meski kadangkala perbandingan tiap golongan darah tidak sama. Setahu gw, jumlah gol darah A dan AB jauh lebih sedikit dari gol darah B dan O. Urutannya O, B, A, dan AB. Kadang gw baca di koran2, persediaan gol darah A dan AB = 0 (kosong), sementara B dan O berlimpah. Errrr...terus terang, gw belum sempat 'hunting' ke PMI utk wawancara dg orang2 PMI, jadi kali ada orang PMI yg baca artikel ini, bisa ngasih komentar. tongue

Umumnya, tiap kali kita ndonor darah, kita mesti ngisi formulir. Salah satu pertanyaan yg tertulis di formulir itu adalah "Bersediakah anda donor darah saat anda berpuasa?". Jawaban gw jelas, YA...BERSEDIA.tongue Meski, terus terang, gw belum pernah donor di bulan Ramadhan, padahal biasanya bulan Ramadhan gw suka lemes2 gitu... Untungnya, gw jarang merasa lemes kalo selesai donor, makanya gw merasa yakin utk mendonor di bulan Ramadhan. *gw juga merasa lebih beruntung tidak gampang 'trauma' atau malah pingsan pasca donor darah...silakan baca kisah seorang donor yg pingsan setelah ndonorin darahnya.*hee heebig grin

Ada untungnya artikel ini gw muat tgl 3 November 2006, karena di KoTe kemaren, ada artikel ttg PMI yg kekurangan pasokan darah. Intinya yaa..sama seperti artikel gw ini, PMI mengalami kesulitan mendapatkan pedonor selama bulan Ramadhan. Entah kenapa, gw ga tau persis...I don't know! Hanya saja, *gw ngutip dari KoTe* menurut wakil ketua PMI Jakarta Syarifudin, 'paceklik' darah biasanya terjadi pada minggu ketiga puasa, namun tahun ini paceklik sudah dimulai sejak awal Ramadhan.

Well...sekarang sudah sekitar 10 hari setelah Ramadhan. MESTINYA di PMI sudah banyak pedonor yg menyumbangkan darahnya (gw sendiri masih nunggu mobil PMI datang ke client). Namun, artikel di KoTe menunjukkan bahwa jumlah pedonor masih stagnan.I don't know!

Melihat 'kelesuan' kegiatan donor darah ini, gw berpikir...hmmm...ada baiknya PMI mencari metode alternatif untuk menarik pedonor menyumbangkan darahnya.thinking Yaa..barangkali setelah 10x donor, akan diikutsertakan undian berhadiah, atau mungkin 'paling gampangnya' kualitas makanan yg diberikan kepada pedonor, usai mendonorkan darahnya, diperbaiki. Selama ini gw donor, sajian yg diberikan PMI standar2 saja...indomie mie sedap, telor rebus matang, dan segelas susu coklat. Mungkin PMI bisa memberikan variasi makanan. Misalnya...(ini usulan semata, diterima yaa syukur...ditolak yaaa awas aza...xixixi..hee heefeeling beat up) Dengan tawaran pizza 2-3 potong plus 1 gelas orange juice, mungkin akan memberikan gairah yg berbeda bagi pedonor.batting eyelashesdancing

Tapi, dipikir lagi, kalo PMI mesti meningkatkan kualitas sajian bagi pedonor, maka biaya yg dibutuhkan akan meningkat. Akibatnya harga darah makin mahal, ujung2nya masyarakat juga yg susah. Halah...at wits' end!

So, apa saran dari anda2 semua untuk PMI?

artikel terkait dg donor darah:
- batal donor darah
- donor darah pertama