Hmm...2hari lalu, temen kantor gw yg kerja jadi wartawan, ngasih brosur yg isinya tawaran hape gratis dari XL. Ada beberapa syarat yg mesti dipenuhi oleh pelanggan, sebelum akhirnya bisa mendapatkan hape2 gratis itu. Yuk, kita 'bedah' program ini...apakah memang menguntungkan atau merugikan?? tongue

Well...sebelumnya gw ga terlalu kaget dg metode ini, karena adik gw yg di Belanda sudah sering ngabari, bahwa operator2 di Belanda melakukan hal yg sama, nawari hape gratis dg cara menjadi pelanggan mereka. Tentunya, ada juga persyaratan2 yg mesti dipenuhi.

Kembali ke topik kita...gw ceritakan sedetail mungkin program hape gratis ini ya?

Jadi, XL menawarkan 3 program XPLOR GRATIS PONSEL. Yg pertama paket 375, lalu paket 275 dan paket 220.

Paket 375 artinya, selama setahun si customer mesti keluar kocek sebesar Rp 375 ribu * 12 = Rp 4.500.000 (empat setengah juta perak). Dengan biaya Rp 375ribu/bulan, customer akan dapat gratis bicara 100 menit dan gratis sms 500 pesan ke sesama XL, serta no cantik senilai Rp 1.75 juta. Jika kita uangkan, maka 100*800 = Rp 80.000 dan 500*350 = Rp 175.000. Total untuk layanan dari XL = Rp 1.925.000.

Hape (3G) yg ditawarkan bagi customer 375 ini:
Nokia N71 = 3.025
Nokia 6233 = 2.650
Nokia 6151 = 2.360
Nokia E61 = 3.420
Nokia 6680 = 2.825
Nokia 6280 = 2.830
Motorola V3x = 2.675
Sony Ericsson K610i = 2.270

Hal lain yg didapat adalah kartu kredit Lippo Bank (gratis iuran selama setahun pertama. Gw ga tau persisnya berapa besar iuran cc Lippo, tapi rata2 Rp 200ribu/tahun), LippoBank MyCash hingga Rp 180ribu (khusus pelanggan baru).

So, bagi pelanggan 375, keuntungan yg didapat adalah layanan XL (Rp 1.925.000) + harga hape + iuran gratis kartu kredit selama setahun + LBMC (anggap 180rebu). Rentang keuntungan yg diperoleh antara Rp 4.575.000 hingga Rp 5.725.000. *ralat* Rp 75.000 - Rp 1.225.000 *kredit untuk mbu atas ketelitiannya...*

Paket 275 artinya, selama setahun si customer mesti keluar kocek sebesar Rp 275 ribu * 12 = Rp 3.500.000 (tiga setengah juta perak). Dengan biaya Rp 275ribu/bulan, customer akan dapat telpon gratis selama 100 menit dan no cantik (yg menurut gw masih ambigu) senilai Rp 750rebu. Total dari XL, didapat keuntungan Rp 830ribu.

Hape (non 3G) yg ditawarkan bagi customer 275 ini:
Nokia 6080 = 1.620
Nokia 3230 = 2.025
Nokia 6070 = 1.265
Nokia 6600 = 1.775
Nokia 7360 = 1.645
Sony Ericsson K50i = 1.195
Sony Ericsson Z530i = 1.245

So, bagi pelanggan 275, keuntungan yg didapat adalah harga hape + layanan XL. Rentang keuntungan 'kerugian 'yg diperoleh antara Rp 2.025.000 hingga Rp 2.855.000.*ralat* Rp 1.475.000 - Rp 695.000.

Paket 220 artinya, selama setahun si customer mesti keluar kocek sebesar Rp 220 ribu * 12 = Rp 2.640.000 (dua juta enam ratus empat puluh ribu perak). Dengan biaya Rp 220ribu/bulan, customer akan dapat gratis bicara 100 menit dan gratis sms 500 pesan ke sesama XL. Jika kita uangkan, layanan ini senilai RP 225.000.

Hape (non 3G) yg ditawarkan bagi customer 220 ini:
Nokia 2610 = 785
Nokia 6030 = 895
Nokia 2310 = 760
Nokia 6020 = 1095
Nokia 1600 = 665
Sony Ericsson K310i = 995

So, bagi pelanggan 275, keuntungan 'kerugian' yg didapat adalah harga hape + layanan XL. Rentang keuntungan yg diperoleh antara Rp 890.000 hingga Rp 1.320.000 Rp 1.750.000 - Rp 1.320.000.

Berdasarkan perbandingan 3 paket ini, gw melihat paket 375 adalah paket yg lebih menguntungkan dibandingkan 2 paket lainnya, karena nilai 'hemat' yg diperoleh customer jauuuhh lebih besar dibandingkan dg paket 275, apalagi paket 220 (jelas lah...karena untuk paket 275, apalagi paket 220, malah 'dapatnya rugi'). Ternyata hape gratis yg ditawarkan tidak semua bisa 3G, padahal menurut gw, ini saat yg tepat untuk nggenjot jumlah pelanggan + promosi 3G.

Ada yg berminat ikut program promo ini??whistling

btw, untuk keterangan lebih lanjut, bisa click di sini.

ps: wah, XL kayanya mesti ngasih gw paket 375 nich, soalnya gw kan promoin program2nya dia, xixixi...hee heewhistling

moral story:
1. paket ini 'murah' untuk paket 375 saja..paket yg laen, yaa...'rugi' lah.
2. jika pengen ikut paket ini, pastikan pemakaian minimum 'mendekati' jumlah paket. Jika tidak, yaa...'rugi' lah.

tambahan+ralat:
semestinya