Sabtu pagi, setelah bangun tidur, gw nyetel RCTI. Eh, tak disangka, gw melihat film kartun "Mahabrata". Wah wah wah...gw langsung tertarik dan segera terbangun untuk nonton film 'aneh' ini.

Selesai 5menit menonton, gw langsung bergumam...hmm...hmmm...menarik...menarik...thinking

Menariknya, film kartun ini menjadi cara alternatif untuk memperkenalkan dunia pewayangan kepada (terutama) anak kecil dan turut melestarikan salah satu budaya peninggalan bangsa. Well...well...selama ini dunia pewayangan sudah berusaha dikenalkan dg berbagai cara, seperti komik, tari2an, dst...dst... Namun, di Indonesia, gw baru tahu kalo sudah ada media film kartun.

Di Jepang sendiri, sepengetahuan gw, komik bisa menjadi media (yg cukup efektif) untuk mengajarkan hal2 'rumit' kepada khalayak. Hal2 'rumit' itu seperti sejarah, politik, ekonomi, dst dst.

Usaha yg bagus...meski mungkin masih perlu banyak pembenahan di sana sini...
1. Gerakan yg kurang halus. Mungkin ini terkait dg budget...jadi, yaa...gw maklum deh...xixixi..
2. Dubbing yg tidak pas. Tidak pas di sini, dalam artian ucapan dg suara tidak pas. Selain itu, antara suara dg tokoh yg diperankan.

Ok...selamat berjuang dan terus berinovasi, para pembuat film kartun Indonesia....!!peace sign
*sorry banget...ndak ada skrinsut...silakan tonton sendiri aza...hihihi..*