Dua kata sebagaimana tertulis sebagai judul artikel ini, merupakan 2 kata 'SAKTI' yg selalu muncul di bulan Ramadhan. Saking saktinya, bahkan tak jarang banyak orang yg 'rela' berbuat apapun demi mendapatkannya.

THR, kependekan dari Tunjangan Hari Raya.
Istilah THR nampaknya hanya muncul di Indonesia. Soalnya beberapa temen gw yg kerja di luar negeri ga pernah dapet yg namanya THR. Besarnya THR berkisar 1-2 kali gaji. Gw belum pernah temui ada kantor yg memberi THR lebih dari 2x gaji. Sedikit beda dengan bonus, yg bisa berlipat ganda dari gaji, bahkan temen gw ada yg dapat bonus sekitar 30x gaji. Gede banget kan bow?money eyes

Pemberian THR tergantung dari kebijakan masing2 kantor. Ada yg memberikan H-10, ada juga yg memberikannya di H-7. Yg jelas, pembagian THR dilakukan sebelum lebaran. Kebijakan yg berbeda juga diterapkan dalam siapa yg berhak mendapat THR. Bagi yg masih dalam masa percobaan, kurang dari 3bulan atau kurang dari 1tahun...tergantung dari ketentuan kontrak, pada umumnya tidak kebagian THR.at wits' end! Jika ada orang yg dalam rentang percobaan, tapi mendapat THR (walau ndak full) mestinya disyukuri loh...karena elo2 termasuk orang yg beruntung, masih dapat THR.money eyespraying

Bagi yg ga dapat THR, atau bahkan THR-nya dicicil, yaaa...tidak perlu berkecil hati. THR bukan segalanya kok...tapi yaa..kasian ya ga bisa shopping menjelang lebaran, kesannya anak tiri banget geto...xixixi..hee heerolling on the floor

MUDIK, identik dg Pulang Kampung.
Kegiatan mudik merupakan satu kegiatan 'WAJIB', terutama yg dilakukan oleh perantau, yg sebagian besar terjadi dari Jawa ke non-Jawa. Jika sesama jawa, biasanya mudik dilakukan dari Jawa Barat (termasuk Jakarta) ke daerah tengah (Jawa Tengah) dan timur (Jawa Timur). Oya, jangan lupa, mudik identik dg kemacetan, kecelakaan, aliran uang yg deras.

Well..well...well...mungkin udah pada tau kan kenapa mudik terjadi sebagaimana gw sebut di atas? YAK... ITU KARENA PEMBANGUNAN YG BELUM MERATA DI INDONESIA. Jika pembangunan merata, maka orang akan 'malas' untuk pindah ke kota lain, sehingga otomatis peserta mudik akan lebih sedikit, karena orang2 akan cenderung memilih stay di tempatnya masing2.

Emang siiihhh...ada juga yg melakukan mudik ke arah sebaliknya, dari tempat yg sepi ke tempat yg ramai. Seperti temen gw, dia mudik dari Surabaya ke Bandung. Walhasil, dia jarang menemui kemacetan dan kerepotan2 yg galibnya ditemui pemudik lain.big grin

Ah, hampir lupa, mudik juga identik dg kenaikan tiket2, seperti yg gw tulis di sini. Bener2 kesempatan untuk 'mencekik' dan 'memeras' para pemudik yg dilegalkan. feeling beat up Padahal layanan yg diberikan pun tidak memadai bahkan cenderung tidak menghargai nyawa para penumpang, terbukti dg masih seringnya ditemui berita2 kecelakaan selama perjalanan mudik.d'oh Mudah2an mudik di tahun ini angka kecelakaan bisa lebih ditekan.

Hampir ketinggalan juga, seringkali para pekerja (terutama PNS, upss...) bolos demi mendapatkan waktu mudik yg lebih lama.

MORAL STORY:
- sudahkah anda mendapat THR?
- kemanakah anda mudik?