Hari Minggu kemaren, 29 Oktober 2006, berakhir sudah serial MotoGP untuk tahun 2006, setelah sebelumnya minggu sebelumnya, 22 Oktober 2006, F1 juga berakhir. Akhir dari kedua ajang bergengsi motor dan mobil, yg memacu adrenalin bagi yg menonton (baik langsung atau via tv), sedikit banyak menjungkir-balikkan prediksi tentang juara dari masing2 balapan.

Dari F1, gw sendiri menjagokan Schummy untuk menjadi juara kali kedelapan sebelum akhirnya menutup karirnya di F1. Namun hasilnya yaaa...rada2 mengecewakan, Schummy gagal menjadi, terutama karena gagal mencapai finish di lomba sebelumnya. Walhasil yaa...Alonso dg 'mudah' menjadi juara dunia F1 periode 2006.

Sekilas gw melihat Schummy mempunyai akhir yg sama dg Zidane, gagal menorehkan prestasi terbaik di ujung karirnya. Tapi, yaa...itulah F1, seringkali hasilnya di luar perkiraan kita.big grin

Hal yg sama juga ternyata terjadi di MotoGP. Rossi gagal menjadi juara, meskipun sempat unggul 8 poin dari Hayden. Penyebabnya tidak lain dan tidak bukan karena dia slip di putaran kelima, kali karena terlalu bernafsu pengen ngejer...karena walau mencapai pole position, ternyata Rosi tercecer di posisi 6-7 saat lomba berlangsung.

Walhasil, Hayden (sama halnya dg Alonso) cukup mudah menjadi juara dunia MotoGP 2006.big grin

Huh, di 2006 ini, semua 'jagoan' gw kalah semua, maksudnya tidak berhasil meraih puncak prestasi. Perancis gagal menjadi juara Piala Dunia 2006, disusul Schummy dan Valentino Rossi.feeling beat up Ya ya ya...mudah2an di tahun 2007 lebih seru lagi deh...big grin