Hari Minggu ini, tgl 10 September 2006, di ITB diselenggarakan Pasar Seni, sebuah acara 4(?) tahunan yg selalu bikin heboh, karena banyaknya wahana yg lucu, ajaib, aneh, kocak, bahkan bisa membuat orang geleng2 kepala.not talking

Semula gw ga ada rencana nonton, karena dari beberapa informasi yg gw dapat, dari stasiun kesayangan gw di Bandung....RASE FM, acara Pasar Seni ITB tahun ini akan cenderung lebih sepi, karena:
1. Jumlah peserta yg ikut, berkurang hingga 1/2-nya.
2. Event Pasar Seni hanya akan berlangsung di kampus ITB, tidak akan menggunakan jalan Ganesha (yg selama ini sudah menjadi 'trade mark' penyelenggaraan pasar seni).

Namun, ternyata Mira berencana memberikan sebuah buku, jadi...ya sudahlah...datang saja.tongue

Gw datang lewat kebun binatang...dan sudah menemui 'ketidak enakan', dengan ditutupnya jalan Ganesha, sehingga gw ga bisa ke Masjid Salman melalui jl Ganesha, mesti masuk kampus dulu, muter, keluar di gerbang. Bah...apa panitia tidak bisa membuka jalan Ganesha demi orang yg hendak sholat?? Bikin repot aza...!!! waiting*injek2 panitia Pasar Seni*

Akhirnya gw masuk lewat pintu barat, lapangan parkir Sipil. Lewat stand2 sepanjang aula barat, errr..biasa aza...gada yg menarik buat gw.tongue

Lalu ketemu dg warga2 kampung gadjah di aula timur, dan akhirnya barengan masuk ke dalam.

Sepanjang jalan boulevard, ada hal 'lucu'....PAMERAN RUMPUT (lihat gambar di kiri). Pada pameran rumput, ada beberapa tulisan yg cukup lucu, bisa dilihat pada gambar2 di samping ini.big grin Sorry, gambar2nya diperkecil, biar bikin penasaran ama yg ga dtg...xixixi...tongue








Tak jauh dari pameran rumput, ada maskot Pasar Seni ITB 2006. GADJAH RAKSASA...xixixix... Beberapa kali potret, hasilnya selalu tidak memuaskan, banyak orang lalu lalang...tapi, akhirnya dapat juga foto yg layak muat.tongue

Ada karya seni unik. Al Qur'an 30 juz. Lho, uniknya apa? Uniknya, karya ini ditulis di SATU LEMBAR kanvas(?). Walhasil, yg mau baca mesti pake kaca pembesar, soalnya kecil banged bow...tongue

Oya, kampus ITB ternyata support Playboy lho...dg 'memaksa' kepala Kelinci, lambang Playboy, mempunyai belalai...xixixi..asli, maksa banged deh...tongue

Akhirnya, 10 warga gadjah ini masuk sebuah wahana...BALADA KOAK MALAM. Bercerita ttg kehidupan burung2 koak yg bersarang di pohon2 sepanjang jl Ganesha. Efek samping dari bersarangnya burung2 koak ini adalah jalanan Ganesha menjadi putih karena banyak kotoran burung yg mengotori jalanan. Lalu banyak bangkai2 sisa makanan burung koak (berupa ikan2 kecil) juga berserakan di jl Ganesha.

Wahana ini menceritakan kehidupan burung koak. Cukup seru juga...meski rada2 nyebelin, soalnya banyak tali rafia seliweran di sana sini.tongue Di ujung 'eksplorasi' wahana, ada burung koak 'jadi2an' lagi mejeng....xixiixi...*kabuuuuurrrrr....*big grin

Oya, ternyata selama pasar seni ITB ini, Surur beralih profesi...dari tukang ojeg menjadi pembersih sampah. Coba saja lihat, baju yg dipake Surur = seragam pembersih sampah. Dasar Surur tukang sampah murtad, temennya kerja, dia malah sante2 di lapangan rumput...xixixi... *kabur lagiiii....*big grin Sempat ketemuan dg Fidrik, donlen gw...

Ketinggalan...ternyata acara Pasar Seni ITB 2006 ini disponsori oleh DINAS PARIWISATA KOTA BANDUNG.

Terakhir, gw ga banyak motret2, soalnya PASAR SENI ITB 2006 INI KALAH ASYIK DIBANDING PASAR SENI ITB 2000, xixixii...laughingcool