*click utk membaca bagian ketiga*
Setelah tinggal 2 kandidat, Yamaha dan Suzuki, gw lebih bisa fokus mencari informasi dan 'test drive' terhadap produk dari kedua produsen sepeda motor ini.

Oya, gw sebelumnya sudah sering pake Honda, dan menurut gw, sepeda motor Honda (utk jenis bebek) ada 'kecenderungan' tidak stabil, terutama jika kita pacu kecepatan pada 60-80 km/jam, terasa sekali sepeda motornya 'melayang'. Bisa berabe nih kalo sepeda motor sudah dalam keadaan 'melayang'nailbiting.

Untuk Yamaha, gw pernah coba punya temen gw. Better dari Honda, terutama untuk pindah gigi, lebih halus...dan lebih stabil, setidaknya yg gw coba geber 60-80 km/jam, tidak terasa melayang. Sementara untuk Suzuki, gw cuma 'inget' masa kecil gw...sentimentil, huh?!tongue

Akhirnya, setelah melalui pertimbangan dan rasa sentimentil itu, gw pilih Suzuki. Kebetulan, sekitar pertengahan bulan Juli 2006 lalu, Suzuki mengeluarkan produk baru mereka, Suzuki Smash Revo(lution). Di sebuah iklan Suzuki, yg menampilkan Basuki, Indra Bekti dan Oki, di sana ditayangkan fitur baru Suzuki Revo ini, yakni ada kunci ganda 'magnetik'. Hmmm...gw pikir, kayanya lebih aman dibanding Honda deh (baca pengalaman Jauhari ttg kunci Honda).

So, akhirnya, akhir Juli gw mulai hunting di iklan2 koran dan showroom2, tentang Suzuki Revo ini. Rata2 menawarkan sekitar Rp 11,4juta off road, untuk Bandung dan sekitarnya. Untuk Jakarta, gw ga sempat cari, karena banyak pertimbangan.

Sementara, untuk kredit, tawarannya adalah uang muka berkisar 1.25 juta - 3juta, dengan rentang waktu berkisar 1 tahun hingga 3 tahun. Tentu saja kian lama waktu mencicil, maka jumlah cicilannya akan makin ringan (namun harganya akan 'jatuh' lebih mahal).

Kali ini, gw dihadapkan pada pilihan apakah membeli kontan atau kredit...thinking

Apa keputusan gw? Tunggu di bagian 5, hahaha...big grin