Konon, usai Piala Dunia sederetan acara TV akan berganti presenter. Kenekatan SCTV memasang komisarisnya yang sekaligus anak Pak Tua menjadi presenter Piala Dunia menuai protes dari para penggila bola. Rata-rata dari mereka merasa terkejut dengan penempatan Titiek sebagai presenter acara televisi yang sudah dinanti-nanti oleh jutaan pasang mata. Untunglah sekarang semua itu usai sudah. Tidak ada lagi Titiek di acara Piala Dunia-nya SCTV. Kita sekarang boleh menonton dengan nyaman.

Tapi, menurut kabar burung dan cerita nggak jelas asal muasalnya, keluarga Cendana bakal muncul lagi di berbagai acara televisi usai Piala Dunia berakhir.

Contohnya adalah Mas Tommy yang sebentar lagi keluar dari lembaga pemasyarakatan. Anak emas Pak Tua ini konon kabarnya akan muncul setiap siang sebagai Bang Napi di acara berita kriminal RCTI Sergap. "Waspadalah.. waspadalah...," begitu peringatan yang akan diucapkan oleh Tommy setiap siang.

Mas Bambang lain lagi. Kesuksesannya memperistri penyanyi sekaligus selebriti tenar tentu sangat cocok dengan acara Playboy Kabel andalah SCTV. Kita nantikan saja apakah dia juga sukses membawakan acara itu.

Sementara itu Ratna Listy yang selama ini membawakan acara Bedah Rumah di RCTI juga harus siap-siap minggir. Mbak Halimah yang sukses membedah rumah rumah Mayangsari akan menjadi ikon baru tayangan reality show itu. Tentu saja nanti tidak ada lagi mobil yang ngeloyor menabrak pagar rumah yang akan dibedah.

Nah, kabar burung juga mengatakan bahw Mbak Tutut tidak tinggal diam. Mantan Menteri Sosial pada jaman Pak Tua berkuasa itu akan menjadi pembawa acara Rejeki Nomplok menggantikan Peggy Melati Sukma. Hebat, khan? Dulu, ketika krismon melanda, dia juga sering bagi-bagi rejeki untuk orang miskin.

Sementara itu kabar yang tidak jelas sumbernya juga mengatakan bahwa pemandu kuis Who Wants To Be A Millionaire juga harus hengkang cepat- cepat. Tantowi Yahya akan segera digantikan oleh Mayangsari, istri keduanya Mas Bambang.

Asyik, khan? Kecanggihan triknya menggaet ratusan juta rupiah dalam waktu singkat tentu akan memotivasi para peserta, bukan?

Nah, bagaimana dengan Pak Tua sendiri? Berhubung keadaan dan kesehatannya, kabar burung mengatakan bahwa cukuplah dia memandu acara H2C alias Harap-Harap Cemas saja di SCTV.

Jadi, mari kita siap-siap untuk terkejut lagi jika memang kabar burung itu bisa dipercaya.

Lumayan garing lah daripada ga bisa hihihi.....