Brrrr...akhir Januari 2006 ini nampaknya akan membuat jantung (sebagian besar) masyarakat Indonesia kian deg deg plas...karena setidaknya 2 kenaikan tarif sudah berada di pelupuk mata. Tarif telpon direncanakan naik hingga 21,49%, entah mulai kapan diberlakukan...prediksi gw mungkin sekitar akhir Peb atau awal Maret. DPR sendiri (katanya) menolak kenaikan tarif telpon ini (entahlah kalo sudah 'deal' dg Telkom, dijamin bakal setuju. Ini bukan su'udzon, tapi realita bung, xi xi xi...)

Sedangkan untuk listrik masih belum jelas komposisinya...beberapa orang yg terkait malah mengeluarkan pernyataan yang 'tidak seragam'. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan kenaikan BISA LEBIH DARI 100%, sementara staf ahli Menteri Koordinator Perekonomian malah mengatakan kenaikan DI BAWAH 30%.

Yang akan lebih bikin deg2an adalah efek domino dari kenaikan 2 hal di atas, yakni NAIKNYA HARGA BARANG2!!! Bocoran dari teman, yg kebetulan punya tetangga pedagang kelontong, KAPANPUN KENAIKAN TARIF ITU TERJADI, TANGGAL 25 INI PARA PEDAGANG SEPAKAT MENAIKKAN HARGA BARANG2 (barangkali untuk antisipasi). Hiks..hiks...gaji (belum) naik, harga2 dah pada meroket duluan...mudah2an kost ga naek euy..:p