10/26/2005

Iseng2 cari tahu 'harga' blog ini...dapatnya segini...


My blog is worth $15,807.12.
How much is your blog worth?

Posted on Wednesday, October 26, 2005 by M Fahmi Aulia

No comments

http://www.bbspot.com/News/2004/10/extension_quiz.php

Hasilnya??


HWAKAKAKAKA...

Posted on Wednesday, October 26, 2005 by M Fahmi Aulia

No comments

Tiga tips (basbangtodemax.com) yg mungkin berguna

1) Nomor Darurat

Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak dapat menerima sinyal hp dan perlu memanggil pertolongan, silahkan tekan 112, dan hp akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor darurat bagi anda, dan yang lebih hebat lagi, nomor 112 dapat dipencet biarpun keypad nya di lock.

Silahkan dicoba aja kalo gak percaya.

2) Kunci mobil anda ketinggalan di mobil?

Anda memakai kunci remote?
Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan remote cadangannya dirumah, tinggal telpon orang rumah pake hp, lalu dekatkan hp anda kurang lebih 30 cm dari mobil, dan suruh orang rumah untuk menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan, suruh orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon yang dipakainya)

3) Baterai cadangan tersembunyi

Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda lagi nungguin telpon penting, dan telpon anda dibuat oleh NOKIA, silahkan tekan *3370#, maka telpon anda ke restart secara otomatis, dan baterai akan bertambah 50%. Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge hp anda.

Posted on Wednesday, October 26, 2005 by M Fahmi Aulia

1 comment

10/25/2005

Well...judulnya emang panjang, karena gw emang mo sorotin hal itu. Sebagaimana telah ditulis Ronceh(Fri Oct 21, 2005,Komunike #039 - Tarianmu Memusingkan!), dan mungkin telah sering kita lihat di tivi betapa banyak kasus yg terjadi akibat pembagian dana kompensasi (utk rakyat miskin) yg tidak merata dan tidak terkoodinir dg baik. Kasus yg terjadi bahkan hingga menelan korban jiwa, dengan meninggalnya beberapa warga lanjut usia pada saat antri untuk mengambil dana tersebut. Ya ALLOH, ya Gusti...demi Rp 300 ribu, mereka rela kehilangan nyawa...karena kedzaliman pemerintah, mereka yg sudah tua renta mesti antri berdesak-desakan, berpanas-panasan...akibat mental pemerintah yg korup, mereka tidak bisa duduk di rumah tinggal menunggu dana hak mereka datang... Ya ALLOH...ampunilah dosa2 mereka yg meninggal itu .... :(

Dari sekian banyak kasus yg terjadi, aku ketengahkan beberapa kasus yg sempat aku capture.. Yg pertama adalah kasus seorang ketua RT yg berusaha bunuh diri karena stres akibat dirongrong warga2 yg meminta bagian dana kompensasi. Ketua RT tsb meminum racun serangga namun berhasil diselamatkan dan sembuh setelah dirawat selama 6 hari di rumah sakit. Biaya yg dia keluarkan utk biaya perawatan = Rp 5 juta. Ya ALLOH...berusaha 'menghindar' Rp 300ribu, malah mesti keluar biaya Rp 5juta :( Setelah sembuh, tidak ada warganya yg menjenguk..duh, nelongsonya...:( Ketua RT tersebut hanya mendaftarkan 6 warganya, karena 'jatah' dari BPS (Badan Pusat Statistik) hanya boleh mendaftarkan 5 warga. Dia sendiri mestinya berhak mendapat dana tersebut, namun dia lebih mementingkan warganya. Ada 2 'sindiran' yg dilontarkan ketua RT tsb:
1. Sbg pemimpin, dia lebih mengutamakan kepentingan warganya
2. Walo kerjanya dia sebagai buruh bangunan, namun uang baginya bukanlah segalanya

Kasus lain adalah mundurnya sejumlah pejabat desa karena teror yg dilakukan warganya, utk kasus yg sama. Buset dah...bahkan di beberapa tempat terjadi pengrusakan fasilitas (pemerintahan) desa, juga dg dasar dana kompensasi BBM.

Yg paling parah adalah warga mesti mengeluarkan Rp 150 rebu utk mendapatkan dana Rp 300 rebu. Duileee...bener2 korup + ga punya hati nurani euy... Hewan buas aza kalah buas dah...:(

*sigh*
Gw ga tau nich maksudnya pemerintah apa yaaa?? Mengurangi rakyat miskin dg cara membunuh rakyat miskin (toh, akhirnya berkurang juga jumlah rakyat miskinnya). Hwadooohhh...puyeng dah gw... :(

Posted on Tuesday, October 25, 2005 by M Fahmi Aulia

2 comments

Ini adalah film yg dibintangi John Cussack, yg aku nilai rada2 garing. Di film diceritakan Sarah, seorang perempuan usia 30an (diperankan Diane Lane) yg bekerja sbg guru TK, baru putus dengan Kevin, seorang pria yg telah menemani dia selama sekian waktu. Keluarga besar Sarah (terutama sodara2 ce-nya) mendukung habis2an Sarah agar tidak terlalu terpuruk dalam kesedihan, dg menyodorkan foto2 co sebagai alternatif, namun Sarah selalu menolak karena beranggapan semua itu tidak berguna.

Hingga suatu hari, Carol, sodara ce Sarah, memasang profil Sarah di internet (perfectmatch.com). Sekian banyak responder yg masuk, namun tidak ada yg mengena di hati Sarah. Sementara itu, Sarah tertarik dg orang tua salah seorang muridnya. Di saat yg bersamaan, Sarah bertemu dg Jack (John Cussack), yg tertarik dg profile Sarah di internet. Akhirnya mereka bertemu di sebuah taman, dg anjing sebagai 'media'.

Adegan2 yg berlangsung tidak terlalu menarik, cenderung datar. Yg cukup menarik, kesalahpahaman yg terjadi antara Sarah dan Jack, karena 2 peristiwa salah paham terjadi akibat 'kesalahan' masing2...dipergoki sedang membawa pasangan masing2. Namun, karena film romantic mesti happy ending, yaa...ujung2nya ada 'perekat' yg membuat mereka bersatu. :p

Sorry, tidak ada skrinsut, soalnya garing banged nich pelm...untung ga jadi nonton di bioskop, hehehe...:p

Posted on Tuesday, October 25, 2005 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/23/2005

Dari posting Enda di milis gadjah, gw iseng2 ngerjain... Mayan, dalam waktu 5 menitan, score-nya perfect (ya iya lah...lah wong sudah S1, ihihihih...)

You Passed 8th Grade Math

Congratulations, you got 10/10 correct!
Could You Pass 8th Grade Math?

Click di sini utk ngetes kemampuan 'dasar' loe2 pade..

Posted on Sunday, October 23, 2005 by M Fahmi Aulia

No comments

10/22/2005

Weleh2x, ternyata SIM-ku sudah habis masa berlakunya Mei 2005 lalu. Aku pikir masih ada waktu 1 tahun lagi, makanya kemaren2 aku nyantei. Uppss...mesti buru2 perpanjang SIM nich...kalo ndak, bisa kasus kaya duluw lagi, kena tilang polisi (dan disidang, hehehe..)

So, hari Sabtu kemarin aku sudah siap2 sejak pagi pergi ke Polwiltabes Bandung, di jl Merdeka. Untuk bagian SIM, kita mesti belok kiri (ke jl Jawa) depan Gereja.

Hmmm...kok masih banyak calo yaa...berseragam PM (+baret biru) pula. Doh..katanya sudah bebas dari calo. Pak Kapolri, mana nich janjimu.. :p Beberapa calo berseragam menawarkan diri untuk 'MEMBANTU' membuatkan/mengurus pembuatan SIM, dan aku tolak secara halus, karena aku sudah pernah mengurus sendiri dan tidak sulit..jadi, dg pede-nya masuk ke ruang terdekat. (sorry, tidak ada skrinsut, bisa2 gw kena bogem mentah)

Hwaduh...ternyata gw dah lupa, pertamanya musti ngapain yaaa?? Lihat loket2 di dalam ruang, kok tidak ada tanda pendaftaran. Eh, ada tulisan Registrasi di loket 3. Lho, saat aku tanya cara daftar kok malah ditawarin bantuan ngurus? Piye toh pak...saya kan warga negara yg baik, tidak mau pake calo atau bikin bapak2 berdosa karena makan duit haram, kok malah diajak ndak bener..:p Setelah aku jelaskan bahwa aku pengen ngurus sendiri, bapak2 itu bilang aku musti mulai dari pemeriksaan kesehataan.

Oya..baru aku inget...dan nampaknya aku sudah ingat lagi bagaimana cara ngurus SIM. So, tanpa buang waktu aku langsung ke ruang pemeriksaan kesehatan. Sorry, ndak sempet moto ruang pemeriksaannya, tapi yg jelas sempet moto petugas yg melayaniku, hihiih..:p Bayar Rp 10rebu, aku masuk kamar. Ada 2 petugas, ditanya berat badan dan tinggi badan, lalu diperlihatkan buku test buta warna. Hmmm...angka 7 dan 57, ndak sulit, karena aku (alhamdulillah) ndak sakit buta warna (partial atau total) :) Selesai pemeriksaan aku dapat surat keterangan kesehatan (foto kanan).

Selesai dari ruang pemeriksaan kesehatan, saatnya mbayar uang perpanjangan SIM. Hmmm...aku musti jalan ke daerah sebrang situ, yg ada tulisan Loket Biaya Administrasi SIM. Ya sudah, jalan sekitar 100 langkah. Uppss...ternyata sudah panjang antriannya. Celingak celinguk, hitung punya hitung, aku ada di urutan ke-7 (foto kanan atas). Tiba2 pandanganku tertumbuk ke barang yg dibawa ibu2 di depanku (huss..bukan porn!!). MAP...YAP...GW BELUM PUNYA MAP..!! Errr...nginget2 di mana gw mesti beli map yaa?? Oh ya..di tempat fotokopi. Bergegas aku ke tempat fotokopi, untuk beli map dan memfotokopi kartu identitas (KTP dan SIM). Bwehk..penuh juga euy (foto kiri). Akhirnya dapat map dan motokopi. Kembali ke ruang tadi, ngantri.

Setelah nyerahin original+fotokopi id, surat keterangan kesehatan, aku duduk di bangku antrian. Iseng liat kiri kanan...eh, ada poster2 layanan masyarakat. Jepret aahh...click...click...(wahk...ternyata ada yg hasilnya rada2 blur..sial).


Owwww...TERNYATA TULISAN loket 1 (PENDAFTARAN SIM) ada di dalam sini. Lalu apa beda arti Registrasi dg Pendaftaran?? Ono2 ae pak pulisi iki, dobel standar :p Ah...ada tulisan keterangan biaya SIM. Murah tuh, cuma Rp 75rebu (buat baru) dan Rp 60rebu (perpanjang). Bandingkan dg tawaran calo2 berseragam tadi...Rp 200rebu. Bwahk...beda Rp 125rebu, bisa buat tiket Jkt-Bdg pp tuh, hhehe...

Nama gw dipanggil, dapat tanda terima pembayaran permohonan pembuatan SIM. Lho, kok disuruh ke loket 2, tempat ujian tulis? Seingatku dulu pergi ke loket 2, hanya jika kita buat baru. Perpanjang mestinya ndak. Hwaduh, kok musti ujian lagi nich?? Alamat gagal nich...soalnya pengalamanku tahun 2000 lalu, JIKA MEMBUAT BARU (DAN TIDAK 'DIBANTU') MAKA UJIAN TERTULIS PERTAMA AKAN GAGAL, DAN KITA DIMINTA KEMBALI 2 MINGGU KEMUDIAN. Bweehhkkk...kayanya musti balik ke sini 2 minggu lagi dah, batinku. Aku masuk ke ruang teori SIM dg langkah sedikit gontai, terutama gara2 bayangin mesti balik 2 minggu lagi. Wah, deretan depan sudah penuh oleh bapak2. Ya sudah, duduk di belakang...kebetulan, jadi aku bisa jepret2 skrinsut tanpa sungkan. Di depan, seorang petugas kepolisian memberikan penjelasan tentang tata cara berlalu lintas. Hoaahhmmm...ngantuk banged denger penjelasan ini. Tidur dulu ah...kurang tidur nich. Zzzz....zzzz....

Mendadak aku terbangun karena suara tawa di ruangan. Sial...ga bisa istirahat, rutukku. Akhirnya dg mata 5watt, gw berusaha utk dengerin penjelasan pak polisi itu. Sekalian ambil gambar...jepret...jepret... Ternyata petugas kepolisian yg bertugas memberikan penjelasan ini bisa membanyol juga. Beberapa penjelasannya mengundang gelak tawa. Salah satu penjelasannya adalah mengenai 'polisi tidur'. Gw ga apal istilah 'sebenarnya' dari polisi tidur ini, namun petugas tersebut (dg sok yakin) mengatakan asal muasal istilah polisi tidur, karena keberadaannya membuat pemakai kendaraan lebih berhati-hati/pelan2 seperti jika ada polisi yg ngawasi, hehehe...hampir lucu pak :p

Ada sesi tanya jawab. Pertanyaan2 yg dilontarkan bapak2+ibu2 lucu2 juga, itu sebabnya tadi pada ketawa. Ada yg nanya kalo ngendarai dokar perlu pake SIM ga? Lalu ada yg cerita pengalamannya dirazia polisi ciamis. Ada yg jawab bahwa SIM B1 dipergunakan untuk kendaraan stoomwall, hahahah...ini rada lucu :D

Beberapa saat kemudian, namaku dipanggil lagi. Aku ke depan, ngambil map yg tadi aku serahkan di loket 1. Hmmm...ada beberapa formulir yg mesti diisi nich. Eh, cuma 1 formulir tentang identitas diri + tipe SIM yg mesti diisi. Dengan panduan pak polisi (yg sebenarnya tidak perlu, karena sudah jelas segala sesuatunya di formulir) kami semua mengisi formulir. Selesai menyerahkan formulir, diumumkan, bahwa yg memperpanjang SIM bisa langsung menunggu di luar untuk bersiap difoto. Sementara yg bikin baru, mesti ujian teori dulu. YEEESSSS.... :D Aku langsung girang, soalnya ndak perlu lagi ujian teori.

(Ceritaku ttg ujian teori, saat membuat SIM tahun 2000 lalu. Untuk ujian teori ini benar2 'dibutuhkan' bantuan/kongkalingkong dg pihak kepolisian. Bagaimana tidak? Seingatku, aku sudah menjawab dg benar tiap pertanyaan, tapi ternyata nilai kelulusanku cuma 17/30, alias ga sampe nilai 6. Sementara orang di sebelahku kayanya njawab asal2an, tapi kok lulus ya? Yg jelas bukan faktor muka...karena saat aku kembali lagi 2 minggu kemudian, aku jawab sedikit asal2an ternyata aku lulus. Jadi, faktor apa nich?? Faktor D...DUIIITTTTT...hehehe...)

Hmmm...sedikit tergesa-gesa aku cepet2 keluar, mo ambil skrinsut orang yg sedang ujian praktek di lapangan tengah. HWADOH...ternyata sudah bubar yg ujian praktek. Yaaa..ga rame dech..:( Yowis, aku nunggu di bangku kantin situ aza dah... Bandung cerah, kayanya asik utk ambil skrinsut di kantor polisi ini deh. Ya sudah, jepret sana jepret sini aku kumpulin beberapa adegan yg terjadi di kantor polisi. Yg gw muat di sini adalah penuhnya antrian orang yg mo difoto.

Adzan berkumandang, sholat dhuhur duluwww....hiks..ternyata musholanya kecil. Lupa njepret, jadi silakan liat sendiri kalo ke Polwiltabes Bandung ya?? :p

Selesai sholat, aku masuk ke ruang antrian untuk difoto. Wuiiihhh...penuh juga nich ruangan dg orang2 yg nunggu panggilan. Bused...gw kirain bikin SIM di hari sabtu bakal lancar, tapi ternyata penuh juga ya?? Nunggu 20 menit, namaku dipanggil, masuk dah ke ruang pemotretan. Setelah masuk ruangan, datangi dulu ibu2 di meja kiri, untuk bikin tandatangan sekaligus ngambil formulir. Di sebelah kanan adalah tempat pemotretan. Duhhh...saat ambil skrinsut, ternyata ada penampakan di kaca sebelah kanan...ada orang ganteng berbaju biru lagi moto, hihihih..:p

Sesi foto hanya 15-30 detik aza. (aku sempat mo berantem dg polisinya, karena beliau tidak mau mbayar gw utk sesi foto, malah gw yg mesti bayar. aneh...fotomodel kan kalo difoto dia dapat bayaran, lah ini, gw difoto kok gw yg mesti bayar?? eheheh...) Nah, di sini aku melihat (lagi) kecurangan yg terjadi saat pembuatan SIM. Ada seorang pemohon SIM yg tidak duduk utk difoto, tapi fotonya sudah ada di komputer polisi. Hweladalah..teknologi canggih nich, tanpa duduk utk difoto, foto ybs sudah ada di komputer. Software buatan mana, yg jelas bukan buatan mikocok kan?? :p

Keluar dari tempat pemotoan, kembali ngantri di ruangan...nunggu panggilan. Iseng2 ngeliatin orang2 yg sudah dapat SIM, ekspresinya bermacam2...namun secara garis besar dibagi 2. Yg baru bikin (biasanya masih muda dan jenis SIM = SIM C) mukanya berseri-seri...sementara para veteran, biasanya ngambil tanpa ekspresi, lempeng weeee...:p (menohok diri sendiri selaku veteran).

Eh eh eh...ada tulisan 'lucu' di bagian pengambilan SIM. Jepret duluw aahhh... Duh, tulisannya meni 'naif' banget...hehehe...:p Bosan nunggu di dalam, aku nunggu di bangku kantin lagi. Eh, ada bapak2 ngajak ngobrol. Ya sudah, daripada bengong mendingan ngobrol. Ternyata bapak2 ini (gw ga nanya namanya, bukan peminat co, sorry...) pejabat di Hyatt Hotel. Beliau cerita panjang lebar ttg iklim perhotelan di Bandung yg sedikit unik dibandingkan di tempat2 lain (Jakarta/Bali/Batam).

Jam 13.13, masih belum ada panggilan. Ya sudah, aku menuju ruang tunggu lagi, seraya motret loket2 'palsu' (karena tidak semuanya menggambarkan flow yg sebenarnya). (click aza untuk memperbesar)



Setelah nunggu 1/2 jam, dipanggil untuk ngambil SIM baru. Yippiii....dapat SIM baru euuyyy...asiiikkk... Lho, kok foto gw kaya engkoh2 beneran?? hihihih...egepe lah...:D Seraya mbawa SIM, aku langsung ciao meninggalkan polwiltabes, ke gramedia.

Bye2 polwiltabes Bandung, sampe ketemu di lain waktu :)






Posted on Saturday, October 22, 2005 by M Fahmi Aulia

5 comments

10/21/2005

Berani gokil kaya gini ga??

1. Ketika anda hanya berdua dengan orang tak dikenal, colek bahunya! Kemudian anda pura-pura melihat ke tempat lain..

2. Tekan tombol lift kemudian anda pura-pura kesetrum. Tersenyumlah lalu..... ulangi lagi.

3. Gunakan HP anda untuk telpon ke Psikolog sambil bertanya apakah dia tahu di lantai berapa anda sekarang ?

4. Bawalah kamera dan ambillah gambar semua orang yang ada di dalam lift.

5. Pindahkan meja kerja anda ke dalam lift. Jika ada yang masuk, tanyakan apakah mereka sudah membuat janji?

6. Bentangkan papan catur di lantai lift dan ajaklah orang-orang, barangkali ada yang mau main.

7. Letakkan sebuah bungkusan di pojok, jika ada yang masuk, tanyakan apakah mereka mendengar suara tik...tik...tik...

8. Anda pura-pura jadi pramugari! Tunjukkan prosedur keselamatan penerbangan seperti di dalam pesawat terbang.

9. Ketika pintu menutup, beri pengumuman kepada orang-orang. Tenang, jangan panik, nanti pasti terbuka lagi koq!.

10. Pasanglah muka menyeringai kesakitan sambil memegangi kepala anda dan mengumpat: Diam, semuanya diam!.

11. Bukalah tas anda, sambil melihat ke dalam tas, tanyalah: Udaranya cukup nggak disitu?

12. Diam dan jangan bergerak sama sekali di pojok lift, menghadap dinding, jangan pernah keluar.

13. Bawalah wayang golek atau wayang kulit, gunakan wayang itu untuk ngobrol dengan orang di dekat anda.

14. Dengarkan suara didnding lift dengan stetoskop.

15. Buatlah garis di lantai sekeliling anda menggunakan kapur, lalu bilang: Ini adalah wilayah SAYA

Posted on Friday, October 21, 2005 by M Fahmi Aulia

4 comments

Rontokbro menyerbu Indonesia 13 November 2005

Virus Lokal Kelas Dunia yang memiliki SMTP sendiri

Siapa bilang putra Indonesia tidak mampu bersaing dan berkiprah di dunia ? Lihat Teh Botol Sosro, Gudang Garam, Indomie dan Pacekap yang dimiliki oleh putra Indonesia yang menguasai pasar Indonesia dan mulai merambah pasar dunia. Kalau selama ini virus lokal seperti Kangen, Tabaru (Riyani Jangkaru), Lavist atau Kumis yang asli buatan Indonesia dapat digolongkan sebagai virus "kelas 2" karena penyebarannya mengandalkan UFD (USB Flash Disk) meminjam istilah yang digunakan Tabloid PC Plus :) dan mayoritas menyebar di Indonesia atau Asia Tenggara. Maka kini para pengguna internet Indonesia dan di belahan dunia lain seperti Amerika, Polandia, Spanyol, Jepang, Vietnam, Belanda, Hungaria, Swedia, Peru, Rusia dan Israel juga kebagian aksi virus baru yang diberi nama W32/Rontokbro@mm, sesuai dengan namanya maka anda tahu bahwa virus ini mampu menyebarkan dirinya dengan mass mailing (email massal) dan memupuskan "tradisi" virus lokal yang mengandalkan UFD sebagai sarana penyebaran utamanya.

Banyak hal yang mengejutkan dari Rontokbro ini seperti kemampuan rekayasa sosial yang tinggi dan dapat dikatakan berciri asli Indonesia dan pertama kali digunakan oleh virus lokal seperti memalsukan "icon" dirinya sebagai file tidak berdosa baik sebagai file MS Office ataupun sebagai folder, melakukan bloking akses Registry Editor, melakukan restart komputer jika menemukan kata tertentu pada header browser, selektif dalam mengirim email bervirus (guna menghindari deteksi cepat oleh vendor sekuriti) sampai "mengerjai" Host file komputer lokal sehingga akses ke situs sekutiri tertentu menjadi terblokir.

Untuk lebih lengkapnya, click di sini.

Posted on Friday, October 21, 2005 by M Fahmi Aulia

3 comments

Semula:
You are currently using 2548 MB (96%) of your 2656 MB.




Setelah bersih2
You are currently using 2230 MB (84%) of your 2656 MB.

Mayan...tapi nampaknya mesti bersih2 lagi di tiap2 kategori...terutama attachment2 dodol, save as...baru disetip..:p

Posted on Friday, October 21, 2005 by M Fahmi Aulia

No comments

Try this!

1.) Go to www.google.com

2.) Type in "failure"

3.) Press the I'm feeling lucky button (instead of the Google search one)

4.) Laugh

5.) Forward to others before the Google fixes this!

Posted on Friday, October 21, 2005 by M Fahmi Aulia

1 comment

*dari milis alumni*

Jalan tol Cipularang dibangun diantara pengunungan diatas tanah kapur serta bebatuan cadas, sehingga kontur lintasannya selain labil juga bumpy.

Selain itu karena lintasannya dipunggung bukit, sehingga banyak tanjakan dan turunan yang curam. Dan project pembanguan jalan tol ini sangat instan dan dibangun secara keroyokan oleh beberapa sub contractor pada tiap ruasnya.

Yang paling patut diwaspadai disini adalah :
1. Banyak kombinasi tikungan radius panjang (long turn) dikombinasi dengan tanjakan dan turunan yang arah sudut chambernya (apex) netral. Normalnya pd sebuah tikungan ketika ada tikungan kiri atau kanan seharusnya designer merancang sudut permukaan jalan miring sesuai arah tikungan, hal ini untuk mengurangi moment sentripetal (gaya buang) akibat gravitasi dan kecepatan mobil kala menikung; kemiringan jalan di tol Cipularang banyak yang netral. Hal ini berbahaya sekali, mobil bisa terbuang menabrak pagar pembatas.

Trik-nya : Usahakan perlambat mobil tiap masuk tikungan dan jika kondisi jalan sepi bisa dipakai teknik melambung WITO: (wide in tight out) misal ketika akan belok kekanan posisi mobil saat masuk mulut tikungan dimarka kiri, saat ditikungan dan keluar tikugan bergeser ke marka kanan.

Trik ini cukup ampuh untuk mendapatkan kestabilan saat menikung pada saat kecepatan diatas 100km/h.Di lintasan antara Padalarang-Sadang ada beberapa tikungan blind spot, dimana saat menikung kita tidak tahu arah tikungan tandem yang selanjutnya hal ini berbahaya untuk rekan-rekan yang tidak hafal lintasan dan mengemudikan mobil dengan kecepatan diatas 80km/h. Tipsnya cukup perlambat laju mobil saja tiap ada tikungan.

2. Di tol cipularang di area dekat waduk Jatiluhur kita akan mendapatkan sebuah fenomena "down draft", area dimana tempat konsentrasi uap air akibat proses penguapan di daratan. Maka jangan aneh kalau disiang bolong yang terik diarea tersebut terkadang hujan dan berkabut.

Kalau kita cermati di tanjakan Plered disisi kanan dari arah Jakarta, kita akan melihat sebuah gundukan hutan kecil yang rapat dan tidak sempat diratakan oleh buldoser saat pembangunan tol, orang sunda menyebutnya "leuweung leutik ayaan angin muiran". Nah kalau rekan-rekan sering jalan tengah malem saat melintas disitu perhatikan deh pasti ada yang nyam-nyam.

3. Awas jangan pernah menyalip dibahu kiri jalan tol Cipularang; buat yang doyan ngebut, lintasannya hanya didesain 2 marka saja, berbeda dgn Cikampek dan Jagorawi. Perhatikan juga terkadang kita akan banyak menemukan bangkai binatang liar seperti anjing hutan dan kucing hutan (terkadang celeng) yang bekas tertabrak, jangan panik.

Posted on Friday, October 21, 2005 by M Fahmi Aulia

2 comments

10/19/2005

Gue dapat gambar ini dari temen gw... Subhanalloh..kereennn...:)

Pergantian siang-malam....
Foto lain bisa lihat di sini.

Posted on Wednesday, October 19, 2005 by M Fahmi Aulia

1 comment