(Nemu sebuah artikel bagus nich...)

Spam mungkin saat ini sudah menjadi bagian dalam kegiatan berinternet kita. Anda mungkin seseorang yang menjadi korban spam baik secara langsung atau tidak. Spam adalah suatu kegiatan mengirimkan informasi mengenai suatu hal melalui e-mail. Informasi yang dikirim seringkali bagi Anda adalah informasi sampah atau tidak Anda butuhkan dan karena yang mengirim spam ini banyak orang, maka akibatnya bisa memenuhi mailbox Anda.
Spam juga sudah menjadi masalah internasional saat ini. Banyak perusahaan security sudah memikirkan bahaya spam ini dan efeknya bagi bisnis dan dunia internet itu sendiri. Mereka berusaha menciptakan teknologi anti spam baik di sisi client maupun di level mail server-nya. Dari sisi spammer sendiri (yaitu orang yang mengrimkan spam), mereka selalu berusaha untuk mencari cara agar e-mail spam yang mereka kirim semakin sulit terdeteksi oleh produk software anti-spam. Melalui tulisan kali ini akan disajikan beberapa trik-trik yang biasanya digunakan oleh para spammer dalam melakukan aksi spam melalui e-mail.

Menggunakan spasi di antara kata
Para spammer biasanya menggunakan karakter spasi di antara kata yang ingin mereka sembunyikan dari sergapan anti spam. Sebagai contoh kata viagra. Mereka bisa sembunyikan dengan menuliskannya seperti "v i a g r a". Mereka berharap dengan cara ini maka anti spam akan meloloskan e-mail tersebut. Trik ini terbilang lama dan saat ini sudah mudah untuk dideteksi oleh anti-spam.

Kombinasi spasi dan kode HTML
Spammer juga menggunakan kode HTML untuk menginsertkan karakter spasi diantara huruf dalam sebuah kata. Tetapi bedanya dengan kasus sebelumnya adalah karakter spasi ini diset menjadi 0. Contohnya adalah sebagai berikut.

V i
a g
r a

Contoh di atas akan menampilkan kata V i a g r a dan ini lebih sulit lagi di deteksi oleh software anti-spam.

Kalimat yang tidak terlihat
Para spammer terkadang menginginkan para pembaca e-mailnya hanya akan membaca satu pesan, dimana dilain pihak, anti spam akan membacanya seolah-olah pesan dalam e-mail spam tersebut adalah terdiri dari beberapa pesan yang normal. Ini merupakan cara yang sederhana. Spammer menggunakan kode HTML untuk menginsertkan kata-kata yang normal tetapi tidak akan nampak oleh pembaca e-mail karena sudah diset warnanya sama dengan warna dari background e-mail. Contohnya adalah sebagai berikut.

Viagra
Hi, Johny! It was really nice
to have dinner with you. See you soon, love Mom



Contoh di atas jika Anda lihat di browser maka akan nampak hanya kata Viagra saja, walaupun jika kita lihat di atas terdapat kalimat lainnya.

Mengembalikan ke sender e-mailnya
Para spammer secara bebas akan mengirimkan e-mail spamnya ke suatu alamat e-mail target yang jelas-jelas invalid atau tidak ada. Tetapi mereka akan meletakkan e-mail Anda pada bagian "From" dari e-mail spamnya. Efeknya apa? Jelas, e-mail spam tersebut tidak akan sampai pada e-mail tujuan, tetapi mail server yang memproses e-mail tadi akan mengirimkan balik e-mail yang gagal tadi ke alamat e-mail Anda. Parah khan?

Menggunakan kode ASCII dalam kode HTML
Para spammer dapat menuliskan suatu kata dengan menggunakan kode HTML untuk setiap karakter yang diinginkan. Sebagai contoh, karakter "a" dapat ditulis dengan a. Contoh untuk menulis kata Viagra dengan teknik ini adalah seperti berikut ini.

V i
a
g
r
a

Contoh di atas akan menghasilkan kata V i a g r a.

Gunakan teknik slice dengan tabel pada kode HTML
Para spammer biasanya menggunakan tabel pada HTML untuk membagi suatu teks menjadi kolom-kolom kecil seperti kode berikut ini.





























Viagra
Samples
Free


Contoh di atas akan membuat tampilan seperti berikut ini.

Viagra
Samples
Free

Kerjasama antara spam dan virus
Spammer dan penulis virus dapat berkolaborasi untuk membuat sesuatu yang sangat merugikan bagi pengguna e-mail. Virus membuka kesempatan baru bagi kegiatan spam. Penulis virus dapat membuat virus yang mampu untuk menguasai komputer yang terinfeksi tanpa disadari oleh penggunanya. Jika virus tersebut sukses menguasai suatu komputer, maka dia akan mengirimkan e-mail kepada si pembuat virus dan ini bisa dijual kepada para spammer. Spammer kemudian bisa menggunakan komputer-komputer yang terinfeksi tadi untuk mengirimkan spam.

Menurut riset dari Sophos mengatakan bahwa 30% spam saat ini terkirim dari komputer-komputer yang sudah dikuasai oleh virus atau worm. Dengan hal ini maka si spammer bisa semakin leluasa dalam mengirimkan spam tanpa harus susah payah mengirimkannya sendiri. Ini juga yang membuat kegiatan mereka semakin susah untuk dilacak.

Demikianlah tulisan singkat mengenai trik-trik yang digunakan oleh spammer dalam melakukan aktivitas spam-nya. Semoga berguna bagi Anda semuanya. Jika ada komentar atau saran bisa dikirimkan melalui ariesa.rahardjo@gmail.com. Untuk membaca tulisan menarik lainnya silakan menuju ke situs Sony AK Knowledge Center dengan alamat di www.sony-ak.com.