Hmmm...ternyata Bhayangkari kita sudah berulangtahun lagi, kini yang ke 60 ya? Well...di usianya yang sudah 60 ini, nampaknya profesionalisme Polri masih perlu ditinjau kembali sehubungan dengan kasus-kasus (setidaknya selama setahun terakhir) yang nampaknya tidak mencerminkan profesionalisme Polisi ;-(

Dari sekian banyak kasus yang membuatku mempertanyakan profesionalisme kepolisian, kasus Abu Bakar Ba'asyir dan pembunuhan Munir menjadi sorotanku (ceileee...kesannya doh..!!). Namun serius lho, jika kita perhatikan dengan seksama 2 kasus ini menarik sekali (jika boleh, dikatakan istimewa), karena:
- kasus Abu Bakar berkaitan dengan 'terorisme' dan buatku nampak sekali bahwa ini merupakan request dari Amrik sono :p Ini juga berkaitan dengan kemunculan (zombie?) Detasemen 81, dst dst...yang dibiayai oleh Amrik. so?? ini mah jelas2 pesenan lah...;-)
- kasus kematian Munir. Ah, ternyata intel polisi tidak secanggih (kalah canggih?) dengan intel BIN. Jadinya, kasus ini sedikit ruwet...

Yang jelas, pak Polisi, saya cuma mo pesan aza, agar Bapak tidak lagi menjadi beking para pejudi, lokalisasi (germo cs), minuman keras, narkoba, dst dst... Nanti jika masyarakat sudah sedemikian apatis dengan Bapak, nah, wayahna wee kalo terjadi hal2 yang tidak diinginkan (semoga ndak terjadi sich..)

Udah ah pak...saya dah cape, kali lain saya sambung, kalo inget dan Bapak ndak nangkep saya, hihihihh..;-)